Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Modifikasi Mesin Perontok Bulu Unggas Dengan Metode REBA (Rapid Entirely Body Assessment) Ismianto, Alkaf Mahi; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbullah Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.138

Abstract

Usaha pemotongan unggas sering ditemui baik di desa maupun di pasar. Dalam proses pemotongan unggas terdapat proses pencabutan bulu unggas dari yang menggunakan cara manual, maupun dengan menggunakan alat. Pencabutan bulu dengan cara manual ini sebenarnya sudah ditinggalkan oleh beberapa rumah pemotongan modern dan beralih ke alat yang lebih mutakhir, namun untuk beberapa rumah pemotongan unggas masih menggunakan cara manual untuk menghemat biaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri pada salah satu rumah pemotongan unggas yang masih menggunakan cara manual. Cara manual memang dapat menghemat biaya, namun cenderung menyebabkan cedera pada pekerja. Untuk itu diperlukan penelitian guna mengatasi masalah tersebut dan merancang alat modifikasi untuk mempermudah proses pencabutan bulu ayam. Perancangan alat menggunakan metode pendekatan ergonomi serta analisis postur kerja dengan menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment). Hasil skor REBA saat pencabutan bulu secara manual adalah 5 dengan level resiko sedang, yang berarti perlu dilakukan tindakan untuk mengurangi resiko cedera. Alat diuji coba dengan beberapa pekerja rumah pemotongan unggas, dan hasilnya alat dapat bekerja dengan baik. Para pekerja dapat mengoperasikan alat dengan mudah dan dapat membantu menyelesaikan pekerjaan mereka secara cepat. Dengan alat ini para pekerja merasa sangat terbantu dibandingkan dengan cara manual sebelumnya.
Perancangan Alat Pemotong Singkong Otomatis Widyanti, Anggi Annastiti; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbullah Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.140

Abstract

Salah satu olahan singkong yang paling fenomenal adalah keripik singkong. Ada beberapa cara proses pengirisan singkong, yaitu dengan cara manual/tradisional mendorong singkong dengan gerakan maju mundur dan secara otomatis. Pemotong singkong otomatis mempunyai kelebihan yaitu memotong singkong secara otomatis tanpa dipegang pekerja terus - menerus dan bisa menghasilkan potongan singkong dengan ketebalan yang sama dalam kapasitas besar di waktu yang singkat. Tujuan dari perancangan ini yaitu agar dapat merancang dan menghasilkan alat pemotong singkong otomatis yang efektif dan efisien. Uji coba produk dilakukan pada para ibu – ibu PKK Dusun Nambangan dengan mengisi angket mengenai karakteristik produk serta untuk mengetahui tingkat ergonomis dari alat pemotong singkong secara otomatis sehingga dapat digunakan untuk usaha. Cara kerja dari alat ini adalah meletakkan singkong di tatakan, kemudian menyalakan saklar agar mesin bekerja, mengerakkan singkong menuju pisau pemotong,dan hasil potongan singkong langsung terjatuh pada wadah yang sudah disiapkan. Hasil yang diperoleh dari perancangan alat pemotong singkong ini yaitu menghasilkan persen rata – rata sebesar 82,38% yang berarti bahwa produk ini dinilai sangat baik oleh responden. Produk ini memiliki keunggulan, kemudahan, dan kenyamanan saat pemotongan singkong yang dapat menghemat waktu proses dan tenaga.
PERANCANGAN ALAT PEMINTAL BENANG ERGONOMIS KERAJINAN TENUN IKAT Mulyantari, Herwina; Nevita, Ary Permatadeny
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.444

Abstract

Perancangan alat pemintal benang ini dilatar belakangi oleh kurangnya fasilitas alat pendukung proses produksi di Kerajinan Tenun Ikat Medali Mas Bandar Kidul Kota Kediri yaitu pada proses pemintalan benang. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa alat pemintal benang yang digunakan oleh UMKM Tenun Ikat Medali Mas ini masih sangat sederhana dan belum dapat dikatakan Ergonomis. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan dalam perancangan ini adalah (1) Apakah desain Alat Pemintal benang yang sudah ada dapat meminimalkan waktu proses produksi yang efektif dan efisien? (2) Apakah desain alat pemintal benang yang ada sudah ergonomis? (3) Bagaimanakah desain alat pemintal benang yang ergonomis? Perancangan alat ini menitik beratkan pada tingkat keergonomisan. Dimana alat pemintal benang ini harus mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pekerja. Data yang digunakan sebagai acuan dalam perancangan alat pemintal benang ini diperoleh dari hasil wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap para pekerja pada bagian pemintalan benang di Kerajinan Tenun Ikat Medali Mas Bandar Kidul Kota Kediri. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa hasil perancangan alat pemintal benang ini adalah (1) Pengembangan alat ini mampu meminimalkan waktu proses produksi di Kerajinan Tenun Ikat Medali Mas (2) Perancangan alat pemintal benang yang telah dikembangkan ini sudah ergonomis dan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan para pekerja (3) Desain alat pemintal benang yang ergonomis dibuat lebih minimalis sehingga mudah untuk dipindahkan.
Optimalisasi Produktivitas Melalui Teknologi Mesin Pencacah Sampah Plastik Dengan Menggunakan Fitur Soft start Prasetiyo, Agung; Nevita, Ary Permatadeny; Istiasih, Hermin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/wah24g54

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang menjadi isu global dan memerlukan penanganan berkelanjutan. Salah satu solusi adalah mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan baku baru. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan produktivitas mesin pencacah plastik dengan menerapkan teknologi soft start pada motor induksi, serta membandingkan kinerja pencacahan plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dan HDPE (High-Density Polyethylene). Sebagai upaya peningkatan kinerja, digunakan fitur soft start pada motor induksi untuk mendukung kestabilan operasi mesin. Metode penelitian ini meliputi pengujian eksperimental terhadap kapasitas pencacahan, waktu proses, serta stabilitas operasional. Hasil menunjukkan bahwa  plastik PET menunjukkan efisiensi pencacahan lebih tinggi dibanding HDPE dan penggunaan soft start turut membantu mengurangi hentakan awal mesin sehingga mendukung kelangsungan operasi yang lebih stabil. Kesimpulannya, penerapan teknologi soft start dan pemilihan jenis plastik yang tepat dapat meningkatkan performa mesin pencacah dan mendukung pengelolaan sampah plastik berkelanjutan, khususnya di sektor industri kecil dan menengah.
Rancang Bangun Alat Roasting Biji Kopi Robusta Ramadhan, Mochammad syahruzzidan; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbulloh Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dh8ark07

Abstract

Proses roasting biji kopi robusta berpengaruh terhadap kualitas dan cita rasa kopi. Proses roasting secara manual, kurang berkembangya industri pengolahan kopi dan beban operasional menjadi alasan utama perlunya inovasi pada alat roasting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat yang dapat meningkatkan produktivitas kopi pada tahap roasting. Metode dalam penelitian ini adalah V Model. Hasil pengembangan menunjukan terdapat perbedaan signifikan seperti mengubah motode penggerak manual menjadi motor penggerak listrik, penambahan komponen temperatur bimetal, penambahan tutup pada bagian depan alat dan kaca jendela pengawas. Komponen utama mencangkup motor penggerak listrik, tabung stainless steel, pulley, belt, besi hollow galvalum, bearing, mur dan baut, plat penutup, kapasitor kipas angin, plat besi tipis, kompor, termometer bimetal, observation window, roda kastor dan nampan. Alat ini telah diuji dan menunjukan desain yang sederhana namun berpotensi besar untuk produksi skala rumah tangga atau skala UMKM kecil menengah penjual bubuk kopi atau serbuk kopi.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pembuatan Sabun Cair Di Desa Singkalanyar Prambon Nganjuk Munawi, Hisbulloh Ahlis; Santoso, Rachmad; Nevita, Ary Permatadeny; Hapsari, Kustriwi Ratnaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2021): Vol.1 No.1 (Desember 2021)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i1.17039

Abstract

The training partner is the PKK group in Singkalanyar Village, Prambon District, Nganjuk Regency. The problem faced by partners so far is that partners do not get training that is easy to apply, besides the training that partners get is not a training that is directly related to family needs. Another problem faced by partners during this pandemic is an increase in family spending related to increasing hygiene standards, including soap spending. The purpose of this PkM is to provide training in making liquid soap for family needs, so it will be able to reduce expenses, especially in soap consumption, and it is hoped that later it can become a source of community income. This service activity begins with a field survey followed by online training by providing videos about making liquid soap. Furthermore, the activity was continued with offline training in the form of hands-on practice with partner groups. In this offline training, related training was also conducted in product marketing. The next activity is monitoring/reviewing the sustainability of the training activities that have been carried out. The trainees are very enthusiastic in participating in the training, because this training is an applicable training, it does not require special skills and special equipment and the results can be directly used by partner groups, especially for personal consumption.