Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Pengaruh Green Human Resources Management, Workload Terhadap Kinerja Karyawan Di Mediasi Pengembangan Karier Karyawan PT. SHRK Ratnasari, Leni; Ardiyansyah; Totok Yuliarto; Retno Purwani Setyaningrum
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resources Management (GHRM) dan workload (beban kerja) terhadap kinerja karyawan dengan pengembangan karier sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan di PT. SHRK, sebuah perusahaan manufaktur otomotif yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam proses bisnisnya. Metodologi kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) digunakan untuk menganalisis data dari 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pengembangan karier dan kinerja karyawan. Sebaliknya, beban kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, pengembangan karier terbukti memediasi hubungan antara GHRM, beban kerja, dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia yang berfokus pada keberlanjutan dan keseimbangan beban kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan
Penerapan Metode Pdca Menggunakan Seventools & 5W+1H Pada Kualitas Produksi Pematangan Buah Pisang Di CV. XYZ Panggalih, Barleyan Simon Tatag; Totok Yuliarto; Tri Ngudi Wiyatno
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7728

Abstract

Pada perkembangan sektor industri distributor dan pematangan buah saat ini memang sedang berkembang terutama pada jenis buah pisang CV. XYZ ini melakukan pematangan pisang dengan menggunakkan ruangan chiller dan gas ethylene, dengan bahan baku pisang yang di supply dari petani langsung dan sudah di pack dengan box, perusahaan ini pada oroses produksinya belum menerapkan sistem pengendalian kualitas tetapi selalu mengevaluasi ketika terjadi kecacatan pada suatu produk dengan menetapkan presentase toleransi cacat dalam produk per bulan sebesar 40 box hingga saat ini toleransi tersebut belum berjalan dengan semestinya dengan kondisi cacat produk masih di angka lebih dari 80, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis cacat terbanyak dan memberikan saran rencana perbaikan dengan menggunakkan metode PCDA dengan Seventools dan 5W+1H untuk pengendalian kualitas produk dan meminimalisir tingkat cacat dalam proses produksi yang mana dengan data yang tersedia periode tahun 2024 dapat ditemukan 4 jenis cacat dengan presentase berbeda yaiu pisang terlalu matang 43%, pisang bintik 27%, pisang scrub 25% dan pisang lecet 5% jenis reject yang diketahui adalah dari faktor terlalu matang, banyak bintik, dan scrub, penelitian ini berfokus menyelesaikan jenis cacat terbesar pisang terlalu banyak matang, Usulan dan rencana perbaikan pada penelitian ini menunjukkan bahwa masalah yang berkaitan dengan kualitas pisang, seperti pemisahan pisang yang tidak tepat, perawatan mesin pendingin yang terlambat, keterlambatan penggunaan gas ethylene, pencampuran grade pisang yang tidak seragam, dan suhu yang ekstrem, semuanya dapat diminimalisir dengan penanganan yang tepat. Penjadwalan yang lebih baik, penggunaan sistem pengingat, dan perbaikan dalam infrastruktur pendingin dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam produksi pisang.