Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemasaran Bimbingan Belajar (Bimbel) Alfasmartcenter Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara Nasution, Ismail; Nasution, Zaitun Husseina; Nurhidayah, Siti; Juwita, Sri; Jawharah, Wei Indah
Journal Economy and Currency Study (JECS) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jecs.v7i1.2751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bimbingan Belajar (Bimbel) Alfasmartcenter di Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Lembaga ini merupakan bimbel lokal yang hadir sebagai solusi pendidikan nonformal untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alfasmartcenter menerapkan tiga strategi utama dalam pemasaran, yaitu melalui media sosial (WhatsApp dan Facebook), promosi dari mulut ke mulut, dan pendekatan langsung ke lingkungan sekitar. Strategi ini dinilai efektif karena sesuai dengan karakteristik sosial masyarakat desa dan mampu membangun kepercayaan secara emosional. Dampaknya terlihat dari meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahun. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan jangkauan promosi, kurang optimalnya pengelolaan media sosial, dan minimnya inovasi konten. Meskipun demikian, Alfasmartcenter terus melakukan upaya perbaikan dengan menyusun program pengembangan yang lebih kreatif dan relevan. Dengan pendekatan yang praktis dan pelayanan yang berkualitas, Alfasmartcenter mampu memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH MENENGAH ATAS Pasa, Frizki Nurul; Irwanto, Irwanto; Juwita, Sri; Nasution, Zaitun Husseina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5311

Abstract

Abstract: Financial Management in Education is a crucial aspect in organizing education that aims to improve school quality. This article aims to analyze the role and implementation of financial management in education as an effort to enhance the quality of Senior High Schools (SMA). This study employs a library research method by reviewing various relevant literature such as books, scientific journals, educational policy reports, and government regulations related to school fund management. The analysis is conducted using a descriptive qualitative approach to illustrate the concepts, sources of funding, and the implications of financial management on educational quality.The findings indicate that effective financial management in education includes four main stages: budget planning, financial organizing, implementation, and supervision of educational funds. Well-planned, transparent, efficient, and accountable fund management has been proven to support various programs aimed at improving educational quality, such as providing facilities and infrastructure, enhancing teacher competence, and developing innovative learning activities. Sources of education funding at the Senior High School level include government funds (such as BOS and DAK), community contributions through school committees, and independent income from school business units. Diversification of these funding sources strengthens the school’s financial independence while also expanding public participation in educational administration.From the perspective of Islamic education, financial management must be carried out based on the principles of trustworthiness (amanah), justice, and public benefit (maslahah) to create blessings and social welfare. Thus, financial management functions not only as an administrative instrument but also as a moral and strategic tool in realizing quality, character-based, and competitive education. This article recommends that each school improve its managerial capacity in financial management and build a transparent, accountable, and sustainable supervisory system to ensure the implementation of quality and integrity-based education. Keywords: Educational Finance Management, School Quality, Senior High School, Transparency, Islamic Education. Abstrak: Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi manajemen pembiayaan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan kebijakan pendidikan, serta peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan dana sekolah. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan konsep, sumber pembiayaan, serta implikasi manajemen keuangan terhadap mutu pendidikan.Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan yang efektif mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan anggaran, pengorganisasian keuangan, pelaksanaan, dan pengawasan dana pendidikan. Pengelolaan dana yang dilakukan secara terencana, transparan, efisien, dan akuntabel terbukti mampu mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan, seperti penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang inovatif. Sumber pembiayaan pendidikan di SMA meliputi dana pemerintah (seperti BOS dan DAK), sumbangan masyarakat melalui komite sekolah, serta pendapatan mandiri dari unit usaha sekolah. Diversifikasi sumber dana tersebut memperkuat kemandirian finansial sekolah sekaligus memperluas partisipasi publik dalam penyelenggaraan pendidikan.Dalam perspektif pendidikan Islam, pembiayaan pendidikan harus dikelola berdasarkan prinsip amanah, keadilan, dan maslahah agar dapat menciptakan keberkahan serta kemanfaatan sosial. Dengan demikian, manajemen pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga sebagai alat moral dan strategis dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing. Artikel ini merekomendasikan agar setiap sekolah meningkatkan kapasitas manajerial dalam pengelolaan keuangan, serta membangun sistem pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, guna menjamin terselenggaranya pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Kata Kunci: Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Mutu Sekolah, Sekolah Menengah Atas, Transparansi, Pendidikan Islam.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTERISTIK ISLAM ANAK MIGRAN DI MUAR JOHOR MALAYSIA Nasution, Adnan Buyung; ZR, Surono; Nasution, Zaitun Husseina; Fitri, Siti Nursyah; Raisyah, Dwi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5271

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of Islamic educational management in shaping the Islamic character of migrant children in Muar, Johor, Malaysia. Migrant children face various challenges, including lack of legal doc- uments, limited access to formal education, and the risk of losing their Islamic identity due to the influence of a new environment. This research employed a qualitative descriptive method conducted at an Islamic educational institution ac- commodating 24 migrant students. The findings reveal that the functions of Islam- ic educational management planning, organizing, actuating, and controlling were consistently implemented despite limited resources. Islamic habituation programs, talent-based guidance, structured learning, and supervision of worship discipline became the school’s main strategies. These efforts successfully fostered Islamic character among migrant children, reflected in their discipline in worship, sense of responsibility, politeness, self-confidence, and teamwork. Thus, Islamic educa- tional management plays a significant role in strengthening Islamic identity and building positive character among migrant children, providing an educational solution amid legal and facility constraints.Keywords: Islamic educational management, character education, migrant chil- dren, Muar Johor. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan Islam dalam pembentukan karakteristik Islam anak migran di Muar, Johor, Malaysia. Anak-anak migran menghadapi berbagai problematika, mulai dari keterbatasan dokumen resmi, akses terbatas terhadap pendidikan formal, hingga risiko kehilangan identitas keislaman akibat pengaruh lingkungan baru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dil- akukan di salah satu lembaga pendidikan Islam yang menampung 24 peserta didik anak migran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen pen- didikan Islam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan telah dijalankan secara konsisten meskipun dalam keterbatasan. Program pembiasaan Islami,  pembimbingan  sesuai  potensi,  pembelajaran  yang  terarah,  sertapengawasan kedisiplinan ibadah menjadi strategi utama sekolah. Implementasi tersebut berhasil membentuk karakter Islami anak-anak migran, yang tercermin dalam disiplin ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepercayaan diri, serta sikap kebersamaan. Dengan demikian, manajemen pendidikan Islam terbukti berperan penting dalam memperkuat identitas keislaman dan membangun karakter positif anak migran, sekaligus menjadi solusi pendidikan di tengah keterbatasan legalitas dan fasilitas. Keywords: manajemen pendidikan Islam, pendidikan karakter, anak migran, Muar Johor.