Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelaksanaan Pelatihan pada Masyarakat dalam Kegiatan Proses Pembuatan Larutan Lidah Buaya Sebagai Bahan Penghambat Mikroorganisme atau Mencegah Infeksi yang Membahayakan (Antiseptik) Pada Gigi Tiruan: Pengabdian Dwi Pratiwi Kasmara; Sri Wahyuni Sambo; Anik Nuryati; Rezqiqah Aulia Rahmat; Rahmat Pannyiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2273

Abstract

Infeksi pada pengguna gigi tiruan sering terjadi akibat akumulasi mikroorganisme, terutama Candida albicans dan bakteri patogen lain, yang menempel pada permukaan gigi tiruan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perawatan gigi tiruan menyebabkan tingginya risiko stomatitis, bau mulut, dan peradangan jaringan mulut. Penggunaan antiseptik berbahan kimia kadang menimbulkan efek samping seperti iritasi dan alergi, sehingga diperlukan alternatif alami yang aman dan mudah didapat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lidah buaya (Aloe vera) untuk membuat larutan antiseptik alami bagi perawatan gigi tiruan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat lidah buaya, demonstrasi pembuatan larutan, dan praktik langsung oleh peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan saat praktik.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 85% setelah pelatihan. Peserta juga mampu membuat larutan lidah buaya secara mandiri dengan kualitas yang baik. Larutan ini dipandang lebih aman, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan pembersih kimia yang biasa digunakan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemanfaatan bahan alam lokal untuk meningkatkan kesehatan mulut dan mencegah infeksi pada pengguna gigi tiruan.
Tuntas: dalam Pemeriksaan Kesehatan di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi Kabupaten Bogor Nurnainah; Markus Wibowo; Rahmat Pannyiwi; Rezqiqah Aulia Rahmat; Rizki Andita Noviar
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3126

Abstract

Santri di pondok pesantren sering menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan dan kurangnya pengetahuan tentang pemeriksaan kesehatan dasar, yang dapat meningkatkan risiko penyakit menular maupun tidak menular. Oleh karena itu, diperlukan program pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, cepat tanggap, dan berkesinambungan di lingkungan pesantren. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program TUNTAS (Tanggap dan Utama dalam Pemeriksaan Kesehatan) yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, sebagai upaya peningkatan kesehatan santri secara preventif dan promotif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui skrining kesehatan yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, status gizi, kesehatan mulut dan gigi, serta pemeriksaan dasar lainnya, disertai dengan penyuluhan kesehatan dan pendampingan tindak lanjut. Peserta kegiatan adalah 80 santri putra dan putri berusia 12–20 tahun, dengan data dikumpulkan melalui hasil pemeriksaan kesehatan dan kuesioner pre-post edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65% santri memiliki status kesehatan normal, 25% mengalami masalah ringan seperti karies gigi dan anemia, serta 10% ditemukan berisiko hipertensi ringan. Selain itu, penyuluhan kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan santri, ditunjukkan dengan kenaikan skor rata-rata dari 55,2 menjadi 81,6 (p<0,05). Dengan demikian, program TUNTAS terbukti efektif dalam mendeteksi dini masalah kesehatan, meningkatkan pengetahuan santri, serta mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan pesantren. Keberlanjutan kegiatan ini sangat diperlukan melalui kerja sama antara pondok pesantren, puskesmas, dan pihak terkait guna memastikan kesehatan santri tetap terjaga.
Analisis Efektivitas Program Early Warning Score (EWS) oleh Perawat dalam Mendeteksi Deteriorasi Klinis Pasien Serly Sani Mahoklory; Jenita Laurensia Saranga; Nurlaelah Nurlaelah; Yudi Muammar; Mudrika Mudrika; Rezqiqah Aulia Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2465

Abstract

Deteksi dini terhadap penurunan kondisi klinis pasien (clinical deterioration) merupakan hal krusial dalam mencegah kejadian henti jantung mendadak, perburukan kondisi, dan kematian di rumah sakit. Sistem Early Warning Score (EWS) merupakan alat bantu sistematis yang digunakan perawat untuk mengidentifikasi tanda-tanda vital abnormal sebagai indikator awal dari deteriorasi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas implementasi program EWS oleh perawat dalam mendeteksi dini deteriorasi klinis pasien di ruang rawat inap. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan studi cross-sectional, melibatkan 78 pasien dan 35 perawat di ruang rawat inap RSUD X yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi dokumentasi EWS dan kuesioner efektivitas yang dikembangkan berdasarkan indikator penilaian klinis, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara implementasi EWS dan deteksi dini deteriorasi klinis (p = 0,008). Tingkat kepatuhan perawat dalam pengisian EWS sebesar 85,7% berbanding lurus dengan peningkatan rujukan cepat ke tim respon cepat (RRT). EWS menunjukkan sensitivitas sebesar 91% dan spesifisitas sebesar 83% dalam mendeteksi pasien yang mengalami perburukan. Kesimpulannya, program EWS terbukti efektif sebagai sistem pendukung keputusan klinis dalam mendeteksi dini deteriorasi pasien, dengan kontribusi signifikan dari kepatuhan dan kompetensi perawat dalam penerapannya. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi pelatihan rutin serta integrasi EWS ke dalam sistem digital rumah sakit.
Implementation Of Continuity Of Care (CoC) In Midwifery Care Jariyah, Ainun; Raehan, Raehan; Eka Mustika Sari Abukasim; Rezqiqah Aulia Rahmat; Sulistyani Prabu Aji
International Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v4i1.1116

Abstract

Continuity of The Continuity of Care (CoC) is a continuous approach to midwifery care, encompassing pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services. This approach positions midwives as the primary providers of continuous care, thus improving service quality, maternal satisfaction, and reducing the risk of maternal and neonatal complications. This study aims to determine the application of Continuity of Care (CoC). of Care in midwifery care. The study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 40 mothers who received continuous midwifery care, selected using a purposive sampling technique. Data were collected through observation sheets and questionnaires. The results showed that most mothers received midwifery care with good implementation of CoC, especially in the aspects of pregnancy and childbirth. It was concluded that the implementation of CoC in midwifery care plays an important role in improving the quality of midwifery services and the experience of mothers during the reproductive period.
Edukasi Deteksi Dini Perkembangan Balita untuk Mencegah Keterlambatan Tumbuh Kembang Indah Purnama Sari; Rezqiqah Aulia Rahmat; Kasmiati
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1110

Abstract

Abstract Early detection of toddler growth and development is a crucial step in identifying developmental abnormalities early so that intervention can be initiated as early as possible. However, many parents still do not understand the importance of routinely monitoring their toddler's development. This community service activity aims to improve parents' knowledge and skills in early detection of toddler development through educational activities and the distribution of brochures. Implementation methods included health education, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge evaluations. Results showed an increase in parents' knowledge regarding toddler growth and development and their ability to perform early detection of developmental delays. This activity is expected to prevent delays in toddler development by increasing parental involvement. Keywords: Community Service, Early Detection, Toddler Development, Health Education Abstrak Deteksi dini tumbuh kembang balita merupakan upaya penting untuk mengidentifikasi secara awal adanya penyimpangan perkembangan sehingga dapat dilakukan intervensi sedini mungkin. Namun, masih banyak orang tua yang belum memahami pentingnya pemantauan perkembangan balita secara rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan deteksi dini perkembangan balita melalui kegiatan edukasi dan pembagian brosur. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai aspek tumbuh kembang balita dan kemampuan dalam melakukan deteksi dini perkembangan. Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah keterlambatan tumbuh kembang balita melalui peningkatan peran aktif orang tua. Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Deteksi Dini, Perkembangan Balita, Edukasi Kesehatan
Program Home Care Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Dengan Penyakit Degeneratif Nur Syamsi Norma Lalla; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1118

Abstract

ABSTRACT The increasing elderly population has led to a rise in the prevalence of degenerative diseases such as hypertension, diabetes mellitus, and osteoarthritis. These conditions often reduce the quality of life of the elderly due to physical limitations and the need for ongoing healthcare. Home care programs are a healthcare approach implemented in the patient's home to provide ongoing care and education. This Community Service (PKM) program aims to improve the quality of life of elderly people with degenerative diseases through a home care program. The program's implementation methods include identifying the elderly's health conditions, providing health education, monitoring their health, and assisting families in caring for them. The program was conducted with 30 elderly people with degenerative diseases over a two-month period. Results showed an increase in the elderly's and their families' understanding of degenerative disease management, as well as increased adherence to medication and a healthy lifestyle. The home care program has been proven to have a positive impact on improving the quality of life of the elderly and strengthening the family's role in caring for the elderly at home. Keywords: Home Care, Elderly, Degenerative Disease, Quality of Life, Community Service ABSTRAK Peningkatan jumlah populasi lansia menyebabkan meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, dan osteoarthritis. Kondisi ini sering berdampak pada menurunnya kualitas hidup lansia akibat keterbatasan fisik dan kebutuhan perawatan kesehatan yang berkelanjutan. Program home care merupakan salah satu pendekatan pelayanan kesehatan yang dilakukan di rumah pasien untuk memberikan perawatan dan edukasi secara berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan penyakit degeneratif melalui program home care. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kondisi kesehatan lansia, edukasi kesehatan, pemantauan kondisi kesehatan, serta pendampingan keluarga dalam perawatan lansia. Kegiatan dilakukan kepada 30 lansia dengan penyakit degeneratif selama dua bulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia dan keluarga mengenai pengelolaan penyakit degeneratif serta peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan dan pola hidup sehat. Program home care terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia serta memperkuat peran keluarga dalam perawatan lansia di rumah. Kata Kunci: Home Care, Lansia, Penyakit Degeneratif, Kualitas Hidup, Pengabdian Masyarakat
Workshop Peran Suami Dalam Mendukung Kesehatan Ibu Hamil Dan Persiapan Persalinan Hartaty; Cakrawati R; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1119

Abstract

ABSTRACT Husbands' involvement during pregnancy plays a crucial role in maintaining the health of the mother and fetus and preparing for a safe delivery. Husbands' lack of knowledge regarding pregnancy health often leads to low participation in supporting pregnant women during pregnancy. This Community Service activity aims to increase husbands' knowledge and role in supporting maternal health and preparing for childbirth through a workshop. The methods used included health education, interactive discussions, and childbirth preparation simulations for 30 participants, husbands of pregnant women. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure improvements in participants' knowledge. The results showed an increase in participants' knowledge regarding the husband's role in supporting maternal health, pregnancy danger signs, and childbirth preparation. This workshop proved effective in increasing husbands' awareness and involvement in maintaining maternal health throughout pregnancy and childbirth. Keywords: husband's role, pregnancy, childbirth preparation, health education, community service ABSTRAK Keterlibatan suami dalam masa kehamilan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin serta mempersiapkan proses persalinan yang aman. Kurangnya pengetahuan suami mengenai kesehatan kehamilan sering menyebabkan rendahnya partisipasi suami dalam mendukung ibu hamil selama masa kehamilan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran suami dalam mendukung kesehatan ibu hamil serta persiapan persalinan melalui kegiatan workshop. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan simulasi persiapan persalinan kepada 30 peserta yang merupakan suami dari ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai peran suami dalam mendukung kesehatan ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan. Workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan suami dalam menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan hingga persalinan. Kata Kunci: Peran Suami, Kehamilan, Persiapan Persalinan, Edukasi Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Pelatihan Penyusunan Menu Sehat Bagi Ibu Hamil Dalam Upaya Pencegahan Anemia Rezqiqah Aulia Rahmat; Ayu Sunarti. S
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1120

Abstract

ABSTRACT Anemia in pregnant women is a common health problem that can impact the health of both the mother and the fetus. Lack of knowledge about nutritional needs during pregnancy is a contributing factor to anemia in pregnant women. This Community Service (PKM) activity aims to improve the knowledge and skills of pregnant women in preparing healthy menus to prevent anemia during pregnancy. The activity method includes training, health education, and practical training on preparing healthy menus for pregnant women. Thirty pregnant women from the study area participated in the activity. Evaluation used pre-test and post-test methods to determine the increase in participants' knowledge after participating in the training. The results showed an increase in pregnant women's knowledge regarding the importance of consuming a balanced, nutritious diet and iron-rich food sources. This training has proven effective in improving pregnant women's understanding and skills in preparing healthy menus, thereby helping to prevent anemia during pregnancy. Keywords: Anemia, Pregnant Women, Pregnancy Nutrition, Healthy Menu, Community Service ABSTRAK Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin. Kurangnya pengetahuan mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam menyusun menu sehat guna mencegah anemia selama masa kehamilan. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan, penyuluhan kesehatan, serta praktik penyusunan menu sehat bagi ibu hamil. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang ibu hamil yang berada di wilayah kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang serta sumber makanan yang kaya zat besi. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu hamil dalam menyusun menu sehat sehingga dapat membantu mencegah anemia selama masa kehamilan. Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, Gizi Kehamilan, Menu Sehat, Pengabdian Masyarakat
Program PHBS Gigi: Edukasi Dan Demonstrasi Cara Sikat Gigi Yang Efektif Untuk Anak Sekolah Darmi Arda; Rezqiqah Aulia Rahmat; Andi Kamal M.Sallo
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1123

Abstract

ABSTRACT Oral and dental health is an important part of overall health. In school-age children, dental health problems such as caries are still common due to poor dental hygiene habits. One promotional effort that can be implemented is through the Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) program, which provides education and demonstrations on how to brush teeth properly. This community service activity aims to improve schoolchildren's knowledge and skills regarding effective tooth brushing. Implementation methods included dental health education, demonstrations on how to brush teeth properly, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in children's knowledge and skills regarding proper tooth brushing and an increased awareness of maintaining dental hygiene. This PHBS dental program is expected to foster healthy dental habits from an early age. Keywords: Community Service, PHBS, Children's Dental Health, Tooth Brushing ABSTRAK Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pada anak usia sekolah, masalah kesehatan gigi seperti karies masih sering ditemukan akibat kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan gigi. Salah satu upaya promotif yang dapat dilakukan adalah melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan edukasi dan demonstrasi cara menyikat gigi yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak sekolah mengenai cara menyikat gigi yang efektif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan gigi, demonstrasi cara menyikat gigi yang benar, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak mengenai cara menyikat gigi yang benar serta meningkatnya kesadaran anak dalam menjaga kebersihan gigi. Program PHBS gigi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, PHBS, Kesehatan Gigi Anak, Menyikat Gigi
Edukasi dan Pendampingan Evidence-Based Practice untuk Mendukung Asuhan Keperawatan Berkualitas Noyumala; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1126

Abstract

Abstract Evidence-Based Practice (EBP) is an approach to nursing care that integrates the best scientific evidence, clinical expertise, and patient values ​​to improve the quality of nursing care. However, the implementation of EBP in the field still faces various obstacles, particularly nurses' limited knowledge and skills in accessing and applying scientific evidence. This community service activity aims to improve nurses' knowledge and skills in implementing Evidence-Based Practice through education and mentoring. Implementation methods include counseling, interactive discussions, EBP implementation mentoring, and the distribution of brochures as supporting media. The results of the activity indicate an increase in participants' knowledge, attitudes, and abilities in understanding and applying EBP principles in nursing care. This activity is expected to support the continuous improvement of the quality of nursing care. Keywords: Community Service, Evidence-Based Practice, Nursing, Quality of Care Abstrak Evidence-Based Practice (EBP) merupakan pendekatan dalam asuhan keperawatan yang mengintegrasikan bukti ilmiah terbaik, keahlian klinis, dan nilai pasien untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Namun, penerapan EBP di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam mengakses serta menerapkan bukti ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam menerapkan Evidence-Based Practice melalui kegiatan edukasi dan pendampingan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, pendampingan penerapan EBP, serta pembagian brosur sebagai media pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan kemampuan peserta dalam memahami serta menerapkan prinsip EBP dalam asuhan keperawatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas asuhan keperawatan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Evidence-Based Practice, Keperawatan, Mutu Asuhan