Fauzi, Muhammad Dahlan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kadar Hemoglobin Perokok Elektrik (Vapor) Pada Pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli Fauzi, Muhammad Dahlan; Situmorang, Nurbaity; Febriantika
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i2.6493

Abstract

Karbon monoksida yang terkandung dalam rokok memiliki afinitas yang besar terhadap hemoglobin memudahkan kedua senyawa tersebut untuk saling berikatan, sehingga mengurangi kapasitas hemoglobin dalam pengangkutan oksigen. Hal ini menimbulkan terjadinya hipoksia jaringan, sehingga tubuh berusaha untuk meningkatkan kadar hemoglobin sebagai kompensasinya. Peningkatan ini dipengaruhi oleh lamanya merokok dan jumlah rokok yang dihisap perhari. Adapun Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan teknik total sampling. Sampel yang diambil pada perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli dengan besar sampel 25 orang. Hasil penelitian diperoleh 23 orang (92.0%) kadar hemoglobin normal dan nilai hemoglobin tinggi sebanyak 2 orang (8.0%). Rerata di dapatkan kadar hemoglobin yaitu (15.4 g/dL) dengan kadar hemoglobin paling tinggi yaitu (18.7 g/dL) dan nilai terendah yaitu (12.2 g/dL). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli memiliki kadar hemoglobin normal.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPLEMENTASI SASARAN KESELAMATAN PASIEN Fauzi, Muhammad Dahlan; Deli Theo; Nur Aini; Arifah Devi Fitriani; Thomson Parluhutan Nadapdap
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/2rkqw789

Abstract

Keselamatan pasien merupakan elemen kunci dalam pelayanan kesehatan dan menjadi indikator mutu rumah sakit. Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kepemimpinan, sumber daya manusia, kerja tim, komunikasi, dan kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasi SKP di Rumah Sakit Umum Bandung Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 50 perawat sebagai responden. Data dianalisis melalui uji univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil univariat menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, berpendidikan D3, dan menilai kebijakan SKP dalam kategori “cukup”. Hasil bivariat menunjukkan bahwa kepemimpinan (p = 0,047), komunikasi (p = 0,000), dan kebijakan (p = 0,002) memiliki hubungan signifikan terhadap implementasi SKP. Sementara itu, sumber daya manusia (p = 1,000) dan kerja tim (p = 0,051) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Analisis multivariat memperkuat temuan ini, di mana hanya komunikasi (p = 0,001; Exp(B) = 105,776) dan kebijakan (p = 0,003; Exp(B) = 0.021) yang berpengaruh signifikan, dengan komunikasi menjadi faktor paling dominan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi SKP sangat bergantung pada efektivitas komunikasi dan kebijakan yang jelas serta terstruktur. Rumah sakit disarankan untuk memperkuat sistem komunikasi internal dan memastikan kebijakan keselamatan pasien diterapkan secara konsisten untuk meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien