Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

(Literature Review) Penetapan dan Pemanfaatan Big Data Dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat Rosmita, Rosmita; Samur, Rizki; Maharani, Vidia Putri; Fahri, Muhammad; Harton, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2371

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan big data dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Metolelogi dalam penelitian ini dengan pendekatan literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 21,7% kebijakan kesehatan yang berbasis big data, menandakan masih rendahnya integrasi data besar dalam proses pengambilan keputusan. Padahal, penerapan big data, terutama bila dikombinasikan dengan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Machine Learning, memiliki potensi besar dalam menghadapi tantangan triple burden disease: penyakit menular, tidak menular, dan penyakit yang muncul kembali. Big data terbukti berperan penting dalam peningkatan efisiensi layanan kesehatan, seperti deteksi penyakit, alokasi sumber daya, manajemen pasien, dan pengambilan keputusan berbasis data. Studi ini juga mengungkap peran signifikan big data dalam penanganan pandemi COVID-19, termasuk pemantauan penyebaran virus secara real-time dan pengembangan vaksin. Analisis sentimen masyarakat di Twitter selama pandemi menunjukkan mayoritas bersifat netral, namun sentimen negatif yang cukup tinggi (lebih dari 20%) mengindikasikan ketidakpuasan terhadap layanan kesehatan. Metode klasifikasi sentimen menggunakan K-Nearest Neighbors (K-NN) dengan TF-IDF menunjukkan efektivitas dengan akurasi mencapai 76,19%. Transformasi digital turut mendorong inovasi layanan seperti telemedicine, aplikasi mobile, wearable device, serta peningkatan efisiensi operasional layanan kesehatan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi big data dan teknologi digital dalam membangun sistem kesehatan yang responsif, efisien, dan berbasis data.
Transformasi Pengumpulan Data Kualitatif: Inovasi Aplikasi Mobile untuk Penelitian Kesehatan Masyarakat di Wilayah Terpencil Elona, Rika Media; Maharani, Vidia Putri; Hartono, Budi; Daud, Valfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20330

Abstract

Transformation in qualitative data collection methods through the use of mobile applications is now an important issue in public health research, especially in remote areas that face various infrastructure and information access constraints. This study aimed to evaluate the effectiveness and challenges of using mobile applications to collect qualitative data in resource-limited settings. This study used qualitative methods with a case study approach, involving 30 participants consisting of health workers, field researchers, and community members from three remote locations. Data were collected through in-depth interviews and participatory observation, and analyzed using thematic analysis to identify key patterns, barriers, and potential uses of mobile apps. The results showed that mobile apps can speed up the data collection process, improve the accuracy and security of information, and facilitate interaction between researchers and respondents. However, the study also found a number of challenges, such as low digital literacy, limited internet network, and resistance to new technology among the community. Overall, the implementation of mobile apps proved to have a positive impact in expanding the reach and efficiency of qualitative data collection in areas with limited access, while encouraging the adoption of technology in public health research. The findings make an important contribution to the development of research methods and offer practical recommendations for policy makers and implementers of health programs in remote areas.
Analisis Ekonomi Efisiensi Operasional Puskesmas dalam Peningkatan Cakupan Layanan Kesehatan Dasar: Pendekatan Teori Efisiensi Farrell dan Metode Frontier Analysis di Kabupaten Bengkalis Maharani, Vidia Putri; Elna, Rika Media; Abdi, Telpa; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6276

Abstract

Community health centers (Puskesmas) play a strategic role as the frontline providers of basic health services in Indonesia. However, variations in operational capacity across units often lead to differences in performance outcomes. This study aims to analyze the operational efficiency of Puskesmas in Bengkalis Regency using Farrell’s Efficiency Theory and Frontier Analysis. A quantitative descriptive-analytic approach was employed, utilizing secondary data on input variables (number of health workers, operational costs, service rooms) and output variables (patient visits, basic immunization coverage, maternal and child health coverage). The results show substantial variation in input allocation and service output across 22 Puskesmas. Only a few units Pakning, Sadar Jaya, and Lubuk Muda achieved high Technical and Economic Efficiency, while others such as Pancur Jaya, Teluk Lecah, and Bengkalis demonstrated low efficiency levels due to high input usage but suboptimal output. These findings emphasize the need for improved planning, resource allocation, and service management to enhance the performance of primary health care facilities.
Akses Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan: Analisis Equity dalam Sistem Kesehatan Elona, Rika Media; Maharani, Vidia Putri; Abdi, Telpa; Hartono, Budi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4095

Abstract

Ketidakmerataan akses terhadap pelayanan kesehatan hingga saat ini masih menjadi persoalan mendasar dalam upaya membangun sistem kesehatan yang berkeadilan, terutama di negara berpenghasilan menengah seperti Indonesia. Walaupun implementasi kebijakan jaminan kesehatan nasional telah meningkatkan perlindungan finansial bagi masyarakat, realitas di lapangan menunjukkan bahwa berbagai kendala non-finansial dan faktor struktural tetap membentuk pengalaman akses layanan kesehatan secara tidak setara pada kelompok masyarakat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat serta faktor-faktor yang memengaruhi equity dalam akses pelayanan kesehatan dengan menyoroti dimensi ketersediaan layanan, akses fisik, keterjangkauan, mutu, kesinambungan pelayanan, dan penerimaan layanan oleh masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, penelusuran dokumen, dan observasi terbatas terhadap 23 informan yang mencakup pengelola fasilitas kesehatan, pembuat kebijakan di tingkat daerah, serta pengguna layanan dari beragam latar belakang sosial ekonomi. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketimpangan akses pelayanan kesehatan masih berlangsung secara nyata, terutama berkaitan dengan hambatan geografis, variasi kualitas layanan, dan beban keterjangkauan non-finansial, khususnya pada masyarakat di wilayah terpencil dan kelompok rentan. Temuan ini menunjukkan bahwa perluasan jaminan kesehatan belum secara otomatis memastikan tercapainya equity dalam akses pelayanan. Studi ini merekomendasikan strategi percepatan pemerataan melalui transformasi layanan primer, redistribusi tenaga kesehatan, dan digitalisasi layanan kesehatan sebagai langkah krusial dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Secara keseluruhan, penelitian ini memperkaya pemahaman teoretis.