Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perkuatan Struktur Atas Jembatan Type C Menggunakan Rangka Baja IWF Dan Pelat Baja Terhadap Beban Mobilitas Alat Berat Rahma, Midia; Suzanti, Wiwien
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i1.293

Abstract

Jembatan merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan berbagai wilayah dan mobilisasi logistik, namun banyak jembatan eksisting di daerah tidak dirancang untuk menahan beban berat kendaraan proyek. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas perkuatan struktur atas Jembatan Gading, sebuah jembatan tipe C di Desa Gadingrejo, Kabupaten Pati, yang mengalami overstress saat dilewati kendaraan proyek truk trailer bermuatan 60 ton. Permodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 pada tiga skenario, yaitu kondisi eksisting tanpa perkuatan, perkuatan dengan rangka baja IWF, dan kombinasi perkuatan menggunakan rangka baja IWF serta pelat baja tebal 2 cm pada lantai jembatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting dan perkuatan hanya dengan IWF tidak mampu menahan beban, dengan rasio kapasitas masing-masing sebesar 35 dan 35,64, jauh di atas batas aman (1,00). Sebaliknya, perkuatan kombinasi IWF dan pelat baja menghasilkan rasio 0,467, menunjukkan struktur berada dalam kondisi aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode perkuatan kombinasi merupakan solusi yang efektif, sederhana, dan dapat diadopsi pada jembatan serupa di daerah dengan keterbatasan kapasitas struktural.
Optimasi Komposisi Silica Fume Dalam Meningkatkan Mutu Beton Agregat Daur Ulang Rahma, Midia; Nanda, Mahdika Putra; Afrianto, Arif; Kurniawati, Mega
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v10i1.246

Abstract

Penggunaan agregat daur ulang dan silica fume dalam produksi beton telah menjadi perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena potensi mereka untuk mengurangi limbah dan meningkatkan keberlanjutan bahan konstruksi. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh agregat daur ulang dan silica fume terhadap kekuatan tekan beton pada usia yang berbeda. Studi ini menggunakan kombinasi agregat daur ulang dan silica fume dalam produksi beton. Kekuatan tekan beton diuji pada usia 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasilnya dibandingkan untuk menentukan pengaruh aditif terhadap kekuatan tekan beton. Hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan tekan beton dengan agregat daur ulang meningkat dengan usia, dengan nilai 11,32 MPa, 17,55 MPa, 19,25 MPa, dan 21,70 MPa pada usia 7, 14, 21, dan 28 hari, respectively. Penambahan silica fume juga meningkatkan kekuatan tekan beton, dengan kekuatan tertinggi dicapai pada kandungan silica fume 12%. Nilai kekuatan tekan pada usia 7, 14, 21, dan 28 hari adalah 15,66 MPa, 20,19 MPa, 22,65 MPa, dan 23,97 MPa, berdasarkan hal itu penggunaan agregat daur ulang dan silica fume dapat meningkatkan kekuatan tekan beton, membuatnya sesuai untuk digunakan dalam proyek konstruksi
Evaluasi Struktur Bangunan Low Rise Terhadap Pengaruh Gempa Dengan Pendekatan Statik Ekuivalen Rahma, Midia; Fauzan Virawan, Zikra
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.309

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Sejumlah peristiwa gempa besar seperti Aceh 2004 (Mw 9,2), Yogyakarta 2006 (Mw 6,3), Padang 2009 (Mw 7,6), Lombok 2018 (Mw 7,0), dan Cianjur 2022 (Mw 5,6) telah menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat rendah (low-rise) terhadap beban gempa menggunakan metode analisis statik ekuivalen. Obyek penelitian adalah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai kantor, berlokasi di Kabupaten Klaten, dengan mutu beton fc’ 25 MPa dan baja fy 360 MPa. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga dengan parameter gempa sesuai SNI 1726:2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai simpangan antar lantai (interstory drift) berada jauh di bawah batas maksimum 0,025H yang diizinkan oleh SNI 1726:2020. Berdasarkan penilaian kinerja struktur menggunakan kriteria ATC-40, bangunan termasuk dalam kategori Immediate Occupancy (IO), yang berarti struktur tetap aman dan dapat difungsikan segera setelah gempa rencana terjadi. Dengan demikian, bangunan low-rise di lokasi penelitian dinyatakan memenuhi persyaratan kinerja struktur terhadap pengaruh gempa. Kata kunci: Analisis statik ekuivalen; SNI 1726:2020; ATC-40; bangunan low-rise; kinerja struktur.
Penguatan Branding Batik Khas Kota Cilegon Melalui Pelatihan Digital Marketing Sonda, Atia; Wicaksono, Agung Satrio; Sholihin, Miftahus; Mahuda, Isnaini; Arina, Faula; Rahma, Midia; Alisya, Regina Dwirahma; Ichsan, Andhika Muhamad; Faiz, Syukron
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.35422

Abstract

Abstract:  Rinara Batik, a micro, small, and medium enterprise (MSME), is one of the producers of traditional batik from Cilegon City. To date, the business has primarily focused on a business-to-business (B2B) model, serving schools, large corporations, and local government institutions as its main clients. While this approach provides business stability, it also limits market reach and has yet to fully strengthen the identity of Cilegon’s batik among the wider public. Therefore, a more effective branding strategy that leverages the potential of digital marketing is needed.This community service program aims to enhance the capacity of MSMEs to develop a strong and competitive brand identity, while also expanding their market from B2B to business-to-customer (B2C). The program was conducted through several stages, including problem identification through discussions, the preparation and delivery of digital marketing and website development training and evaluation through participat satisfaction surveys. The evaluation result indicate a very high level of satisfaction with an overall average scrore of 4,74. Through this program, Rinara Batik is expected to expand its market reach and strengthen the position of Cilegon’s batik.Abstrak: UMKM Rinara Batik merupakan salah satu pelaku usaha batik khas Kota Cilegon yang selama ini berfokus pada model bisnis business to business (B2B) dengan pelanggan utama sekolah, perusahaan besar, dan pemerintah daerah. Meskipun memberikan stabilitas usaha, pola ini membatasi jangkauan pasar dan belum sepenuhnya memperkuat identitas batik khas Kota Cilegon di kalangan masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan strategi branding yang lebih efektif dengan memanfaatkan potensi digital marketing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengembangkan identitas merek yang kuat, berdaya saing, serta memperluas pasar dari B2B menuju Business to Customer (B2C). Kegiatan pegabdian ini dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah melalui diskusi, penyusunan dan penyampaian materi pelatihan digital marketing dan pembuatah website serta evaluasi kegiatan melalui kepuasan peserta untuk mengukur efetivitas pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,74. Dengan kegiatan ini, UMKM Rinara Batik diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, sekaligus memperkuat posisi batik khas Kota Cilegon.