Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

THE INFLUENCE OF WORK ENVIRONMENT AND LEADERSHIP STYLE ON WORK STRESS AND EMPLOYEE PERFORMANCE Ni Luh Putu Vera Fajarini; I Wayan Terimajaya; Ni Luh Sili Antari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes how work environment and leadership style influence work stress and employee performance. The population of this study consisted of 186 nurses and midwives who were employed in the Inpatient Installation Room of the State General Hospital. The number of subjects included in this study was determined using the Slovin formula, which resulted in a total of 127 people. The research analysis technique employed a multifaceted approach, encompassing several key components. These components included validity and reliability tests, classical assumption tests, and Parth analysis. The findings of the analysis indicated that the work environment and leadership style exerted a negative and significant influence on employee work stress; conversely, the work environment and leadership style demonstrated a positive and significant impact on employee performance. Furthermore, work stress exhibited a negative and significant effect on employee performance, while the work environment exhibited a positive effect on employee performance through employee work stress. The present study sought to ascertain whether work stress could serve as a mediating variable in the relationship between the work environment and employee performance. To this end, an investigation was conducted on the inpatient installation of the State General Hospital. The results of the study indicated that leadership style has a positive effect on employee performance through employee work stress. The present study sought to examine the relationship between leadership style and employee performance in the Inpatient Installation of the State General Hospital. The hypothesis was that work stress would not be a mediating variable in this relationship. The study posits that the leadership of the Inpatient Installation of the State General Hospital can enhance the work environment, refine leadership skills, and alleviate work stress, thereby promoting enhanced employee performance.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN ON ASSET (ROA) PADA KOPERASI MEGA, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN Ni Putu Sudarsani; I Made Hary Kusmawan; I Wayan Terimajaya
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this study are 1) To analyze the effect of Non PerformingLoans (NPL) on Return On Assets (ROA) in the Mega Cooperative, Kediri District,Tabanan Regency. 2) To analyze the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR) on ReturnOn Assets (ROA) in the Mega Cooperative, Kediri District, Tabanan Regency. 3) Toanalyze the effect of Loan to Deposit Ratio (LDR) on Return On Assets (ROA) in the Mega Cooperative, Kediri District, Tabanan Regency. 4) To analyze the effect ofOperational Cost per Operational Income (BOPO) Return On Assets (ROA) on the MegaCooperative, Kediri District, Tabanan Regency. Multiple linear regression analysis was used to test the effect of NonPerforming Loans (NPL), Capital Adequency Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio(LDR), Operational Income Operating Costs (BOPO) on Return on Assets (ROA) inMultipurpose Savings and Loan Cooperatives . In this study, the defensive variables wereNPL (X1), CAR (X2), LDR (X3), BOPO (X4) while the independent variable was ROA(Y) The research results show 1) The value of the regression coefficient for NonPerforming Loans (NPL) is -0.007, the value of this regression coefficient is negativewhich indicates that there is no unidirectional relationship between the variable NonPerforming Loans (NPL) and Return On Assets (ROA). 2) The value of the regressioncoefficient for Capital Adequacy Ratio (CAR) is -0.013, the value of this regressioncoefficient is negative which indicates that there is no unidirectional relationship betweenthe Capital Adequacy Ratio (CAR) variable and Return On Assets (ROA). 3) The valueof the regression coefficient Loan to Deposit Ratio (LDR) is -0.005, the value of thisregression coefficient is negative which indicates there is no unidirectional relationshipbetween the Loan to Deposit Ratio (LDR) variable and Return On Assets (ROA). 4) Themagnitude of the regression coefficient value of Operational Income Operating Expenses(BOPO) is -0.017, the value of this regression coefficient is negative which indicatesthere is no unidirectional relationship between the variable Operating Income OperatingExpenses (BOPO) to Return On Assets (ROA).
PENGARUH MANAJEMEN RISIKO, TRANSFORMASI DIGITAL, DAN STRATEGI BISNIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI PROVINSI BALI Wardani, Made Kusuma; I Wayan Terimajaya
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 5 No. 4 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen risiko, transformasi digital, dan strategi bisnis terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei. Data primer diperoleh dari 200 UMKM yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko, transformasi digital, dan strategi bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik secara parsial maupun simultan. Transformasi digital terbukti sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kinerja keuangan, diikuti oleh strategi bisnis dan manajemen risiko. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi digital, penerapan strategi bisnis yang adaptif, serta pengelolaan risiko yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi, profitabilitas, dan stabilitas keuangan UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memperkuat perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capability Theory pada konteks UMKM berbasis pariwisata, serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berorientasi pada digitalisasi, strategi bisnis, dan manajemen risiko
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJAPEGAWAI PADA DINAS KOPERASI DAN UMKMDI KABUPATEN TABANAN Ida Ayu Sintha Agustina; I Wayan Terimajaya; Ni Putu Sudarsani; Anak Agung Gede Putra
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh karakteristik pekerjaansecara parsial terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM KabupatenTabanan. 2) pengaruh kompetensi secara parsial terhadap kinerja pegawai pada DinasKoperasi dan UMKM Kabupaten Tabanan. 3) Pengaruh lingkungan kerja secaraparsial terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM KabupatenTabanan. 4) pengaruh karakteristik pekerjaan, kompetensi, dan lingkungan kerjasecara simultan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKMKabupaten Tabanan.Data yang digunakan adalah data primer berupa data crosssection pada tahun 2022 dan tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian iniadalah regresi linear berganda dengan uji t dan uji F.Hasil penelitian menunjukkan 1) karakteristik pekerjaan secara parsialberpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi danUMKM Kabupaten Tabanan. 2) kompetensi secara parsial berpengaruh positif dannyata terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM KabupatenTabanan. 3) lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan nyata terhadapkinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tabanan. 4)karakteristik pekerjaan, kompetensi, dan lingkungan kerja berpengaruh nyata secarasimultan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM KabupatenTabanan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH TABUNGANPADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DI PROVINSI BALITAHUN 2013-2022 I Wayan Terimajaya; Ni Putu Sudarsani; Dr.I Nyoman Widhya Astawa; Ida Ayu Sintha Agustina
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perkembangan perbankan di Provinsi Bali telah didukung pula olehpertumbuhan pertumbuhan jumlah penduduk. Besarnya besarnya jumlahpenduduk merupakan ukuran kepadatan penduduk yang menunjukkanperbandingan antara yang kaya dengan penduduk yang miskin. Selain jumlahpenduduk dan inflasi, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perbankan melaluipeningkatan jumlah dana tabungan adalah tingkat suku bunga tabungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, inflasi dantingkat suku bunga tabungan berpengaruh secara parsial maupun simultanterhadap jumlah tabungan pada BPR di Provinsi Bali. Penelitian ini merupakanpenelitian eksplanatori. Data dalam penelitian merupakan data sekunder yangyang diperoleh dari Badan Pusat Statisttik (BPS) Provinsi Bali yang digunakanmerupakan data sekunder 10 tahun yaitu dari tahun 2013 sampai dengan tahun2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasilanalisis data menunjukkan bahwa: (1) Jumlah penduduk (X1) mempunyaipengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah tabungan pada BPRl di ProvinsiBali, (2) Inflasi (X2) mempunyai pengaruh tidak signifikan terhadap jumlahtabungan pada BPR di Provinsi Bali, (3) Tingkat suku bunga Tabungan (X3)mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah tabungan pada BPRdi Provinsi Bali, (4) Jumlah penduduk, inflasi dan tingkat suku bunga Tabunganberpengaruh signifikan secara simultan terhadap jumlah tabungan pada BPR diProvinsi Bali 
Anomali Suku Bunga: Analisis Determinasi Jumlah Nasabah dan Faktor Makroekonomi terhadap Simpanan Masyarakat pada BPR di Kabupaten Badung (2014-2023) I Made Sumantra; I wayan Terimajaya; Ngurah Wisnu Murthi; I Komang Trisna Eka Putra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tingkat suku bunga tabungan, jumlah nasabah, dan inflasi berdampak pada jumlah simpanan masyarakat pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Badung dari tahun 2014 hingga 2023. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis data; program SPSS digunakan untuk melakukannya. Tingkat suku bunga dan inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah simpanan, tetapi penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel jumlah konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah simpanan. Hasil menunjukkan bahwa jumlah pelanggan adalah faktor utama dalam pengambilan dana pihak ketiga pada BPR di Kabupaten Badung. Disarankan bagi pengelola BPR untuk meningkatkan kualitas layanan guna menarik lebih banyak nasabah dan bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas makroekonomi guna mendukung pertumbuhan simpanan masyarakat.