Dzulkifli Nurul Huda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan LKPD dengan Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA SMP Dzulkifli Nurul Huda; Pramudya Dwi Aristya Putra; Rusdianto, Rusdianto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.2832

Abstract

Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan bahan ajar yang kurang relevan dan belum dirancang secara spesifik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas LKPD berbasis pendekatan STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap utama: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi lembar validasi LKPD, observasi terhadap keterlaksanaan pembelajaran, instrumen pre-test dan post-test, serta angket respons siswa. Hasil validasi LKPD menunjukkan nilai sebesar 93%, termasuk dalam kategori sangat valid, yang berarti LKPD mudah digunakan oleh guru dan siswa. Kepraktisan LKPD dinilai melalui aktivitas siswa dengan hasil sebesar 89% (kategori sangat praktis), dan angket respon siswa mencapai 84%, yang menunjukkan respon positif.
Pengembangan LKPD dengan Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA SMP Dzulkifli Nurul Huda; Pramudya Dwi Aristya Putra; Rusdianto, Rusdianto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.2832

Abstract

Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan bahan ajar yang kurang relevan dan belum dirancang secara spesifik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas LKPD berbasis pendekatan STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap utama: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi lembar validasi LKPD, observasi terhadap keterlaksanaan pembelajaran, instrumen pre-test dan post-test, serta angket respons siswa. Hasil validasi LKPD menunjukkan nilai sebesar 93%, termasuk dalam kategori sangat valid, yang berarti LKPD mudah digunakan oleh guru dan siswa. Kepraktisan LKPD dinilai melalui aktivitas siswa dengan hasil sebesar 89% (kategori sangat praktis), dan angket respon siswa mencapai 84%, yang menunjukkan respon positif.
Penggunaan Artifical Inteligence (AI) Dalam Penelitian Pendidikan IPA Dari Sisi Etika Keilmuwan: Systematic Literature Review Dzulkifli Nurul Huda; Safina Aulia Sani; Firma Nur Muttaqin; Dyah Ismi Safitri; Suratno Suratno; I Ketut Mahardika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research study investigates the utilisation of Artificial Intelligence (AI) in scientific research and learning from an educational science ethics perspective. The methodology employed is a systematic literature review (SLR) with analysis of various theoretical sources related to the application of AI. The findings of the study demonstrate that AI has the capacity to expedite substantial data processing, discern latent patterns, and fortify scientific reasoning. In the context of education, AI chatbots such as ChatGPT and Gemini have been shown to facilitate critical thinking skills, dispel misconceptions, and encourage independent learning. The utilisation of AI is obligated to adhere to a set of ethical principles, encompassing privacy, fairness, transparency, human oversight, and accessibility. Additionally, measures must be implemented to mitigate bias, thereby ensuring the validity of research outcomes. Responsible AI guidelines emphasise the use of AI as an ethical and responsible tool, with researchers retaining control over scientific interpretation and conclusions. This study underscores the significance of incorporating scientific ethics into the implementation of AI in science education.