Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perhitungan Kapasitas Air Conditioner untuk Kenyamanan Termal pada Gedung Serba Guna di Politeknik Penerbangan Palembang Romi Ario Nugroho; Moch. Daffa Firata; Yani Yudha Wirawan; Asep Muhamad Soleh; M. Indra Martadinata
SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2025): SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology (July-December 2025)
Publisher : Politeknik Penerbangan Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61510/skyeast.v3i2.63

Abstract

Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas di dalam ruangan, terutama pada wilayah dengan iklim tropis seperti Kota Palembang. Gedung Serba Guna (GSG) Lantai 1 Politeknik Penerbangan Palembang yang sering digunakan oleh sivitas akademika, mengalami masalah suhu tinggi dan kelembaban udara berlebih akibat meningkatnya temperatur lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kapasitas air conditioner (AC) yang ideal agar mampu menciptakan kenyamanan termal sesuai standar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data lapangan berupa dimensi ruangan, suhu dan kelembapan aktual, serta jumlah dan jenis air conditioner (AC) yang digunakan. Selain itu, survei dengan skala Guttman juga dilakukan kepada 30 responden guna menilai persepsi kenyamanan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapasitas air conditioner (AC) yang terpasang saat ini sebesar 48 PK masih berada di bawah kebutuhan aktual sebesar 52 PK. Sementara itu, 66% responden menyatakan bahwa kenyamanan termal belum tercapai secara optimal. Dengan demikian, peningkatan kapasitas air conditioner (AC) sebesar 4 PK diperlukan untuk mengatasi defisit pendinginan. Penambahan ini diharapkan dapat menunjang kualitas aktivitas dalam ruangan serta memberikan kenyamanan yang merata di seluruh area Gedung Serba Guna (GSG) Lantai 1.
Enhancing Radiotelephony Competence in Aviation Cadets: A Quasi-Experimental Study on the Efficacy of STEM-Based Learning Ahmad Hariri; Yeti Komalasari; Minulya Eska Nugraha; Yani Yudha Wirawan
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1198000

Abstract

This study aimed to investigate the effect of a STEM-based learning intervention on aviation cadets’ understanding of radiotelephony practices. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental non-equivalent control group design involving 18 cadets in the experimental group (MBU 06 A), who received STEM-based learning through a radiotelephony simulation module, and 17 cadets in the control group (MBU 06 B), who received conventional instruction. Data analysis was conducted using an independent samples t-test after the assumptions of normality and homogeneity of variance were satisfied at a significance level of 0.05. The results showed that post-test scores in the experimental group were significantly higher (M = 83.17, SD = 1.95) than those in the control group (M = 69.94, SD = 1.39), with a statistically significant difference (p < .05). These findings indicate that the integration of STEM-based learning and simulation activities can enhance the effectiveness of radiotelephony instruction and better prepare aviation cadets for operational communication tasks. The novelty of this study lies in the application of a STEM-based learning framework specifically to radiotelephony training within aviation education, an area that has received limited empirical attention. This research contributes evidence that STEM-based learning is an effective pedagogical strategy for developing practical radiotelephony competence and offers valuable implications for the improvement of aviation training curricula.