Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA DAN KUALITAS HASIL PERTANIAN SAYURAN ORGANIK Ayuningtias, Nandini; Rahim, Syaifullah; Nurlailah, Nurlailah; Andriyani, Liz Yanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan pestisida nabati terhadap pengendalian hama dan kualitas hasil pertanian sayuran organik melalui pendekatan studi literatur. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan akan pertanian yang ramah lingkungan dan bebas dari residu kimia berbahaya. Pestisida nabati yang berasal dari ekstrak tanaman memiliki kandungan senyawa aktif alami seperti alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri yang mampu mengendalikan hama tanpa merusak ekosistem pertanian. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sejumlah artikel ilmiah yang relevan, yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati terbukti efektif dalam menekan populasi hama seperti ulat grayak, trips, kutu daun, dan serangga pengisap daun lainnya pada berbagai jenis sayuran organik, seperti sawi, bayam, buncis, kangkung, dan selada. Selain mengendalikan hama, pestisida nabati juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hasil panen yang ditandai dengan warna daun yang segar, bentuk yang seragam, dan rendahnya kandungan residu kimia. Keunggulan lain dari pestisida nabati adalah kemampuannya menjaga keberagaman serangga predator alami di lahan pertanian. Meskipun demikian, tantangan seperti kestabilan senyawa aktif dan durasi efektivitas di lapangan masih menjadi perhatian. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merangkum efektivitas berbagai jenis pestisida nabati dan menguatkan argumen bahwa pendekatan alami dalam pertanian organik merupakan solusi berkelanjutan yang layak dikembangkan lebih lanjut.
Agricultural Waste Processing Technology for Renewable Energy in Mexico Aisyah, Siti; Andriyani, Liz Yanti; Rahim, Syaifullah; Nizam, Zain
Techno Agriculturae Studium of Research Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/agriculturae.v2i1.1990

Abstract

This study aims to examine agricultural waste treatment technology as a renewable energy source in Mexico, focusing on the potential, challenges, and obstacles faced in its implementation. The background of this research is based on the large amount of agricultural waste produced by Mexico's agricultural sector, most of which has not been optimally utilized to produce renewable energy. The method used in this study is a descriptive-qualitative approach through secondary data analysis, interviews with experts, and case studies in some of the largest agricultural waste producing areas. The results show that although the energy potential of agricultural waste is huge, the rate of technology adoption is still low, due to technological, economic, and policy constraints. The conclusions of this study emphasize the importance of stronger policy support and the provision of adequate infrastructure to encourage wider adoption of waste treatment technology. Education to farmers and rural communities is also needed to increase awareness about the benefits of agricultural waste as an energy source.
Pemberdayaan Petani Pedalaman Kampung Maybrig Manokwari Berbasis Pupuk Organik Padat dan Cair Parari, Trisday; Mashudi, Mashudi; Karamang, Syukur; Purnomo, Dwiana Wasgito; Ayuningtias, Nandini; Rahim, Syaifullah; Nurlailah; Wibawati, Zarima; Arim, Maria Irene; Kamakaula, Yohanis; Wibowo, Kunto; Imbiri, Soleman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3619

Abstract

Kondisi perkampungan yang masih asri yang dipenuhi dengan landskap hutan dan kebun masyarakat di pedalaman Papua yang menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah serta tanah yang subur. Di Distrik Maybrig, Kecamatan Manokwari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat berada di pada ketinggian 1000 m dpl yang memiliki potensi pengembangan pertanian dataran tinggi, akan tetapi sistem pertanian yang diterapkan masih sangat tradisional dengan sistem ladang berpindah identik masyarakat pedalaman sehingga pertanian yang dihasilkan kurang maksimal. Jika ditinjau dari segi wilayah, di sekitar perkampungan tersedia hutan dan semak belukar yang rindang yang memiliki tingkat serase dan daun-daunan hijau yang sangat melimpah yang potensial menjadi sumber pupuk organik padat dan cair. Sehingga berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik di Kampung tersebut. Hasil sosialiasasi dan pelatihan disambut antusias dan masyarakat berperan secara aktif dalam sosialisasi dan maupun praktek langsung sehingga dapat diadopsi secara baik
POTENSI POTENSI GENOTIPE UNGGUL PADI GOGO (Oryza sativa L.) BERDASARKAN KARAKTER VEGETATIF UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN Rahim, Syaifullah; Sadimantara, Gusti Ray; Muhidin, Muhidin; Ayuningtias, Nandini; Mbusango, Amin
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 27 No 2 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.27.2.156-163

Abstract

[EVALUATION OF SUPERIOR RICE GENOTYPES (Oryza sativa L.) BASED ON VEGETATIVE CHARACTERISTICS TO ENHANCE FOOD SECURITY]. This study aimed to identify superior genotypes of upland rice (Oryza sativa L.) adaptable to dryland conditions to support national food security. The experiment was conducted in Kambu Subdistrict, Southeast Sulawesi, using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications. Eight genotypes were evaluated for five vegetative parameters—plant height, number of leaves, number of tillers, leaf area, and days to flowering measured at 21-77 days after planting (DAP). Significant genetic variation was observed among genotypes. Genotypes GS11-2, GS44-1, and GS16-1 exhibited superior early growth,with plant heights of 58-60 cm at 35 DAP, significantly outperforming the local control (41.6 cm). Correlation analysis revealed a strong positive relationship between plant height and leaf area (r=0.94 at 49-77 DAP) and a significant negative correlation between plant height and number of tillers (r=-0.86). Coefficients of variation ranged from 8.5-19.5%, indicating reliable data, except for leaf area at 21 DAP (30.1%). These findings underscore the value of early selection based on vegetative traits, particularly plant height and leaf area, as reliable indicators of yield potential. Genotypes with rapid and stable vegetative growth hold promise for development as dryland-adapted varieties. This research provides a robust scientific foundation for upland rice breeding programs to address land conversion and climate change challenges, thereby enhancing national food resilience. Full txt pdf