Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama sebagai Agenda Pendidikan Nasional Lestiani, Devi; Rahma, Mona Asiva; Anjani, Sely Nur
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1649

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peranan penting dalam membentuk perilaku dan sikap yang moderat melalui ajaran mengenai toleransi, penghargaan terhadap multikulturalisme, serta pengakuan atas berbagai pemahaman keagamaan. Mainsteaming moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu penguatan paradigma moderasi, kurikulum, dan pembelajaran. Ketiga Stategi ini berkaitan satu sama lain dalam pengembangan kebijakan penerapan penguatan Moderasi dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Dalam perwujudan moderasi ini dipandang penting mengarah pada Mainstreaming pembentukan sikap dan perilaku moderat yang didukung oleh pemahaman keagamaan yang moderat. Namun, meningkatnya konflik sosial akibat perbedaan agama dan kepercayaan menggarisbawahi kebutuhan akan penguatan moderasi beragama dalam sektor pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebijakan moderasi beragama yang diterapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya di bidang pendidikan. Metode yang dipakai dalam studi ini adalah tinjauan pustaka yang mencakup berbagai kebijakan serta pelaksanaanya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama telah menjadi inisiatif strategis sejak tahun 2016 untuk menanggulangi intoleransi, fanatisme, dan ekstremisme. Langkah ini dilaksanakan melalui penguatan paradigma moderasi, perancangan kurikulum, dan pengembangan metode pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam yang mengedepankan nilai – nilai moderat. Disamping itu, moderasi beragama juga diterapkan dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sebagai platform untuk membangun karakter siswa. Ditengah keragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia, pendidikan yang mengedepankan moderasi beragama menjadi solusi penting untuk meningkatkan keharmonisan sosial. Oleh karena itu, pemerintah harus terus memfasilitasi penerapan moderasi beragama dalam pendidikan. Para pendidik juga perlu diperlengapi dengan pengetahhuan menyeluruh agar dapat menyampaikan nilai – nilai moderasi secara efisien kepada para siswa.
Pembuatan Buku Saku untuk Mewujudkan Wisata Beretika di Kawasan Adat Gunung Hauk Kabupaten Balangan Bahari, Siti Hanifah; Hidayah, Sri; Nailah; Rima; Lestiani, Devi; Jamil, Achmad; Nurmasjida, Giska; Inayah, Alya Noor; Inayati, Rahmah; Haris, Ahmad Abdul; Ramelan, Ampri Wahlul; Hairin, Muhammad; Tindaon, Entry Welny
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.695

Abstract

The village of Ajung in Balangan Regency has great potential for nature and cultural tourism, especially on Mount Hauk, which is revered by the Dayak Pitap community. However, this potential has not been optimally managed due to frequent cultural clashes between tourists and the local community. The main problem is the lack of comprehensive written information about customs and restrictions, resulting in many tourists unintentionally violating sacred norms. This has the potential to damage the environment and cultural values that have been preserved for generations. The proposed solution is to compile a Mount Hauk Tourist Pocket Book as an official guide for tourists. This community service activity was carried out for 40 days, from July 21 to August 29, 2025, in Ajung Village. The implementation method used a participatory approach through live-in, participatory observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGD) to ensure the active involvement of the community in each stage. The result of this activity was the creation of the Gunung Hauk Tourism Pocket Book in print and digital form, which contains an area profile, tourism rules, customary prohibitions, and practical climbing information. This output contributes to increasing tourist understanding, strengthening sustainable tourism management, and minimizing the potential for cultural conflict. Overall, this community service successfully created an ethical tourism guide model based on local wisdom that can serve as an example for the management of similar destinations.