Ramadhan, Muhammad Aryo
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KETERAMPILAN KOMUNIKASI EFEKTIF, KOMUNIKASI TERBUKA DAN JELAS DALAM MICRO LEADING Ramadhan, Muhammad Aryo; Mufid, Dyonel Ilham; Ilham, Rahmat; Tarigan, Sry Wahyana Br; Bangun, Gladis Salsabilla; Andriani, Tuti
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 3 (2025): September (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i3.641

Abstract

A common phenomenon in micro-leadership practices across various work environments is poor communication between leaders and team members. Many leaders fail to recognize the importance of open and honest two-way communication and lack the skills to convey instructions or expectations clearly. This study aims to examine in depth how effective communication skills, open communication, and clear communication play a role in supporting the practice of micro leadership (micro leading). The research method used is a literature study, by analyzing various scientific sources, including reference books and national as well as international journal articles relevant to the topic. The findings indicate that effective communication includes the ability to deliver messages accurately, empathetically, and to build two-way dialogue. Open communication creates a participatory space that fosters trust and psychological safety within the team. Meanwhile, clear communication ensures that each member understands their roles, tasks, and expectations accurately. These three aspects support one another and form an essential foundation for the success of micro leadership in building a solid, adaptive, and productive team.
Implementasi Kewirausahaan Sekolah melalui Pengelolaan Kebun Sawit di SMA Negeri 4 Tapung Ramadhan, Muhammad Aryo; Herlinda, Herlinda; Ulfa, Merrina; Ainy, Zulfa; Aulia, Puja
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kewirausahaan sekolah melalui pengelolaan kebun sawit di SMA Negeri 4 Tapung serta menganalisis dampak, faktor pendukung, dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun sawit dimanfaatkan sebagai unit usaha produktif sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan alternatif, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Pengelolaan kebun dilakukan oleh unit khusus yang diketuai langsung oleh kepala sekolah dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta siswa. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan dana sekolah, penguatan tata kelola manajemen, serta pembentukan karakter siswa seperti kemandirian, tanggung jawab, dan kerja keras. Pelaksanaan program juga menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, pengetahuan teknis, fluktuasi harga pasar, dan risiko lingkungan. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan lahan, dukungan internal sekolah, dan potensi ekonomi komoditas sawit. Kesimpulannya, program kewirausahaan berbasis kebun sawit di SMAN 4 Tapung merupakan inovasi pendidikan yang efektif dalam membangun kemandirian sekolah dan jiwa kewirausahaan siswa, serta dapat dijadikan model inspiratif bagi sekolah lain yang memiliki potensi lokal serupa.
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Perguruan Tinggi Ramadhan, Muhammad Aryo; Setyaningsih, Rini; Irawati
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.1.23-33

Abstract

Abstract This article aims to identify the steps for implementing the Internal Quality Assurance System (SPMI) in higher education to improve education quality, to understand the causes of disparities in the implementation of SPMI in higher education, and to explore strategic steps that can be taken to optimize SPMI implementation in universities. The method used in writing this article is a literature study. Data were obtained from secondary sources, consisting of journal articles. The data analysis technique employed in this article is documentation, where journal articles related to the topic were collected using tools such as Google Scholar, DOAJ, and Publish or Perish. The results of the study show that the implementation of SPMI in Indonesian higher education institutions still faces significant challenges. Issues such as limited resources, low commitment to quality, lack of technological support, and uneven policy distribution have created disparities in SPMI implementation. These disparities impact graduate quality, accreditation achievements, and the ability of institutions to compete globally. Strategic measures are proposed to address these challenges, including strengthening institutional resources, integrating information technology, fostering a quality culture, enhancing policy support, and adopting holistic approaches such as the Balanced Scorecard. With these strategies, higher education institutions are expected to optimize SPMI implementation, reduce quality disparities, and establish an equitable, sustainable, and globally competitive higher education system. Keyword: implementation, SPMI, improvement, quality, higher education. Abstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah implementasi SPMI di perguruan tinggi dalam peningkatan mutu pendidikan, untuk mengetahui penyebab terjadinya disparitas dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi, untuk mengetahui langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mengoptimalkan penerapan SPMI di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur. Data diperoleh melalui data sekunder, data sekunder yang dipakai berupa artikel-artikel jurnal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah teknik dokumentasi, pengumpulan artikel-artikel jurnal yang terkait dengan judul dilakukan dengan bantuan Google Scholar, DOAJ dan Publish or Perish. Hasil penulisan menunjukkan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi Indonesia masih menghadapi berbagai kendala signifikan. Permasalahan seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya komitmen terhadap mutu, kurangnya dukungan teknologi, dan tidak meratanya kebijakan menciptakan disparitas dalam pelaksanaan SPMI. Disparitas ini berdampak pada kualitas lulusan, capaian akreditasi, serta kemampuan institusi untuk bersaing di tingkat global. Langkah-langkah strategis diusulkan untuk mengatasi kendala tersebut, termasuk penguatan sumber daya institusi, integrasi teknologi informasi, pengembangan budaya mutu, peningkatan dukungan kebijakan, serta penerapan pendekatan holistik seperti Balanced Scorecard. Dengan strategi ini, diharapkan perguruan tinggi dapat mengoptimalkan penerapan SPMI, mengurangi kesenjangan mutu, dan mewujudkan sistem pendidikan tinggi yang merata, berkelanjutan, dan kompetitif secara global. Kata Kunci: implementasi, SPMI, peningkatan, mutu, perguruan tinggi.
Analisis Dampak Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Ramadhan, Muhammad Aryo; Gunawan, Agus; Lorenza, Saddam; Ainy, Zulfa; Subhan, Mhd
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1111

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa serta menawarkan solusi agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara bijak dalam lingkungan akademik. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, di mana berbagai artikel ilmiah dan laporan penelitian terkini dianalisis untuk mengidentifikasi pola pengaruh AI terhadap proses berpikir kritis. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan AI bersifat ambivalen: di satu sisi, AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendorong pemikiran reflektif, analitis, dan argumentatif ketika digunakan secara aktif dan didampingi dengan literasi digital yang memadai. Namun di sisi lain, penggunaan AI secara pasif dan instan berpotensi mengurangi motivasi berpikir mandiri, melemahkan kemampuan menyusun argumen, serta menurunkan integritas akademik mahasiswa. Ketergantungan terhadap teknologi dapat menyebabkan degradasi proses kognitif yang seharusnya menjadi inti dari pendidikan tinggi. Untuk itu, artikel ini merekomendasikan strategi seperti penguatan literasi AI, integrasi AI dalam pembelajaran berbasis masalah, penggunaan chatbot reflektif, serta evaluasi berbasis proses. Dengan pendekatan yang etis dan pedagogis yang tepat, AI dapat diarahkan menjadi mitra intelektual yang memperkuat daya nalar mahasiswa, bukan sebaliknya.