Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA FIFGROUP CABANG PAMULANG TANGERANG SELATAN Badru Tamam; Sheila Ardilla Yughi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 7 (2025): JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan  dan Disiplin kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada FIFGROUP Cabang Pamulang. Metode yang digunakan pada      penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dan Sampel yang digunakan sejumlah 74 Karyawan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode     yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana dan berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial  Pelatihan  berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung 5,019 > t tabel 1,667 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung 2,907 > t tabel 1,667 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Secara simultan Pelatihan dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai F hitung 18,834 > F tabel 3,12 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Dengan analisis regresi linier berganda Y= 2,847 + 0,622X1+ 0,300X2, dan memberikan koefisien determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 61,5%, sedangkan sisanya 38,5% merupakan faktor lain yang tidak diteliti
POLA ASUH ANAK DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: STUDI TAFSIR AL-MUNIR KARYA WAHBAH AZ-ZUHAILI Gustiar Abduloh; Abd. Muid N; Badru Tamam
Madrasah: Journal on Education and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang mendasar antara parenting Barat dan Timur, yakni; parenting Barat berprinsip pada individualisme anak yaitu memberikan banyak kebebasan terhadap tumbuh kembang anak dengan harapan menumbuhkan kedisiplinan. Sedangkan dalam parenting Timur memiliki prinsip mendasar yaitu keterikatan orang tua dengan anak secara emosional, dan segala keputusan dalam keluarga umumnya diputuskan bersama, dalam hal ini parenting timur memiliki tujuan bahwa ada hubungan timbal balik dari anak kepada orang tua. Penelitian ini merumuskan dengan mengklasifikasi ayat-ayat parenting berdasarkan pendekatan usia anak, materi pendidikan, dan metode penyampaian yang digunakan dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap pola pengasuhan anak melalui berbagai contoh seperti kisah Nabi Ibrahim, Luqman al-Hakim, dan Nabi Ya’qub, serta penggunaan komunikasi yang efektif dan bernilai adab dalam proses pengasuhan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggali dan memformulasikan konsep parenting yang terkandung dalam Al-Qur’an berdasarkan pendekatan tafsir tematik, dengan menjadikan Tafsîr al-Munîr karya Wahbah az-Zuhaili sebagai sumber primer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhû’i). Penelitian ini memiliki kesamaan pendapat dengan Abdullah Nasih ‘Ulwan (2004), Abdul Hafizh Suwaid (2009), dan Dzakiyah Daradjat (1996). Keseluruhannya berpendapat bahwa pola asuh Islam ialah suatu pengasuhan yang utuh berdasarkan sikap dan perilaku orang tua terhadap anak sejak dini dalam hal mendidik, membina, membiasakan dan membimbing anak secara maksimal berdasarkan Al-Qur’an dan Sunah. Penelitian ini juga memiliki perbedaan pandangan dengan: Diana Baumrind (1966), Maccoby dan Martin (1983), Laura Markham (2012) keseluruhan para ahli tersebut yang memiliki teori pola asuh anak dengan prinsip individualisme yang mengedepankan kebebasan.
Tawasul Surah Al-Fatihah: Studi Perbandingan Nahdlatul Ulama dan Salafi Saryadi Saryadi; Zakaria Husin Lubis; Badru Tamam
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus: CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v6i3.9649

Abstract

This study examines the differences and similarities between Nahdlatul Ulama and Salafi perspectives on the concept of tawasul through Surah Al-Fatihah and analyzes their socio-theological implications. Using a qualitative approach with library research and content analysis, the study explores religious texts and scholarly literature related to the issue. The findings reveal that the primary difference lies in the methodological approach to religious evidence and worship. Nahdlatul Ulama adopts a contextual ijtihad approach based on maqāṣid al-sharī‘ah and classical scholarly traditions, allowing beneficial religious practices that do not contradict Islamic teachings. In contrast, Salafi adheres to a tawqīfī approach, accepting only acts of worship explicitly supported by the Qur'an and authentic Sunnah while rejecting religious innovations. Consequently, Nahdlatul Ulama permits the recitation of Surah Al-Fatihah as a means of tawasul, including for the deceased, whereas Salafi rejects its ritual use due to the absence of specific textual evidence. Despite these differences, both groups uphold the principle of tawhid, affirm that prayers should be directed solely to Allah, accept tawasul through righteous deeds, recognize the virtues of Surah Al-Fatihah, and reject practices considered contrary to Islamic teachings.