Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ethnobotani of Suweg (Amorphophallus Paeoniifolius (Dennst.) Nicolson) in Darupono Village, Kendal District Dinalhaq, Putri Cahya; Wahidah, Baiq Farhatul; Miswari, Miswari
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i2.18573

Abstract

Suweg (Amorphophallus paeoniifolius (Dennst.) Nicolson) merupakan tumbuhan liar yang tumbuh dan dimanfaatkan oleh masyarakat desa Darupono. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tanaman suweg di Desa Darupono, organ tanaman suweg apa saja yang dimanfaatkan, dan potensi tanaman suweg, serta mengetahui cara budidaya tanaman suweg di Desa Darupono. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif eksploratif dengan menggunakan metode survei, wawancara semi terstruktur, dan menggunakan data pendukung yaitu kuesioner. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik acak sederhana dan snowball sampling. Penelitian yang dilakukan di Desa Darupono menunjukkan bahwa tanaman suweg memiliki beberapa potensi antara lain mencegah diabetes, antibakteri, dan antikanker, serta dapat diolah menjadi tepung suweg dan bahan dasar pembuatan mie. Tanaman suweg dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Darupono sebagai bahan pangan yaitu dengan cara dikukus, direbus, digoreng, dan diolah menjadi emping, com, pote dan sayur daun oblok-oblok suweg . Selain itu, suweg juga digunakan untuk upacara adat tujuh bulanan atau dalam bahasa Jawa disebut mitoni. Masyarakat Desa Darupono membudidayakan suweg dengan menanam umbi-umbian. Tahapan budidaya suweg adalah penyiapan lahan, penyiapan benih, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan.
Exploration of Copper and Lead Resistant Bacteria from Sediments of Kali Baru Estuary Purnomo, Eko; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Budiharjo, Anto; Lunggani, Arina Tri; Az-Zahra, Salwa Zubaidah; Wardaja, Bodhicitta; Maimunah, Siti; Dinalhaq, Putri Cahya
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2026.014.01.05

Abstract

Heavy metal contamination, particularly by copper and lead, in aquatic ecosystems poses a significant threat to ecological balance, aquatic organisms, microbial diversity, and human health. Therefore, the exploration of bacteria capable of withstanding high levels of copper and lead is crucial for the development of effective bioremediation agents. This study aimed to isolate and characterize bacterial strains resistant to copper and lead from sediment samples collected from the Kali Baru estuary in Semarang. Bacterial isolation was conducted using a serial dilution technique up to 10?², performed in triplicate. Emerging bacterial colonies were purified and subsequently subjected to macroscopic and microscopic morphological characterization. Resistance profiling of the isolates was assessed by exposing them to copper and lead at concentrations of 100, 200, and 300 mg/L. A total of 32 bacterial isolates were obtained from the sediment samples. Among these, two isolates demonstrated resistance to copper and 14 isolates exhibited resistance to lead at the highest concentration tested (300 mg/L). These metal-tolerant bacterial isolates show promising potential for application in bioremediation strategies targeting environments contaminated with copper and lead.