Ramadhina, Ratu Rizki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Persediaan Kedelai Sebagai Bahan Baku Tahu (Studi Kasus Industri Tahu Jembar Manah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat) Ramadhina, Ratu Rizki; Mukti, Gema Wibawa
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19799

Abstract

Soybean is the raw material used in the production of tofu. Jembar Manah Tofu Industry is a producer of sumedang tofu that uses an estimation method in purchasing soybean raw materials. This study aims to analyze the production performance of sumedang tofu and the inventory control of soybeans as raw material, also provide inventory control recommendations to optimize inventory costs in the Jembar Manah Tofu Industry. The research design is qualitative with a case study approach. The data were analyzed using descriptive analysis and the Economic Order Quantity (EOQ) method. The results showed that the materials used in tofu production consist of soybeans, coagulant, coarse salt, and cooking oil. The production process includes washing and soaking, grinding, boiling, filtering, coagulating, molding, cutting, marinating, and frying. The industry currently orders soybeans in quantities of 5,000 kg with a frequency of 12 orders per year and a delivery lead time of 1–2 days. By applying the EOQ method, the optimal purchase quantity is 2,484 kg with a frequency of 18 orders per year, safety stock of 250 kg, and reorder point of 500 kg. EOQ implementation can reduce total inventory costs by 20,31%, demonstrating its potential to address uncertainties in the procurement of soybean raw materials.
ANALISIS DAYA SAING USAHA UBI CILEMBU PADA PASAR INTERNASIONAL HONGKONG Yudha, Eka Purna; Karyani, Tuti; Syamsiyah, Nur; Nurjanah, Indah Kartika; Safitra, Diva; Ramadhina, Ratu Rizki; Rahmawati, Fani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23119

Abstract

Indonesia terus mengekspor produk pertanian dalam bentuk segar, yang mengakibatkan harga jual rendah dan ketidakmampuan untuk bersaing dengan produk olahan yang memiliki nilai pasar lebih tinggi. Kondisi ini juga diamati pada kasus ubi jalar, yang sebagian besar diekspor dalam keadaan segar, sehingga menyebabkan nilai pasar rendah dan memengaruhi daya saing komoditas ini. Jawa Barat merupakan pusat produksi utama ubi jalar, khususnya varietas Cilembu, yang diproduksi di Kabupaten Sumedang. Pemasaran ubi jalar Cilembu tidak terbatas pada pasar domestik, karena juga diekspor ke negara-negara seperti Jepang, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, dan Singapura, meskipun dalam bentuk segar. Mengingat potensi ubi jalar Cilembu, penting untuk menganalisis daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap budidaya komoditas ini di Kabupaten Sumedang. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja, dan analisis data dilakukan menggunakan Matriks Analisis Kebijakan (PAM) dan analisis sensitivitas. Budidaya ubi jalar Cilembu di Kabupaten Sumedang terbukti menguntungkan secara finansial dan ekonomi, serta menunjukkan daya saing baik dalam hal keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif.