Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Preliminary Study on the Influence of Blade Shape and Quantity in Water Turbines using the INA219 Sensor SAGALA, MONAESA; MAHDALYA, ELLIN ERNITA; SIHOMBING, YOSIA PANDU; ULANDARI, TRESI PITRIA; SULISTIANI, EVI; YULIZA, ELFI; EKAWITA, RISKA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 13, No 3: Published July 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v13i3.314

Abstract

The design of turbine blades plays a crucial role in enhancing the efficiency of converting the kinetic energy of water into electrical energy, particularly on a small scale. This study aims to evaluate the influence of blade shape and number on turbine performance, as well as to compare the accuracy of voltage measurements using an INA219 sensor based on Arduino Uno with a digital multimeter. Four blade shapes were tested: cylindrical, semi-cylindrical, concave oval, and flat plate, each configured with 4 and 8 blades. Tests were conducted under three water flow rate conditions (low, medium, and high) to observe the optimization process of turbine performance. The results showed that the cylindrical blade with 8 blades produced the highest voltage of 1.03 V at high flow rate. The average measurement difference between the sensor and the multimeter was ±0.015 V, indicating good accuracy. These findings confirm that the cylindrical blade is the most efficient, and the INA219 sensor based on Arduino is suitable for use in micro-hydro turbine voltage monitoring systems.
Peningkatan Literasi Teknologi Siswa SMA Negeri 4 Bengkulu Tengah melalui Pengenalan dan Pelatihan Pesawat Tanpa Awak Yuliza, Elfi; Ekawita, Riska; Samdara, Rida; Suhendra; Irkhos; Sihombing, Yosia Pandu; Laksono, Tsaqif Maulana A.
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/icomes.v5i2.45624

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berimbas pada ketersediaan berbagai teknologi yang semakin terjangkau serta aplikasi yang semakin luas. Untuk dapat memanfaatkan berbagai teknologi yang tersedia, dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman dalam pemanfaatannya agar diperoleh dampak yang lebih besar. Civitas kampus merupakan salah satu elemen masyarakat yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan berbagai teknologi. Lebih lanjut, teknologi drone adalah peralatan yang dimiliki dan digunakan di Jurusan Fisika FMIPA Universitas Bengkulu untuk kegiatan pemetaan dan kebencanaan, potensi energi terbarukan, kejadian rip current dan berbagai aktivitas lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan literasi teknologi serta pengenalan kehidupan kampus melalui teknologi yang dimiliki kampus melalui pengenalan teknologi drone. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dari diskusi dengan guru bimbingan konseling SMAN 4 Bengkulu Tengah. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian yang terdiri dari pembukaan, pemaparan materi, demo dan hands-on penggunaan drone. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa, diberikan kuesioner sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan khalayak sasaran terkait teknologi drone dan pemanfaatannya. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini telah mampu meningkatkan kemampuan literasi teknologi terutama teknologi drone khalayak sasaran siswa SMA Negeri 04 Bengkulu Tengah.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN PANEL SURYA PADA POMPA AIR UNTUK MENDORONG KEMANDIRIAN PANGAN Yuliza, Elfi; Sipriyadi, Sipriyadi; Daratha, Novalio; Intara, Yazid Ismi; Yosmar, Siska; Irkhos, Irkhos; Yusup, Pajri; Sihombing, Yosia Pandu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38441

Abstract

Abstrak: Desa Banjarsari memiliki lahan pertanian yang cukup luas dengan sistem pengairan bersifat tadah hujan. Di sisi lain, disekitar persawahan terdapat sungai yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pengairan, namun dengan posisi lebih rendah . Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan inovasi sistem pengairan pompa air berbasis energi surya dengan tujuan penyediaan sistem pengairan berbasis energi bersih dan sosilisasi penggunaan sistem. Adapun khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah kelompok tani dan perangkat desa yang berjumlah 20 orang. Pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 3 tahap yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan penyiapan sistem di laboratorium dan diskusi pelaksanaan kegiatan dengan mitra. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pemasangan sistem, sosialisasi dan pelatihan. Sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Berdasarkan tahapan yang dilakukan, dihasilkan sistem pengairan berbasis pompa panel, peningkatan pengetahuan dan keahlian khalayak. Hasil kuesioner menunjukan peningkatan pengetahuan khalayak tentang pemanfaatan panel surya, dari 80% menjadi 100% setelah pelaksanaan kegiatan.Abstract: Banjarsari Village has extensive farmland irrigated by rainwater. In Additon, a river located below the rice fields offers additional irrigation potential. To optimize this resource, a solar-powered water pump irrigation system was introduced as part of a community service initiative. The project aimed to provide a clean and sustainable irrigation solution while enhancing community awareness and capacity in utilizing renewable energy technology. The program engaged 20 participants, including farmers and village officials. Activities were conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the preparation phase, the system was assembled and tested in the laboratory, followed by coordination meetings with local partners. The implementation phase involved on-site installation, community outreach, and hands-on training for users. The evaluation phase employed questionnaires and interviews to assess outcomes. The project successfully established a functional solar-powered irrigation system and strengthened participants’ knowledge and technical skills. Questionnaire results indicated a significant increase in awareness of solar panel utilization, rising from 80% prior to the program to 100% after its completion.