Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Manufaktur di Karanganyar Dianitami, Fitri; Hastuti, Tri; Arofah, Ummu; Khasanah, Uswatun; Saputri, Ai’syah Larose; Devi, Shania Puspita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1517

Abstract

Artikel ini membahas terkait tantangan yang dihadapi perusahaan manufaktur Indonesia dalam menyeimbangkan efisiensi biaya produksi dengan mempertahankan kualitas produknya. Topik ini menjadi relevan karena kinerja karyawan merupakan faktor kunci utama dalam menjaga daya saing industri manufaktur. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menganalisis pengaruh motivasi, ketersediaan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan manufaktur. Permasalahan utama yang dikaji adalah sejauh mana motivasi, kompensasi, dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada integrasi ketiga variabel tersebut ke dalam satu model struktural, yang masih jarang diteliti secara komprehensif dalam konteks perusahaan manufaktur lokal di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dari 116 karyawan aktif pada perusahaan manufaktur dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27 untuk menganalisis data. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu uji validitas dan reliabilitas, serta pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, kompensasi, dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi manajer SDM dalam merancang kebijakan peningkatan kinerja yang lebih efektif dan berdampak langsung terhadap produktivitas perusahaan.
Pengaruh Konflik Tugas dan Konflik Hubungan terhadap Adaptasi Sosio-Kultural Karyawan Lintas Budaya Saputri, Ai’syah Larose; Lathif, Sefano Dellya Ratu; Muhammad Yusuf Ariyadi, Ibrahim Salim Taqiyuddin,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11138

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menelaah pengaruh konflik tugas dan konflik hubungan terhadap adaptasi sosio-kultural karyawan perantau yang bekerja di perusahaan multinasional. Dalam perspektif International Human Resource Management (IHRM), adaptasi sosio-kultural dipandang sebagai indikator utama keberhasilan karyawan lintas budaya dalam berinteraksi dan berfungsi secara optimal di lingkungan kerja yang beragam secara budaya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksplanatif yang bertujuan menjelaskan hubungan antarvariabel. Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui instrumen kuesioner terstruktur yang dirancang menggunakan skala Likert lima kategori. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menerapkan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tugas dan konflik relasional berpengaruh negatif secara signifikan terhadap adaptasi sosio-kultural karyawan perantau. Selain itu, konflik hubungan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan konflik tugas, yang mengindikasikan bahwa aspek emosional dan interpersonal merupakan tantangan utama dalam proses adaptasi sosio-kultural di lingkungan kerja multinasional. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual terhadap pengayaan kajian International Human Resource Management (IHRM), sekaligus memberikan implikasi praktis yang relevan bagi pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan multinasional dalam merancang strategi pengelolaan konflik dan peningkatan keberhasilan adaptasi karyawan perantau.Kata Kunci: adaptasi sosio-kultural; konflik tugas; konflik hubungan; karyawan perantau; IHRM.