The memorization of the Qur’an (tahfidz) in elementary school students at Phase A tends to rely on visual and auditory approaches, which are less effective for children with a kinesthetic learning style. This study aims to analyze the needs, develop, and test the feasibility of a kinesthetic-based tahfidz module for Phase A students. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects consisted of three experts (content, language, and design), teachers, and parents. Research instruments included a needs assessment questionnaire, expert validation sheets, and user response questionnaires. The results indicated that the module effectively facilitated active learning through physical movements, visual-interactive media, and structured guidance for both teachers and parents. Expert validation achieved an average feasibility score of 84%, while user response tests scored 83.34% and 96.77%, showing that the module is feasible for use. The module enhanced children’s focus, motivation, and engagement in memorizing the Qur’an, making it a suitable alternative for students with a kinesthetic learning style. Abstrak Pembelajaran tahfidz Al-Qur’an pada anak Sekolah Dasar fase A cenderung menggunakan pendekatan visual dan auditori sehingga kurang sesuai bagi anak dengan gaya belajar kinestetik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan, mengembangkan, dan menguji kelayakan modul metode tahfidz berbasis kinestetik bagi siswa fase A. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi tiga ahli (materi, bahasa, desain), guru, dan orang tua. Instrumen penelitian berupa angket kebutuhan, lembar validasi ahli, dan kuesioner respons pengguna. Hasil menunjukkan modul efektif memfasilitasi pembelajaran aktif melalui gerakan fisik, media visual-interaktif, dan panduan bagi guru maupun orang tua. Validasi ahli memperoleh rata-rata kelayakan 84%, sedangkan uji respons pengguna 83,34% dan 96,77%, menunjukkan modul layak digunakan. Modul ini mampu meningkatkan fokus, motivasi, dan keterlibatan anak dalam menghafal Al-Qur’an, menjadi alternatif yang sesuai dengan karakter anak kinestetik.