Salim Hasan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP HARAPAN BHAKTI MAKASSAR Muh.Kemal Makassau; mustamin; Salim Hasan; Syarifa Raehana; Abdul Wahab
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX di SMP Harapan Bhakti Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Prosedur dalam Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa dari kelas IX SMP Harapan Bhakti Makassar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penerapan Wordwall sangat layak digunakan dalam pembelajaran karena Wordwall memiliki fitur yang sangat beragam dan menarik, memungkinkan siswa untuk belajar secara aktif dan tidak merasa bosan di dalam kelas. Hasil penerapan media pembelajaran Wordwall pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX di SMP Harapan Bhakti Makassar menunjukkan adanya peningkatan, yaitu pada pra siklus, sebanyak 13 siswa (40,6%) mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 72,8. Pada siklus I, 22 siswa (68,75%) mencapai ketuntasan dengan skor rata-rata 80,93. Pada siklus II, 29 siswa (90,625%) mencapai ketuntasan dengan skor rata-rata 90,31. Kesimpulannya, terdapat peningkatan hasil belajar dan minat siswa setelah penerapan media Wordwall.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima Andi Mauludin; Ahmad Hakim; Salim Hasan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16068

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk : (1) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (2) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (3) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak positif dan negatif dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabaupaten Bima. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang berupaya memberikan gambaran mengenai fenomena dan keadaan yang terjadi di lokasi penelitian berdasarkan kondisi alamiah dari objek penelitian. Pada Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk mempelajari dan memahami nilai-nilai pendidikan Islam pada tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan tradisi Mbolo Weki di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima dilaksanakan dengan (1) Mbei Sura (Mempersiapkan Undangan) (2) Doho Kambolo (Duduk Melingkar) (3) Kaboro Piti (Pengumpulan Sumbangan) (4) Kegiatan Utama (5) Penutup. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo yakni (1) Nilai Relgius, nilai yang dimaksud adalah nilai Akidah yakni adanya ritual Peta Kapanca (Peletakan daun Inai) dan penyediaan 99 butir telur. (2) Nilai Sosial, terdapat dalam Ritual Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu) dan Teka Ra Ne’e (Gotong Royong), ialah nilai Ta’awun (tolong menolong) dan nilai Ukhuwah (Persaudaraan). (3) Nilai Akhlak/Pendidikan Karakter, tampak dalam pelaksanaan Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu), perempuan mengenakan Tembe Nggoli (Sarung Tenun Adat Bima) atau Penggunaan Rimpu (Menutup Aurat). (1) dampak positif sangat membantu setiap kebutuhan warga seperti kebutuhan material maupun kebutuhan seperti tenda atau kursi sebagai wadah dilaksanakanya Mbolo Weki. (2) dampak negatif adanya masyarakat yang tidak sempat menghadiri rangkaian acara Mbolo Weki akan di nilai negatif.