Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) Terutama yang Disebabkan Oleh Seks Bebas Remaja di Dukuh Manggung, Sumberagung Junita, Fina; Ardianto, Lisman Septa; Putri, Anggraeni Widya; Azzahra, Cindy; Husna, Lailatul; Sabilah, Nakkyah Sal; Azizah, Nuriyatul; Wulandari, Sephia; Novitasari, Trilia; Khusna, Zella Nufusul; Purnomosari, Kurnia Rahayu; Ulvia, Rengganis
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 7 No 1 (2025): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v7i1.1436

Abstract

Seksualitas merupakan aspek yang berkaitan dengan reproduksi serta mencakup dimensi fisik, biologis, psikologis, dan sosial. Remaja perlu memiliki kesadaran positif terhadap seksualitas agar dapat membentuk perilaku yang sehat dan menjadi individu yang matang secara jasmani maupun rohani. Kesalahpahaman tentang seksualitas umumnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, misalnya anggapan bahwa alat kelamin merupakan bagian tubuh yang kotor dan tidak boleh disentuh. Globalisasi dan kebebasan informasi telah memicu perubahan perilaku seksual yang tidak sehat, yang berdampak pada berbagai masalah kesehatan reproduksi, seperti pernikahan dini, kehamilan di usia remaja, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual, HIV/AIDS, infertilitas, dan kanker organ reproduksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja Dukuh Manggung mengenai Penyakit Menular Seksual (PMS). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan PMS, khususnya yang berkaitan dengan perilaku seks bebas, agar remaja memahami cara menjaga kesehatan reproduksi, mengenali gejala, serta melakukan tindakan pencegahan. Pemahaman peserta diukur melalui hasil pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Hasil pretest menunjukkan bahwa 16 peserta (55,17%) memiliki pengetahuan yang baik mengenai PMS, terutama yang disebabkan oleh seks bebas. Setelah pemberian materi oleh pemateri, terjadi peningkatan pengetahuan, yang terlihat dari hasil posttest, di mana sebanyak 18 peserta (62,1%) menunjukkan pemahaman yang baik terhadap PMS.
Kesulitan Siswa dalam Belajar Calistung (Studi Kasus terhadap RK Siswa Kelas 1 SDN Sumberurip 01) Nabilla, Sevi Marsha; Julasari, Delia; Azzahra, Cindy; Badrudin, Badrudin; Siregar, Yulia Efrida Yanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11245

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi dimana siswa mengalami kesulitan pada saat proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran biasanya akan dijumpai adanya siswa yang mengalami masalah kesulitan belajar, bahkan siswa yang mengalami kesulitan belajar sering dicap tidak cerdas oleh orang-orang disekitarnya. Pada usia sekolah dasar kasus kesulitan belajar yang sering dijumpai seperti pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Pada penelitian ini penulis melakukan studi lapangan berupa studi kasus yang dilaksanakan pada SDN Sumberurip 01 pada siswa yang berinisial RK. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Dari hasil wawancara dan observasi ditemukan bahwa siswa berinisial RK mengalami kesulitan belajar membaca, menulis, dan berhitung (Calistung). Dengan mengetahui kesulitan belajar yang dialami RK penulis dapat memilih strategi yang tepat, efektif dan efisien untuk diberikan agar membantu siswa RK mengatasi kesulitan belajar yang dialami.
Program Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum tentang Pencegahan Narkoba Menuju Pendidikan Berkualitas di Lingkungan UPT SMP Negeri 1 Kampa melalui Program Kerja Mahasiswa KUKERTA MBKM Desa Sawah Baru Ramdani, Fikry; Azzahra, Cindy; Maharani, Maharani; Tampubolon, Veronica Allysia; Caesar, Muhammad Aisar Akmal; Marbun, Andreas; Bahira, Awra Nela; Xega, Xega; Ramadhani, Siti Hawa; Arafah, Arafah; Pandiangan, Hanna Rida Yolavani
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.477-485

Abstract

The 2025 Community Service Program (KUKERTA) under the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative at the University of Riau was implemented in Sawah Baru Village, Kampa Subdistrict, Kampar Regency, with the aim of supporting Sustainable Development Goal (SDG) 4 on quality education. Although Sawah Baru Village has considerable human potential, awareness of the dangers of narcotics remains limited, posing high risk particularly among school-aged children. Adopting a participatory approach, the students conducted a drug prevention outreach program among the pupils, using lecture presentations, interactive question-and-answer discussions, and poster distribution as supporting media. Evaluation results revealed increased student participation and enhanced understanding of types of narcotics, their harmful impacts, and methods to resist negative environmental influences. The activity proved effective in improving students’ knowledge and awareness. Sustaining this effort requires collaboration among teachers, parents, and relevant authorities to foster a healthy, drug-free school environment. This program also can serve as a model for developing community-based educational ecosystems within schools.