Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KORELASI PENGGUNAAN KAHOOT DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IX SMP Mayasuci, Tuti; Suroso, Eko
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v5i2.5890

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the correlation between the use of Kahoot as an interactive learning medium and student learning outcomes in Indonesian language subjects in grade IX of SMP Negeri 2 Karangpucung, Cilacap Regency. This study used a quantitative approach with a correlational method. Data collection techniques were carried out through distributing questionnaires to measure students' perceptions of the use of Kahoot, as well as documenting learning outcomes as an indicator of academic achievement. The results showed that the use of Kahoot had a significant positive impact on the learning process. Students felt more motivated, actively involved in learning activities, and demonstrated a better understanding of the material after using Kahoot. Most respondents gave positive, even excellent, responses to this medium, as demonstrated by increased interest and enthusiasm in participating in lessons. Furthermore, data analysis showed a positive correlation between the intensity of Kahoot use and improved student learning outcomes. Students' average grades increased after the implementation of Kahoot in learning, which indicates the effectiveness of this medium in supporting academic achievement. Based on these findings, Kahoot is recommended as an alternative learning medium that is innovative, fun, and effective to improve the quality of Indonesian language learning at the junior high school level. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IX SMP Negeri 2 Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk mengukur persepsi siswa terhadap penggunaan Kahoot, serta dokumentasi nilai hasil belajar sebagai indikator pencapaian akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses pembelajaran. Siswa merasa lebih termotivasi, terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar, dan menunjukkan pemahaman materi yang lebih baik setelah menggunakan Kahoot. Sebagian besar responden memberikan tanggapan positif, bahkan sangat baik, terhadap media ini, yang ditunjukkan melalui peningkatan minat dan antusiasme dalam mengikuti pelajaran. Lebih lanjut, analisis data menunjukkan adanya korelasi positif antara intensitas penggunaan Kahoot dan peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat setelah diterapkannya Kahoot dalam pembelajaran, yang menunjukkan efektivitas media ini dalam mendukung pencapaian akademik. Berdasarkan temuan ini, Kahoot direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP.
PENERAPAN MODEL EXPERENTIAL LEARNING BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII Prasanty, Arum Berliana; Yuwono, Singgih Wiku; Mayasuci, Tuti; Setyawati, Tri Puji; Nurlina, Laily; Pamungkas, Onok Yayang
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i2.4747

Abstract

Poetry writing skills are important elements that Indonesian students should learn. Therefore, it is necessary to implement a learning model that is expected to improve the results of learning objectives. The purpose of this best practice is to describe the interactive multimedia based Experential Learning model as an innovation in learning poetry writing for grade VIII Indonesian subjects at SMPN 1 Maos, SMPN 2 Karangpucung, and SMPN 1 Pejawaran. The research subjects were 128 students. The application of the interactive multimedia-based Experential Learning model was able to improve poetry writing skills as evidenced by the completion rate at SMPN 1 Maos reaching 90.60%, SMPN 2 Karangpucung class B reaching 84.38%, SMPN 2 Karangpucung class H reaching 90.63%, and SMPN 1 Pejawaran reaching 87.50%. This learning model was able to be used as an alternative to improve creative and innovative poetry writing skills in other language subjects. ABSTRAKKeterampilan menulis puisi adalah salah satu elemen penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang seharusnya dapat dikuasai oleh peserta didik. Maka diperlukan penerapan model pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil tujuan pembelajaran. Tujuan best practice ini adalah mendeskripsikan model Experential Learning berbasis multimedia interaktif sebagai inovasi pembelajaran menulis puisi mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di SMPN 1 Maos, SMPN 2 Karangpucung, dan SMPN 1 Pejawaran. Subjek penelitian sejumlah 128 peserta didik. Penerapan model Experiental Learning berbasis multimedia interaktif dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi, dibuktikan dengan tingkat ketuntasan di SMPN 1 Maos mencapai 90,60%, SMPN 2 Karangpucung kelas B mencapai 84,38%, SMPN 2 Karangpucung kelas H mencapai 90,63%, dan SMPN 1 Pejawaran mencapai 87,50%. Model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai sebuah alternatif untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi yang kreatif dan inovatif pada mata pelajaran rumpun bahasa lain.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS CANVA: TRANSFORMASI TEKS PROSEDUR MENJADI INFOGRAFIK PADA SISWA KELAS IX SMP Mayasuci, Tuti; Suroso, Eko
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i1.9024

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the implementation of Canva-based Indonesian language learning in transforming procedural texts into infographics for ninth-grade students at SMP Negeri 2 Karangpucung, to identify the challenges faced by teachers and students, and to analyze students’ responses to the learning process. Procedural text learning, which has traditionally focused on linguistic structure, is often considered less engaging; therefore, learning innovation that integrates digital technology and 21st-century skills is required. This study employed a descriptive qualitative method with ninth-grade students as the research subjects. The research stages included lesson planning using Canva, implementation of learning activities involving the transformation of procedural texts into infographic formats, and evaluation through reflection and analysis of students’ responses. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and questionnaires to assess students’ perceptions. The results indicate that the use of Canva increased student engagement, creativity, and the ability to present information visually. The challenges encountered included limited access to digital devices and varying levels of students’ digital literacy. Overall, students showed positive responses, perceiving the learning activities as interesting, easy to understand, and helpful in improving their comprehension of procedural texts. In conclusion, Canva-based learning is an effective and innovative alternative for teaching procedural texts in Indonesian language classes. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Canva dalam mentransformasikan teks prosedur menjadi infografik pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Karangpucung, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dan siswa, serta menganalisis respons siswa terhadap pembelajaran tersebut. Pembelajaran teks prosedur yang selama ini cenderung berorientasi pada struktur kebahasaan dinilai kurang menarik, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital dan penguatan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas IX. Tahapan penelitian meliputi perencanaan pembelajaran berbasis Canva, pelaksanaan pembelajaran transformasi teks prosedur ke bentuk infografik, serta evaluasi melalui refleksi dan pengumpulan respons siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta penyebaran angket untuk mengetahui respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, serta kemampuan menyajikan informasi secara visual. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan akses perangkat dan variasi kemampuan literasi digital siswa. Secara umum, siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran ini karena dianggap menarik, mudah dipahami, dan membantu pemahaman materi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Canva efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran teks prosedur.