Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Analisis Beban Kerja Pada Pekerja Departemen Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) di PT Mulia Jaya Mandiri Balikpapan Pratama, Alrazak Yudha; Andrianti, Irma; Syamtinningrum, Maeka Dita Puspa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i8.61246

Abstract

HR plays a very important role in the success of an organization. To ensure that a job is achieved, the worker's workload should not exceed the worker's capacity to complete a job. Observations were carried out directly on 8 production worker sections carried out for three months at PT. Mulia Jaya Mandiri Balikpapan (PT. MJM) with 10 observations for 1 field of work in each type of production work. The results of the workload survey can be caused by the limited capacity of workers in processing their work or when processing information at PT. MJM, it was found that there were levels of workload experienced by workers, such as a worker who completed 2 jobs simultaneously with limited capacity. Based on the problems above, it is necessary to measure the workload of PT. MJM workers, where this can make the company's performance increase and reduce overtime working hours with the help of the Full Time Equivalent (FTE) method where the first step is to determine worker resources, determine cycle time, determine worker rating factor, determine allowance, calculate normal time and standard worker time, determine the FTE value and after that it is entered into the FTE assessment index the results obtained 2 jobs fall into the overload category, namely purchasing workers and casing rolling operator workers 1 with FTE values โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹of 1.29 and 1.39. It is known that the cause of the workload at PT. MJM, namely the lack of worker resources in the production section, due to the purchasing section, and the 2 Machine operator workers (Casing Threading) lacking worker resources coupled with the high consumer demand in November 2024 - January 2025. Recommendations for improvement by rearranging job descriptions for production workers and adding the number of competent and expert production worker resources in purchasing work and casing rolling machine operators, so that they can be more effective and efficient at PT. MJM
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Lapangan di PT Pertamina RU V Terminal Lawe-Lawe) Aditya, Muhammad Zelhan; Lukman, Lukman; Syamtinningrum, Maeka Dita Puspa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i8.61251

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kepedulian terhadap pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, terutama di sektor energi dan perminyakan yang memiliki risiko tinggi seperti di PT Pertamina RU V Terminal Lawe-Lawe. Fokus utama tertuju pada para karyawan lapangan yang setiap harinya bekerja dalam kondisi yang menuntut fisik dan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana aspek keselamatan kerja dan kondisi lingkungan kerja memengaruhi semangat dan kinerja para pekerja. Penelitian ini melibatkan 34 karyawan lapangan sebagai responden, data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang khusus untuk menggali persepsi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan uji statistik parsial (t-test) dan simultan (F-test) sebagai metode analisis data. Berdasarkan hasil uji parsial, ditemukan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih rendah dari ambang batas 0,05. Hal serupa juga terlihat pada variabel lingkungan kerja, yang terbukti memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,010. Adapun dari hasil pengujian simultan melalui uji F, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan kerja secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa kedua aspek tersebut memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas kinerja sumber daya manusia di lingkungan kerja.