Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ijma’ Dan Qiyas Sebagai Sumber Hukum Dalam Ekonomi Syariah Aisyah Bila Sapitri; Vera Chintia Bela; Gustiya Sunarti
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1271

Abstract

Sumber hukum memiliki peran penting dalam menetapkan aturan yang menjadi pedoman aktivitas manusia, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Dalam Islam, Al-Qur’an dan Hadis merupakan sumber hukum utama yang menjadi landasan kehidupan umat. Seorang Muslim dituntut untuk meneguhkan keimanan kepada Allah SWT serta melaksanakan ajaran agama sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hukum dalam Islam dipahami sebagai penetapan terhadap suatu perkara atau meniadakan sesuatu yang tidak memiliki dasar. Selain Al-Qur’an dan Hadis, terdapat pula sumber hukum lain yang dijadikan pedoman dalam penetapan hukum, yaitu ijma’ dan qiyas. Ijma’ dipahami sebagai kesepakatan para mujtahid atas suatu ketetapan hukum syar’i, sedangkan qiyas merupakan upaya analogi hukum dengan menyamakan suatu peristiwa yang belum ada dalilnya dengan peristiwa lain yang memiliki dasar hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi kepustakaan untuk menelaah peran ijma’ dan qiyas sebagai sumber hukum dalam ekonomi syariah.
Analisis Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Pemberdayaan UMKM: Studi Kasus BMT di Prov. Bengkulu Shintia Hartono; Fatimah Yunus; Gustiya Sunarti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3005

Abstract

Penelitian ini menelaah peran BMT dalam memberdayakan UMKM di Provinsi Bengkulu melalui pembiayaan dan pendampingan berbasis syariah. Studi kualitatif dengan desain studi kasus ini melibatkan pengurus BMT dan UMKM binaan sebagai informan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan syariah meliputi murabahah, mudharabah, musyarakah, dan rahn berdampak pada peningkatan modal kerja, kapasitas produksi, serta omzet UMKM. Pendampingan manajemen dan literasi keuangan turut memperkuat kemampuan manajerial pelaku usaha. Data menunjukkan 63% UMKM mengalami kenaikan omzet, 64% meningkat labanya, dan 58% mampu memperluas usaha setelah bermitra dengan BMT. Meski demikian, efektivitas pemberdayaan masih dipengaruhi keterbatasan modal BMT, rendahnya literasi keuangan UMKM, risiko pembiayaan bermasalah, dan kecenderungan ketergantungan pada pembiayaan.