Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan dan Sosialisasi Peran Pemuda dalam Membangun Desa di Desa Bakalerek Fahik, Agustino Demelo Julians; Mbawo, Ronaldo Valentino; Welin, Elisabeth Date Masan; Peten, Yasinta Yunrianto Palan; Molan, Kristianus Simon H.
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i2.1888

Abstract

Pengabdian ini bertujuan agar pemuda lebih produktif dan proaktif dalam keterlibatannya di organisasi dan masyarakat. Hasil dari pengabdian bagi karang taruna menuai hasil yang positif dengan semakin menyadari bahwa keberadaan mereka sangat mempengaruhi tingkat kemajuan desa dan adanya langkah untuk berani berbaur dan terlibat proaktif dalam kegiatan desa, baik itu forum-forum resmi maupun non resmi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan keterlibatan pemuda Desa Bakalerek dalam membangun desa. Dalam sosialisasi ini juga diberikan pelatihan kepemimpinan praktis dengan meminta pemuda untuk berbicara di depan umum untuk melatih mental dan kepercayaan diri. Pemuda memiliki potensi besar sebagai tonggak perubahan di masa depan dan inovator sebagai penggerak harus memiliki kemampuan dan kreatifitas, aspek-aspek seperti pengembangan potensi lokal, pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan jaringan atau relasi dengan masyarakat, pemerintah dan organisasi luar, serta memanfaatkan teknologi dengan baik dan mampu meningkatkan kreatifitas pemuda.
Traditional Rites As A Hybrid Accountability Mechanism In Local Financial Supervision: The Relevance Of Bau Lolon In East Flores Lamawuran, Yosef Dionisius; Peten, Yasinta Yunrianto Palan; Kelen, Veronika Boleng; Welin, Elisabeth Date Masan; Medho, Yohana Fransiska
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 10, No 1 (2026): April 2026, Jurnal Trias Politika
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v10i1.8443

Abstract

The weakness of formal accountability mechanisms in local financial governance has led to the persistence of customary-based oversight practices in various local communities, including the Bau Lolon ritual in East Flores. Using an ethnographic qualitative approach, this study employs in-depth interviews, participant observation, and analysis of official documents and customary archives to examine how Bau Lolon functions as a hybrid accountability mechanism. The findings reveal that Bau Lolon functions as both a living law and a traditional integrity pact that binds public officials, contractors, and the community through a cosmic contract believed to carry non-negotiable spiritual consequences. Field findings indicate that this ritual is employed in oaths of office, oversight of development funds, and the resolution of accountability conflicts, thereby providing a moral infrastructure of governance that complements the shortcomings of formal law. This study concludes that Bau Lolon is an instrument of indigenous public administration that affirms the role of customary law in strengthening the integrity of public governance. This study recommends the need for further exploration through mixed-methods approaches and cross-cultural comparative studies to strengthen the empirical basis and expand the global relevance of the concept of ritual-based hybrid accountability.