Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Gunung Djati Conference Series

PERAN PAJAK DIGITAL DALAM MENDUKUNG EKONOMI DIGITAL SYARIAH DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL Alya Afriliani; Husna Nur Jamil; Rosita Pamekarsari; Gina Sakinah
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi telah membawa perkembangan signifikan pada ekonomi digital, termasuk yang berbasis pada prinsip-prinsip syariah. Ekonomi digital syariah muncul sebagai solusi yang relevan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah ketidakpastian global yang dipicu oleh perubahan ekonomi, kemajuan teknologi, dan dampak pandemi. Pajak digital menjadi hal penting karena berkaitan dengan aktivitas bisnis digital yang banyak dilakukan melalui platform online. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pajak digital bisa berperan dalam mendukung perkembangan ekonomi digital syariah di Indonesia dengan cara menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini membahas hubungan antara kebijakan pajak digital dan kemajuan ekonomi syariah yang berbasis teknologi. Temuan menunjukkan bahwa penerapan pajak digital yang tepat dapat membantu memperkuat pertumbuhan ekonomi digital syariah serta meningkatkan daya saingnya di tengah tantangan global.
PERAN BUDGETING SYARIAH DALAM MENJAGA STABILITAS KEUANGAN LEMBAGA ZISWAF DI ERA KRISIS EKONOMI GLOBAL Alya Afriliani; Riantika Mutiara; Rosita Pamekarsari
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gejolak ekonomi global yang terus terjadi dari waktu ke waktu memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pengelola zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), terutama dalam menjaga kestabilan keuangannya. Dalam situasi seperti ini, penerapan sistem penganggaran berbasis syariah menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana budgeting syariah dapat mendukung ketahanan keuangan lembaga ZISWAF di tengah ketidakpastian ekonomi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa praktik budgeting yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah dan mengikuti standar akuntansi seperti PSAK 109 dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas lembaga. Selain itu, penganggaran syariah juga memungkinkan lembaga untuk lebih responsif terhadap kebutuhan mustahik dan memaksimalkan distribusi dana secara adil serta berkelanjutan. Hasil temuan ini menegaskan bahwa budgeting syariah tidak hanya berperan sebagai alat manajemen keuangan, tetapi juga menjadi sarana penting dalam memperkuat peran sosial-ekonomi lembaga ZISWAF di tengah tantangan krisis ekonomi global.
FIQH PEGADAIAN SYARIAH Alya Afriliani; Muhammad Alghifari; Sulthon Ahmad Nawawi; Iwan Setiawan; Nema Widiantini
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegadaian syariah merupakan bagian dari lembaga keuangan Islam yang memberikan layanan pembiayaan berbasis jaminan dengan prinsip-prinsip syariah. Melalui sistem rahn, masyarakat dapat memperoleh dana tanpa melibatkan unsur riba, gharar, dan maysir, yang dilarang dalam Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dasar hukum pegadaian syariah berdasarkan Al-Qur’an, Hadis, Ijma’ ulama, serta fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Selain itu, pembahasan juga mencakup tujuan, fungsi, manfaat, serta akad-akad yang digunakan dalam transaksi, seperti rahn dan ijarah. Kajian ini juga menyoroti perbedaan antara pegadaian syariah dan pegadaian konvensional dari aspek operasional dan prinsip ekonomi yang digunakan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pegadaian syariah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembiayaan, tetapi juga sebagai instrumen sosial dalam upaya mendukung kesejahteraan masyarakat secara adil dan berkelanjutan. Kontribusinya terhadap perekonomian syariah menjadi signifikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan akses keuangan cepat dan terpercaya.