Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Fiqih Muamalah Dalam Menangani Masalah Hutang-Piutang Dalam Masyarakat Muslim Abd.Rizal; Hidayat Herianto; Arwan Arwan; Muh. Rafiuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutang-piutang merupakan salah satu bentuk muamalah yang sangat umum terjadi dalam kehidupan masyarakat Muslim. Dalam konteks ekonomi modern, permasalahan hutang-piutang semakin kompleks dan memerlukan panduan yang jelas dari perspektif syariah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fiqih muamalah dalam memberikan solusi terhadap berbagai problematika hutang-piutang yang dihadapi masyarakat Muslim kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder dalam bidang fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqih muamalah memiliki peran yang sangat vital dalam mengatur mekanisme hutang-piutang, mulai dari aspek akad, syarat-syarat yang harus dipenuhi, hingga penyelesaian sengketa. Prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan saling menguntungkan dalam fiqih muamalah terbukti efektif dalam mencegah dan menyelesaikan konflik yang timbul dari transaksi hutang-piutang.
Pengembangan Sistem Deteksi Penipuan Berbasis AI Untuk Meningkatkan Keamanan Transaksi di Bank Muamalat Indonesia Sutriani Sutriani; Wilda Wilda; Abd.Rizal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan perbankan digital meningkatkan efisiensi transaksi keuangan, namun di sisi lain juga memperbesar risiko terjadinya penipuan transaksi yang semakin kompleks. Sistem deteksi penipuan konvensional yang berbasis aturan statis dinilai kurang adaptif dalam menghadapi pola kejahatan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis efektivitas sistem deteksi penipuan berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan keamanan transaksi di Bank Muamalat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian terapan (applied research), melalui pengembangan model machine learning dan deep learning yang dilatih menggunakan data transaksi historis. Variabel yang digunakan meliputi nominal transaksi, waktu transaksi, frekuensi, lokasi, dan identitas perangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi penipuan berbasis AI mampu meningkatkan akurasi deteksi secara signifikan, mempercepat proses identifikasi transaksi mencurigakan secara real-time, serta menurunkan tingkat kesalahan deteksi dibandingkan sistem berbasis aturan. Implementasi sistem ini juga mendukung prinsip kehati-hatian dan perlindungan harta (hifdz al-mal) dalam perbankan syariah. Dengan demikian, penerapan AI berkontribusi positif terhadap peningkatan keamanan transaksi, efisiensi operasional, dan kepercayaan nasabah di Bank Muamalat Indonesia.
Pengembangan Strategi Pemasaran AI untuk Meningkatkan Pengalaman Nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tenri Bayang; Fatmawati Fatmawati; Abd.Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong perubahan signifikan dalam praktik oprasional perbankan, termasuk pada sektor perbankan syariah yang berlandaaskan prinsip-prinsip Islam. Pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan episiensi layanan, ketepatan analisi risiko, serta kualitas interaksi dengan nasabah. Namun demikian, implementasi teknologi ini tidak tidak terlepas dari berbagai tantangan yang berkaitan dengan kepatuhan regulasi dan penerapan etika syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan AI dalam perbankan syariah dari perspektif regulasi dan etika Islam. Metode penelitian yang digunakan Adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalan perbankan syariah masih dihadapkan pada keterbatasan kerangka regulasi yang responsive terhadap perkembangan teknologi, permasalahan transparansi algoritma, perlindungan data nasabah, serta akuntabilitas pengambilan Keputusan berbasis sistem cerdas. Selain itu, nilai-nilai etika Islam seperti keadilan, Amanah, dan kemaslahatan menurut adanya integrasi prinsip syariah secara konsisten dalam tata kelola teknologi AI. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi dan pengembangan tata kelola AI yang berorientasi pada kepatuhan syariah guna mendukung transformasi digital perbankan syariah yang berkelanjutan.
Evaluasi Kepatuhan Fatwa DSN-MUI Di Koperasi Syariah Mikro Yang Tidak Memiliki DPS Aktif Nurul hildayani; Nahda Afniatul Ataya; Abd.Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan koperasi syariah mikro terhadap fatwa DSN-MUI, khususnya pada lembaga yang tidak memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) aktif. Ketiadaan DPS aktif diperkirakan menjadi penyebab rendahnya pengawasan syariah sehingga dapat memunculkan praktik operasional yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan fatwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu menganalisis artikel jurnal terdahulu, laporan penelitian, serta regulasi terkait kepatuhan syariah dan fungsi DPS pada lembaga keuangan syariah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola ketidakpatuhan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah mikro tanpa DPS aktif cenderung mengalami ketidaksesuaian dalam implementasi akad, mekanisme pembiayaan, dan pemenuhan prinsip syariah. Literatur terdahulu secara konsisten menegaskan bahwa lemahnya kontrol syariah, minimnya kompetensi pengelola, serta tidak adanya pedoman internal yang berbasis fatwa menjadi penyebab utama munculnya penyimpangan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar koperasi syariah mikro segera mengaktifkan atau membentuk DPS, meningkatkan literasi syariah pengelola melalui pelatihan, serta mengintegrasikan fatwa DSN-MUI ke dalam SOP operasional agar kepatuhan syariah dapat terjaga secara berkelanjutan.