Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Personal Hygiene Anak Usia 4-6 Tahun Di Desa Selamanik Ciamis: Sebuah StudI Deskriptif Kuantitatif Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Desa Selamanik Ciamis Puspita, Tia; Rahman, Taopik; Purwati
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 13 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v13i2.7835

Abstract

Personal hygiene merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang berdampak langsung terhadap kesehatan, kemandirian, dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan personal hygiene anak usia 4–6 tahun di Desa Selamanik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 21 anak. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pada Google Form yang dikirimkan melalui apilkasi whatsapp. Indikator personal hygiene yang meliputi 10 aspek, antara lain kebersihan tangan, gigi, rambut, kaki, dan yang lainya dengan skala penilaian 1–4. Skor maksimal adalah 40, dan data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase dan rerata, kemudian dikategorikan ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan personal hygiene anak adalah 33,81 (84,52%), yang termasuk dalam kategori tinggi. Sebanyak 16 anak (76,19%) termasuk kategori tinggi, dan 5 anak (23,81%) berada pada kategori sedang. Tidak terdapat anak dalam kategori rendah. Indikator yang memperoleh skor tertinggi adalah mencuci tangan sebelum makan dan menyikat gigi, sementara indikator yang cenderung rendah adalah mencuci tangan setelah buang air dan membersihkan telinga. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah memiliki kebiasaan personal hygiene yang baik, namun masih diperlukan pendampingan dan edukasi berkelanjutan, terutama dalam indikator yang kurang optimal. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara orang tua dan lembaga PAUD dalam memperkuat pembiasaan hidup bersih sejak usia dini. Temuan ini menjadi dasar penting dalam merancang intervensi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini.
Kunci Sukses: Mengintegrasikan Inovasi Dan Kreativitas Pada Salah Satu Entrepreneur di Kota Tasikmalaya: Kewirausahaan, Kreativitas dan Inovasi Puspita, Tia; Widiawati, Dede Resna; Amaliyah, Dini Khusnatul; Sianturi, Risbon
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.955

Abstract

Peneltiain ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya mengintegrasikan inovasi dan kreativitas pada salah satu wirausaha di Kota Tasikmalaya. Dengan memadukan kekuatan inovasi dan kreativitas, para pengusaha dapat membuka peluang baru, mengatasi hambatan yang sulit, dan membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif dalam era kewirausahaan yang terus berubah ini. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu yaitu metode kualitatif, yang disusun secara sistematis kemudian disimpulkan untuk mendapatkan gambaran atas jawaban permasalahan yang sedang dikaji. Bahan penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Jl. Dadaha Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan mengintegrasikan kreatifitas dan inovasi dapat berpengaruh besar terhadap kewirausahaan. Karena dengan mengintegrasikan keduanya, usaha yang dijalankan dipastikan akan mengalami perkembangan yang baik. Pengunaan kreativitas dan inovasi yang dilakukan pengusaha di Dadaha Kota tasikmalaya ialah dengan menjalankan bisnis tidak hanya satu jenis saja, melainkan tiga jenis usaha yang dijalankan yaitu counter hanphone, fruit juice dan toko pakaian (collection). Adapun penggunaan yang lainya yaitu dengan meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengadakan atau menciptakan variasi produk serta mengdakan promo untuk menarik perhatian pembeli.
DYNASTIC POLITICS OF THE DEMOCRATIC ERA IN INDONESIA (HADITH PERSPECTIVE ON NEPOTISM IN POLITICS) Nurma Yunita; Alfauzan Amin; Toha Andiko; Puspita, Tia
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v9i2.14786

Abstract

Dynastic politics is a phenomenon where political power is inherited within a single family, often resulting in a concentration of power and a disregard for democratic principles, leading to inequality in the distribution of power. This article discusses the influence of a political system dominated by dynasties in the context of modern governance, particularly its impact on public policy and the limitations of social mobility. In the history of Indonesian governance, dynastic politics has occurred in a hereditary manner, with dynastic political strategies being used as tools to secure power by placing family members or relatives in both formal (government) and informal (projects or businesses) positions. As a result, dynastic politics will continue to evolve, generating both support and opposition amid the implementation of a democracy-based government. There is a discussion of hadith regarding the prohibition of granting positions or providing references based on familial relationships, which contradicts the principles of justice and meritocracy. Therefore, this article explores potential solutions that may support policies of transparency, accountability, and equal opportunities for all individuals, aiming to provide an understanding of the impact of dynastic politics and the importance of an inclusive and fair political system.