Claim Missing Document
Check
Articles

Kompetensi Pengadilan Agama dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Makassar St. Musdalifa; Syarifa Raehana; Abbas Alimayo
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.211

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui bagaimana kompetensi pengadilan Agama Makassar dalam menyelesaikan sengketa masalah syariah baik dari kemampuan hakim maupun kompetensi dalam model penyelesaian yang digunakan. Kedua, untuk mengetahui apa saja tantangan Pengadilan Agama Makassar dalam penyelesaian sengketa Ekonomi Syariah terkait dengan adanya kewenangan baru gugatan agama dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode wawancara mendalam serta analisis dokumen.Kesimpulan dari penelitian ini yakni Pengadilan Agama Makassar dalam menjalankan kewenangannya menyelesaikan sengketa ekonomi syariah sudah dan berkompeten, ini dilihat dari sumber daya manusianya yakni Hakim yang diberi tugas untuk menyelesaikan sengketa Ekonomi Syariah telah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat. Walaupun  Pengadilan Agama Makassar telah memiliki sumber daya manusia yang berkompeten akan tetapi persentase jumlah sengketa ekonomi syariah yang masuk masih sedikit. Ini karena kurangnya pengetahuan dan kepercayaan masyarakat kepada Pengadilan Agama dan sengketa ekonomi syariah masih dapat diselesaikan di luar Pengadilan Agama.Kata Kunci : Kompetensi Pengadilan Agama, Sengketa Ekonomi Syariah
Dampak Sosial Media Bagi Pembinaan Anak dalam Keluarga Syarifa Raehana; Jufri M. Zain
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 1, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v1i1.23

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosial media terhadap perkembangan perilaku anak dan dampaknya bagi pembinaan anak dalam keluarga. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Simpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan sosial media memiliki dampak postif dan negatif bagi siswa. Dengan adanya media sosial dapat dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan keharmonissan dalam lingkup rumah tangga. Media sosial dapat dijadikan saran untuk mempererat silaturahmi antar keluarga. Dibutuhkan kebijaksanaan ornag tua dalam mendidik anak agar anak menggunakan media sosial dengan cerdas, untuk dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan potensi dirinya. Perlu ada keseimbangan antara pengguna media sosial dan menjaga keharmonisan keluarga.
PESAN DAKWAH PADA FILM ANIMASI UPIN DAN IPIN EPISODE BAHAGIA SUASANA RAYA DAN RAMADAN DIBERKATI Saldi, Muhammad; Setiawati , Nur; Hasriani , Andi; Raehana , Syarifa; Syamsuriah , Syamsuriah
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serial animasi Upin dan Ipin merupakan Film Animasi yang sangat digemari oleh anak-anak bahkan dikalangan remaja maupun dewasa. Film Animasi ini sangat menarik untuk diteliti karena serial kartun Upin dan Ipin merupakan salah satu Animasi yang banyak memberikan pemahaman tentang keislaman kepada anak-anak. Penulis memilih animasi Upin dan Ipin sebagai objek penelitian dengan mengambil dua episode dalam chanel YouTubnya yakni Bahagia Suasana Raya dan Ramadan Diberkati karena penulis menganggap Film Animasi ini mempunyai nilai keislaman yang lebih untuk diserap dan sebagai edukasi untuk anak-anak saat ini dibandingkan dengan Film Animasi lainnya yang sering bermunculan ditelevisi.Penulis meneliti tentang Pesan Dakwah yang terdapat dalam Film Animasi Upin dan Ipin Episode Bahagia Suasana Raya dan Ramadan Diberkati dengan tujuan untuk melihat metode Dakwah yang digunakan serta pesan dakwah yang terkandung didalamnya. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara mendalam serta menyeluruh, peneliti menggunakan Metode kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan tentang pesan-pesan dakwah yang terkandung didalamnya, Kemudian data tersebut diuraikan, dianalisis, dan dibahas untuk menjawab permasaalahan tersebut dengan menggunakan analisis isi (Content analysis). Pengumpulan data penelitian diperoleh dari sumber observasi dan dokumentasi, yakni scane, gambar, dialog dan juga simak dan catat point point yang diperluka.Hasil penelitian ini ditentukan bahwa film Animasi Upin dan Ipin Dua Episode yakni Bahagia Suasana Raya yang berdurasi 28 menit 38 detik dan Ramadan Diberkati berdurasi 20 menit 30 detik ini, menggunakan Metode Dakwah Bil-Lisan dan terdapat pesan-pesan dakwah yang terkandung di dalamnya, diantaranya Pesan dakwah Akidah: Ikhlas. Pesan dakwah Akhlak: membaca doa sebelum makan, sikap sabar, mengucapkan salam, dan tolong menolong. Serta Pesan syariah: menjalankan ibadah puasa, niat puasa, saling berbagi dan sholat tarwih hingga silaturahmi antar agama.
Komunikasi Ammatoa dan pemerintah desa dalam pemberian sanksi terhadap pelanggaran Pappasang di desa tanah towa Zulfahmi; H. Nashiruddin pilo; Syarifa Raehana
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 2 No. 3 (2024): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v2i3.543

Abstract

Komunikasi merupakan sebuah proses iteraksi atau dialektika antara satu dengan yang lain. Yang dimana sebuah gagasan di alihkan dari suatu sumber baik itu oerindividu maupun kelompok, dengan tujuan untuk mengubah alur proses komunikasi tiap individu yang biasanya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tergantung dimana seseorang itu berada. Cara berkomunikasi dalam hal ini adalah dengan berdialog secara tatap muka yakni suatu proses yang di lakukan oleh pihak pemerintah dan masyarakat baik itu untuk menemukan jawaban agar kedepannya dapat menemukan solusi yang efektif tentang cara Komunikasi Ammatoa dengan pemerintah desa dalam pemberian sanksi terhadap pelanggaran pappasang di desa tanah toa kecamatan kajang kabupaten bulukumba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi Ammatoa dengan pemerintah desa dalam pemberian sanksi terhadap pelanggaran pappasang di desa tanah towa kecamatan kajang kabupaten bulukumba. Adapun jenis penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Dalam penelitian ini, sumber data primer dan sekunder dikonsultasikan. data primer dari tokoh masyarakat dan bahan sekunder yang diperoleh melalui buku, jurnal, dan pencarian referensi yang relevan dengan penelitian ini. Tiga pendekatan digunakan untuk memperoleh data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Ada tiga langkah yang terlibat dalam penerapan teknik pengelolaan dan analisis data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa langkah yang di gunakan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi Ammatoa dan Pemerintah Desa dalam pemberian sanksi terhadap pelanggaran “Pappasang”di kecamatan kajang kabupaten Bulukumba masih jarang terjadi diskusi, hal ini dilihat dari indikator (1) Aprehensi komunikasi , (2) Self- Disclosure , (3) Penilaian sosial , dan (4) Penetrasi sosial. Faktor Faktor penghambat keharmonisan yang dihindari pasangan beda agama yaitu (a) Labeling,  (b) Dichotomiying, dan (c) Assuming inflexibility.
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENCEGAH PAHAM RADIKALISME DI DESA TADANG PALIE KECEMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG Zulham, Zulham; Shamad, M. Ishaq; Syamsuriah, Syamsuriah; Tahir, Musafir; Raehana, Syarifa
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 4 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme merupakan suatu gagasan, ide, atau gerakan yang menghendaki perubahan secara menyeluruh baik dalam lingkup sosial, politik, maupun keagamaan dengan mengandalkan kekerasan. Studi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui gerakan paham radikalisme di Desa Tadang Palie, Kecematan Cempa, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawacara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan yaitu bahwa gerakan paham radikalisme di Desa Tadang Palie, Kecematan Cempa, masih dilakukan sebagian kecil dari masyarakat yang telah terpapar paham radikalisme. Perkiraan sekitar 10% sudah ada yang sudah terpapar paham radikalisme. Hal ini dapat dibuktikan, sholat tidak ada lagi pengajian radio masjid terlibih dahulu langsung saja adzan, padahal sebelumnya masyarakat di sini selalu putar bunyi Al-Qur’an sebelum adzan. Menjustifikasi bahwa kegiatan maulid, tahlilalan, syukuran dan lain-lain itu adalah bid’ah. Pemahaman ini sudah terlalu melenceng dan dapat mengubah budaya di kampung yang selama ini terjaga. Bahkan aliran ini menggangap aliran meraka seolah-olah yang selalu benar.
PESAN DAKWAH HABIB HUSEIN JA’FAR AL-HADAR DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE Alboneh, Abdulqadir; Raehana , Syarifa; Hasriani, Andi; Setiawati , Nur; Baedah , Said Syarifuddin Abu
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 4 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

YouTube merupakan sebuah platform berbagi video online yang memungkinkan penggunanya untuk mengunggah, menonton, dan membagikan video. YouTube dapat dijadikan sebagai media dakwah yang dapat memudahkan para penggunanya dalam bentuk video seperti yang dilakukan Habib Ja’far dengan akunnya bernama Jeda Nulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa isi pesan dakwah yang disampaikan Habib Ja’far melalui channel YouTubenya dan mengetahui bagaimana tanggapan Mad’u setelah menonton videonya. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi yaitu pengamatan yang dilakukan adalah pengamatan pada masyarakat media sosial dan data yang dikumpulkan dengan perkataan gambar dan bukan angka, adapun data yang didapatkan peneliti dari wawancara dengan informan yakni para followers Habib ja’far serta dokumentasi yang berhubungan dengan video dalam channel YouTube Habib Ja’far. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pesan Dakwah yang terdapat pada video dalam channel YouTube Habib Ja’far memiliki pesan dakwah yang beragam yaitu meliputi Akidah, Akhlak dan Syariah. Pada video berjudul “Mukjizat itu gak masuk akal?” Pesan akidah yang disampaikan berupa nasihat bagi mereka yang awam atau tidak mempercayai mukjizat. Kemudian pada video yang berjudul “Sholatlah” dan “Jilbab” Pesan dakwah syariah yang disampaikan Habib meliputi pentingnya melaksanakan sholat dan berjilbab bagi perempuan, serta pada video yang berjudul “Kenapa kita senang melihat orang lain susah?” dan “Adab kita saat dibacakan Al-qur’an” pesan dakwah akhlak yang disampaikan mencakup hubungan kita dengan manusia lain dan hubungan kita dengan Allah swt. Dakwah yang disampaikan Habib pun disampaikan secara lembut dan tidak kaku. Tanggapan mad’u terhadap dakwah yang disampaikan Habib baik karena Habib menyampaikan materi dengan rasional dan dikemas dengan humor anak muda sehingga mad’u-nya mudah memahami apa yang disampaikan Habib Ja’far.
Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Jual Beli Rambut Untuk Sambung Rambut (Studi Kasus di Salon Aura Beauty Minasa Te’ne Pangkep) Septiani, Fheby; Raehana, Syarifah; Hasriani, Andi
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 3 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v3i2.169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinajuan hukum ekonomi syariah tentang jual beli rambut untuk sambung sambung rambut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian pertama praktek jual beli rambut untuk sambung rambut di Salon Aura Beauty Minasa Te’ne yaitu dengan mengumpulkan sisa potongan rambut pelanggan kemudian diolah dan dijual kembali kepada pelanggan sambung rambut. Selain itu rambut yang diolah bukan hanya didapatkan dari pelanggan potong rambut akan tetapi dari pelanggan yang datang ke salon untuk melakukan smooting rambut. Perspektif Hukum Ekonomi Syariah terhadap jual beli rambut untuk sambung rambut di Salon Aura Beauty hukumnya haram berdasarkan pandang empat mazhab yang mengatakan bahwa tidak boleh memperjual belikan rambut manusia, kecuali orang tersebut membutuhkan rambut itu untuk dijadikan wig (rambut palsu) untuk menutupi kepala yang tidak memilik rambut karena penyakit yang parah.
Pinjaman Online Pada Aplikasi Akulaku Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia) Wandasari, Wulan; Bunyamin, Andi; Raehana, Syarifa; Hasriani, Andi
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 3 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v3i2.171

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pinjaman online yang sedang marak saat ini. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan mendesak dan tidak adanya biaya mendorong para mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia melakukan pinjaman online pada aplikasi Akulaku. Selanjutnya peneliti juga menyimpulkan bahwa pinjaman online diperbolehkan jika transaksi di dalamnya tidak mengandung unsur maisir, gharar, haram, riba dan bathil. Namun dalam transaksi pinjaman online di aplikasi Akulaku penulis menemukan adanya unsur riba, maka dari itu transaksi tersebut dianggap tidak sah karena salah satu syarat pokok dalam akad belum terpenuhi. Syarat tersebut berkaitan dengan objek yang diperdagangkan, di mana tambahan atau bunga yang terkait dengan objek kredit dianggap sebagai bentuk riba karena adanya penambahan biaya saat pengembalian pinjaman.
Analisis Jual Beli Akun Game Online Mobile Legends Bang-Bang Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat) Muhaimin, Muhaimin; Lawang, Hasanna; Raehana, Syarifah
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 3 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v3i2.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik jual beli akun game online Mobile Legends Bang Bang dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mekanisme jual beli akun game online Mobile Legends Bang Bang di Kecamatan Wonomulyo melibatkan beberapa tahapan. Proses transaksi umumnya diawali dengan penawaran akun melalui media sosial atau forum game, dilanjutkan dengan negosiasi harga dan verifikasi keaslian akun. Transaksi dapat dilakukan secara online atau tatap muka, dengan durasi proses berkisar antara 1-3 hari. Dari perspektif hukum Islam, transaksi ini umumnya memenuhi rukun jual beli (penjual, pembeli, objek transaksi, dan ijab qabul), tetapi terdadat gharar.
The Islamic Message in the Film "Ipar Adalah Maut" (A Semiotic Analysis of Ferdinand de Saussure) Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam; Setiawati, Nur; Hasriani , Andi; Raehana , Syarifa; Nengsi , Ratika
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3723

Abstract

Penelitian ini fokus pada media film yang efektif dalam menyampaikan pesan dan informasi khususnya pesan dakwah yang disampaikan kepada seluruh khalayak melalui film salah satunya adalah film Ipar is Maut. (1) Untuk mengetahui bagaimana pesan dakwah yang disampaikan dalam film Ipar is Maut. (2) Untuk mengetahui pesan dakwah apa saja yang terkandung dalam film Ipar is Maut. Dalam mencari jawaban atas permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah film Ipar is Maut. Sedangkan yang menjadi fokus analisis adalah potongan-potongan gambar atau dialog yang terdapat dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data melalui observasi hasil observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure, yaitu menggunakan bahasa sebagai tanda, dan setiap tanda tersusun dari penanda (signifier) ​​dan petanda (signified) sehingga menghasilkan sebuah makna (referent/realitas eksternal). Kesimpulannya film Ipar is Maut mengandung pesan dakwah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, melalui teori semiotika Ferdinand de Saussure, makna dakwah yang disampaikan memiliki pesan-pesan verbal, non verbal dan mengandung unsur-unsur dakwah keimanan, syariat, akhlak yang pesan dakwahnya sebagai berikut: (1) Menolong orang lain (2) Menyempurnakan sebagian agama (3) Dzikir selalu mengingat Allah (4) Menghormati orang tua (5) Doa dan kesabaran (6) Membaca surah Yasin (7) Berbuat zina dan maksiat (8) Ipar adalah Maut.
Co-Authors A, Nurfadila Abbas Alimayo Abdillah, Ikram Abdul Wahab Abdullah, Nuraeni Abu Baedah, Said Syafuddin Afif Ma’ruf Afrianti, Ifa Ahmad Ahmad A Ahmad Hakim Akil, M Akil, Muh Alboneh, Abdulqadir Alfisyahri, Alfisyahri Algazali, Muhammad Alwi, Auliah Amiruddin K. Andi Bunyamin Andi Bunyamin Andi Herawati Andi Mulyadi Andi Mulyadi Angriani Putri, Aisyah Arsyad, Yusri M Arsyad, Yusri Muhammad Atika, Nur Atjo, Noerrachman Ayu, Fitrah Mutiara Baco, Rispa Damayanti Baedah, Said Syarifuddin Abu Bambang Sampurno, Bambang Bunyamin, Andi Darmawangsa, Andi Elena Mariantika Fauziah Ahmad Fina Damayanti, Nurul Fitrayani Shultan H. Nashiruddin Pilo Hafid, Ekaradiah Harahap, Anggie Felysha Hasibuddin Mahmud Hasibuddin, M Hasriani , Andi Hasriani, Andi Hasryana B Husnul Khatimah Idrian Jaya Indarwati, Yayu Irman, Dilla Jamaluddin Jufri Jufri Lawang, Hasanna M Akil M Akil M. Akil, M. M. Nasir Hamzah Mallongi, Maryati Mappeasse, Nurul Zazkiyah MARTINI Muh.Kemal Makassau Muhaimin Muhaimin Muhammad Ishaq Shamad Muslimin Kara Mustamin Mustamin Mustamin Nashiruddin Pilo Nasriah Nasriah Nengsi , Ratika Nengsih, Ratika Nur Setiawati Nurhidayanti Nursetiawati Nursetiawati Nurul Hikmah AS Nurul Qadriyyah. Ak, Nurul Pawe, Nunung Indrawati Puspita, Nuraeni Qadri, Muh Rahman, Aly Fathur Rahmat Hidayat Rahmatullah, Sity Raihannatul Jannah Rosmiati Rosmiati Rosmini Rosmini S, Ansar. Sabial Masani Hasan Said Syaripuddin Said, Taufikurrahman Saldi, Muhammad Salim Hasan Salsyabila, Hasnia Satriani Satriani Septiani, Fheby Setiawati , Nur Sriwahyuni, Ilfa St. Musdalifa Subaedah Subaedah, Subaedah Sudarmono R, Muh Aidil Sudarmono, Muh Aidil Sudirman, Putri sumardin, sumardin Surani Syafei, Achmad Syafril Syahid, Akhmad Syahid, Akhmad syahrul, muhammad Syamsuriah , Syamsuriah Syamsuriah, Syamsuriah Syarifuddin, Said Tahir, Musafir Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam Ummu Kalsum Wana Ikhwana Wandasari, Wulan Wulandari, Astrika Yanti, Rahma Yasir Arafat Zulfahmi Zulham Zulham