Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KONSUMSI SEREAL TERHADAP PERUBAHAN KADARHEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA Puspita, Nara Lintan Mega; Rohmawati, Huda; Saputri, Ihrom Fatma; Ardela, Mayasari Putri; Himmah, Fithri Rif'atul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6339

Abstract

Abstrak Anemia pada ibu hamil merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada janin dan bayi. Penyebab utama anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah defisiensi besi, sehingga pemerintah melaksanakan program pemberian tablet besi satu tablet per hari selama 90 hari. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh konsumsi sereal terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Berdasarkan lingkup penelitian ini termasuk Inferensial dengan jenis penelitian termasuk Preeksperimen dengan rancangan pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi besi dan yang mendapat suplementasi tablet Fe dan sampel sebanyak 16 Resonden. Berdasarkan uji statistik rerata  kadar Hb sebesar 9,4 gr/dl, standar deviasi 0,821 dan standar eror diperoleh 0,212 sedangkan setelah intervensi rerata kadar Hb 10,4 gr/dl, standar deviasi 1,156 dan standar eror 0,298 dari data tersebut dapat dilihat rerata kenaikan Hb sebesar 0,96 gr/dl. Analisa data menggunakan uji Paried Samples Test didapatkan p value 0.000 < 0.05, artinya ada pengaruh konsumsi sereal terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia  Salah satu makanan yang mengandung vitamin C dan zat besi adalah sereal. Ibu hamil anemia sebaiknya mengkonsumsi tablet Fe disertai dengan konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan zat besi karena, dengan mengkonsumsi makanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil anemia. Kata Kunci : Sereal, Tablet Fe, Ibu hamil Anemia.
Penguatan Peran Kader dalam Upaya Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Post Partum dengan Menggunakan Metode Pijat Oksitosin Fitriasnani, Meirna Eka; Himmah, Fithri Rif'atul; Nikmah, Anis Nikmatul; Puspita, Nara Lintan Mega; Aminah, Siti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.20827

Abstract

ABSTRAK Air susu ibu terbukti dapat mencerdaskan dan meningkatkan kualitas generasi muda bangsa, setiap bayi yang diberi ASI akan mempunyai kekebalan alami terhadap penyakit karena ASI banyak mengandung antibodi, zat kekebalan aktif yang akan melawan masuknya infeksi ke dalam tubuh bayi. Saat ini sekitar 40 % kematian balita terjadi pada satu bulan pertama kehidupan bayi, dengan pemberian ASI akan mengurangi 22 % kematian bayi dibawah 28 hari, dengan demikian kematian bayi dan balita dapat dicegah melalui pemberian ASI Ekslusif 3 secara dini dari sejak bayi dilahirkan di awal kehidupannya.  Pengetahuan dan ketrampilan dalam upaya meningkatkan produksi ASI akan menunjang keberhasilan laktasi. Berdasarkan data survey pendahuluan yang diambil di lokasi pengabdian masyarakat terdapat jumlah ibu hamil keseluruhannya berjumlah 42 kader dan 16 orang diantaranya yaitu kader yang masih rendah pengetahuan dan ketrampilan mengenai pijat oksitosin dalam upaya meningkatkan produksi ASI Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan dan ketrampilan pada ibu kader tentang pijat oksitosin pada ibu postpartum sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan mampu meningkatkan produksi ASI pada bayinya. Peserta kegiatan dalam pengabdian ini adalah kader yang berjumlah 15 orang. Dari hasil pengabdian masyarakat ini diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader tentang pijat oksitosin dalam upaya untuk meningkatkan produksi ASI setelah diberikan edukasi kesehatan. Media yang digunakan dalam pengabdian ini adalah menggunakan leaflet. Leaflet merupakan media yang praktis dan mudah dibaca dan dipahami oleh peserta. Diharapkan dengan adanya pemahaman dan ketrampilan yang baik tentang pijat oksitosin ini dapat meningkatkan produksi ASI sehingga target cakupan ASI Eksklusif dapat tercapai.  Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Kader, Ibu Postpartum, Pijat Oksitosin  ABSTRACT Breast milk has been proven to be able to make the young generation of the nation smarter and improve the quality of the nation's youth, every baby who is breastfed will have natural immunity to disease because breast milk contains many antibodies, active immune substances that will fight the entry of infection into the baby's body. Currently, around 40% of toddler deaths occur in the first month of a baby's life, with breastfeeding it will reduce 22% of infant deaths under 28 days, thus infant and toddler deaths can be prevented through early provision of Exclusive Breast Milk 3 from the time the baby is born in the beginning of his life. Knowledge and skills in efforts to increase breast milk production will support successful lactation. Based on preliminary survey data taken at the community service location, there were a total of 42 pregnant women cadres and 16 of them were cadres who still had low knowledge and skills regarding oxytocin massage in efforts to increase breast milk production. The purpose of this community service is to provide health education and skills to cadre mothers about oxytocin massage in postpartum mothers so that they can increase the knowledge and skills of cadres and be able to increase breast milk production in their babies. Participants in this service activity were 15 cadres. From the results of this community service, it is known that there is an increase in knowledge and skills of cadres about oxytocin massage in an effort to increase breast milk production after being given health education. The media used in this service is using leaflets. Leaflets are practical media that are easy to read and understand by participants. It is hoped that with a good understanding and skills about oxytocin massage, breast milk production can be increased so that the target of exclusive breastfeeding coverage can be achieved. Keywords: Health Education, Cadres, Postpartum Mothers, Oxytocin Massage
Hubungan Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Patianrowo Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 Rahayu, Dyah Tri; Laili, Fauzia; Awatiszahro, Alfika; Inti, Sri; Himmah, Fithri Rif'atul
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v7i1.6990

Abstract

Prevalensi stunting di Kabupaten Nganjuk berhasil diturunkan dari 20% pada tahun 2022 menjadi 17,1% pada tahun 2023 berdasarkan SSGI/SKI artinya stunting dikabupaten Nganjuk turun 2,9% namun belum sesuai dengan target nasional yaitu sebesar 14% oleh sebab itu stunting masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Bulan Februari 2024 dari seluruh anak balita yang ditimbang dan diukur pada kegiatan Bulan Penimbangan Balita (BPB) di Kabupaten Nganjuk didapatkan 5,49% di antaranya tercatat mengalami stunting.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pola Asuh dengan kejadian Stunting di Wilayah kerja Puskesmas Patianrowo Kabupaten Nganjuk Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah inferensial kuantitatif. Populasi yang di teliti adalah seluruh balita usia 2-5 tahun berjumlah 60 balita  dengan teknik simple random sampling di dapatkan sampel 52 responden. Instrument penelitaian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan kohort. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan spearman rank. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami stunting, rata-rata responden melakukan pola asuh demokratis. Hasil uji statistik didapatkan p value 0.033 ada hubungan antara kejadian stunting dengan pola asuh di Puskesmas Patianrowo Kabupaten Nganjuk Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil responden mengalami stunting. Saran untuk peneliti selanjutnya hubungan pola makan dengan kejadian stunting.
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITAK FITRIASNANI, MEIRNA EKA; Himmah, Fithri Rif'atul; Ardela, Mayasari Putri; Dewi, Rahma Kusuma
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7467

Abstract

Abstrak Stunting   adalah   masalah   tumbuh   kembang   anak   yang  ditandai   dengan tinggi badan anak yang tidak bertambah  signifikan sesuai dengan usianya. Menurut   data   survey   Status   Gizi   Balita   Indonesia    (SSGBI)   di   tahun   2021 prevalensi  stunting  di Kabupaten  Tuban  masih  berada  pada  angka  25,1 % . (Dinkes  Kabupaten  Tuban,  2021). Tujuan: Menganalisis Hubungan Riwayat Status   Gizi   lbu    Hamil dengan  Kejadian  Stunting pada Balita  di Wilayah  Kerja  Puskesmas Bancar. Metode: Penelititan      ini     menggunakan      metode      analitik      retrospektif     yang menggunakan   data  primer  dan  sekunder.   Populasi  dalam  penelitian   ini  adalah semua  balita  di  wilayah  kerja  Puskesmas   Bancar  dengan  jumlah   sampel  yang digunakan  sebesar   149  responden.  Dengan  tekhnik  pengambilan   sampel  secara simple random sampling.  Variable  yang diukur adalh riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita dengan menggunakan uji analitik  chi square. Hasil: Hasil  uji statistic  chi square nilai kemaknaan  p  :     0,000  dengan  taraf signifikan  p = < α  (α =0,005)  dapat  disimpulkan  bahwa  hasil penelitian  tersebut  menunjukkan terdapat hubungan  antara riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita di wilayah kerja Puskesms  Bancar  Kabupaten  Tuban Tahun 2022. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita di wilayah kerja Puskesms  Bancar  Kabupaten  Tuban. Kata kunci : Stunting ; Status Gizi Ibu Hamil ; Balita