Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KETERSEDIAAN KOLEKSI BUKU PERPUSTAKAAN DENGAN TINGKAT MINAT BACA SISWA DI MADRASAH MANBAU'L HIDAYAH ASAHAN Aswan, Aswan; Khodijah, Siti; Pramita, Rezky; Pasa, Frizki Nurul; Adelia, Adelia; Ningsih, Putri Dwi; Aldiana, Siti Mia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5390

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of book collection availability on students' reading interest at Madrasah Manba'ul Hidayah Asahan. The method used is library research, where data is collected from various relevant literature and previous studies. The results show that the diversity and quality of book collections significantly affect students' reading interest. Students with access to a diverse range of books tend to show higher reading interest, positively impacting their academic performance. This research provides insights for the madrasah management to continuously improve book collections and design effective strategies to enhance students' reading interest. Keywords: Collection Availability, Reading Interest, Madrasah, Education, Literacy Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca siswa di Madrasah Manba'ul Hidayah Asahan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman dan kualitas koleksi buku berpengaruh signifikan terhadap minat baca siswa. Siswa yang memiliki akses ke koleksi buku yang beragam cenderung menunjukkan minat baca yang lebih tinggi, yang berdampak positif pada prestasi akademik mereka. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola madrasah untuk terus meningkatkan koleksi buku dan merancang strategi yang efektif dalam membangkitkan minat baca di kalangan siswa. Keywords: Ketersediaan Koleksi, Minat Baca, Madrasah, Pendidikan, Literasi
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH MENENGAH ATAS Pasa, Frizki Nurul; Irwanto, Irwanto; Juwita, Sri; Nasution, Zaitun Husseina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5311

Abstract

Abstract: Financial Management in Education is a crucial aspect in organizing education that aims to improve school quality. This article aims to analyze the role and implementation of financial management in education as an effort to enhance the quality of Senior High Schools (SMA). This study employs a library research method by reviewing various relevant literature such as books, scientific journals, educational policy reports, and government regulations related to school fund management. The analysis is conducted using a descriptive qualitative approach to illustrate the concepts, sources of funding, and the implications of financial management on educational quality.The findings indicate that effective financial management in education includes four main stages: budget planning, financial organizing, implementation, and supervision of educational funds. Well-planned, transparent, efficient, and accountable fund management has been proven to support various programs aimed at improving educational quality, such as providing facilities and infrastructure, enhancing teacher competence, and developing innovative learning activities. Sources of education funding at the Senior High School level include government funds (such as BOS and DAK), community contributions through school committees, and independent income from school business units. Diversification of these funding sources strengthens the school’s financial independence while also expanding public participation in educational administration.From the perspective of Islamic education, financial management must be carried out based on the principles of trustworthiness (amanah), justice, and public benefit (maslahah) to create blessings and social welfare. Thus, financial management functions not only as an administrative instrument but also as a moral and strategic tool in realizing quality, character-based, and competitive education. This article recommends that each school improve its managerial capacity in financial management and build a transparent, accountable, and sustainable supervisory system to ensure the implementation of quality and integrity-based education. Keywords: Educational Finance Management, School Quality, Senior High School, Transparency, Islamic Education. Abstrak: Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi manajemen pembiayaan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan kebijakan pendidikan, serta peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan dana sekolah. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan konsep, sumber pembiayaan, serta implikasi manajemen keuangan terhadap mutu pendidikan.Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan yang efektif mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan anggaran, pengorganisasian keuangan, pelaksanaan, dan pengawasan dana pendidikan. Pengelolaan dana yang dilakukan secara terencana, transparan, efisien, dan akuntabel terbukti mampu mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan, seperti penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang inovatif. Sumber pembiayaan pendidikan di SMA meliputi dana pemerintah (seperti BOS dan DAK), sumbangan masyarakat melalui komite sekolah, serta pendapatan mandiri dari unit usaha sekolah. Diversifikasi sumber dana tersebut memperkuat kemandirian finansial sekolah sekaligus memperluas partisipasi publik dalam penyelenggaraan pendidikan.Dalam perspektif pendidikan Islam, pembiayaan pendidikan harus dikelola berdasarkan prinsip amanah, keadilan, dan maslahah agar dapat menciptakan keberkahan serta kemanfaatan sosial. Dengan demikian, manajemen pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga sebagai alat moral dan strategis dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing. Artikel ini merekomendasikan agar setiap sekolah meningkatkan kapasitas manajerial dalam pengelolaan keuangan, serta membangun sistem pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, guna menjamin terselenggaranya pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Kata Kunci: Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Mutu Sekolah, Sekolah Menengah Atas, Transparansi, Pendidikan Islam.
Peran Sanggar Belajar dan Keluarga dalam Pembentukan Akhlak Anak Pekerja Migran Malaysia Wibowo, Kenny Agusto Arie; ZR, Surono; Pasa, Frizki Nurul; Lubis, Yeni
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3217

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam perspektif pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Namun, pendidikan akhlak anak-anak pekerja migran di Malaysia menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan akses pendidikan formal, minimnya tenaga pendidik tetap, serta rendahnya keterlibatan orang tua yang sibuk bekerja di perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sekolah melalui sanggar belajar serta peran orang tua dalam pendidikan akhlak anak pekerja migran, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang dilakukan di sanggar belajar Ladang Kosma, Malaysia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanggar belajar memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan akhlak bagi anak migran, terutama melalui keteladanan, pembiasaan, dan pendekatan afektif guru. Namun, keterbatasan guru tetap menyebabkan pendidikan akhlak belum berjalan secara berkesinambungan. Anak-anak kelas rendah menunjukkan perkembangan emosional yang lebih baik, sementara anak-anak kelas sedang menghadapi masalah kedisiplinan dan sikap moral akibat minimnya pembinaan yang konsisten. Peran orang tua dalam pendidikan akhlak cenderung lemah karena faktor ekonomi dan lingkungan kerja. Penelitian ini menegaskan urgensi keberadaan guru tetap serta sinergi antara sekolah dan orang tua untuk memperkuat pendidikan akhlak anak pekerja migran agar selaras dengan nilai-nilai akhlakul karimah.