Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Mengintegrasikan Nilai-Nilai Pluralisme untuk Membangun Karakter Multikultural Siswa Ridwanuloh, Asep; Fitriani, Nia; Faridah, N Ai St Minhatul; Sukandar, Ahmad
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1551

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai pluralisme dan multikulturalisme dalam pendidikan Islam di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini merespons kesenjangan pemahaman tentang bagaimana pendidikan Islam dapat berperan sebagai instrumen membangun sikap toleransi dan saling menghormati di antara berbagai kelompok masyarakat yang beragam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilaksanakan di SDN 090 Cibiru Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, dan sembilan siswa, dilengkapi observasi partisipan dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan 83% pembelajaran PAI mengintegrasikan nilai-nilai multikultural melalui integrasi kurikulum yang sistematis, peran guru sebagai fasilitator inklusif, dan pengembangan sikap toleransi melalui kegiatan sekolah yang beragam. Namun, pemahaman siswa terhadap konsep kompleks seperti keadilan masih terbatas pada 33% responden. Penelitian mengungkap tantangan meliputi keterbatasan sumber daya, kebutuhan pelatihan guru, dan resistensi orang tua. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model empiris implementasi pendidikan multikultural yang mengintegrasikan nilai-nilai universal Islam dengan prinsip keberagaman, mengoperasionalisasikan konsep Rahmatan Lil Aalamiin dalam praktik pendidikan inklusif.
IMPLEMENTASI METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM PEMBELAJARAN PAI (Studi Deskriptif di SDN 090 Cibiru Kota Bandung) Aryani, Wiwik Dyah; Hadijah, Ifah; Ridwanuloh, Asep; Kurniawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1842

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the small group discussion method in the teaching of Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level. This method was chosen for its potential to enhance student engagement, understanding of the material, and social skills.The research was conducted using a qualitative approach, involving observations, interviews, and document analysis from several classes that applied this method. The results indicate that the implementation of small group discussions can increase active student participation in the learning process, deepen their understanding of religious concepts, and encourage collaboration and communication among students. Additionally, students showed improvements in critical and analytical thinking skills when discussing PAI topics. This study recommends that PAI teachers consider using the small group discussion method as an effective teaching strategy to create a more interactive and dynamic learning environment. Thus, it is expected that students will not only gain religious knowledge but also important social skills for everyday life.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode small group discussion dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar. Metode ini dipilih karena potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman materi, dan keterampilan sosial. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen dari beberapa kelas yang menerapkan metode ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan small group discussion dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar, memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep-konsep agama, serta mendorong kolaborasi dan komunikasi antar siswa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dan analitis saat mendiskusikan topik-topik PAI. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI mempertimbangkan penggunaan metode small group discussion sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan dinamis. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan sosial yang penting untuk kehidupan sehari-hari.