Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ungkapan Penolakan Warganet di Facebook terhadap Rencana Pembukaan Tambang Emas di Kabupaten Sinjai: Kajian Linguistik Pragmatik Masnita Massaguni; Budi Hartono; Supryanto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta strategi ungkapan penolakan yang digunakan oleh warganet di Facebook terhadap rencana pembukaan tambang emas di Kabupaten Sinjai. Kajian ini menggunakan pendekatan linguistik pragmatik dengan fokus pada tindak tutur penolakan berdasarkan teori Kartomihardjo (1990), yang membedakan penolakan menjadi dua jenis utama, yakni penolakan langsung dan tidak langsung. Data dalam penelitian ini diperoleh dari unggahan dan komentar pengguna Facebook pada berbagai akun atau grup yang membahas isu tambang emas tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet menggunakan beragam bentuk penolakan, mulai dari ekspresi langsung seperti “Kami menolak tambang!” hingga bentuk tidak langsung yang bersifat sindiran, pertanyaan retoris, dan penggunaan bahasa metaforis. Strategi penolakan ini tidak hanya merefleksikan ketidaksetujuan terhadap proyek tambang, tetapi juga memperlihatkan dinamika opini publik, kekhawatiran ekologis, dan solidaritas sosial masyarakat lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang penting bagi masyarakat dalam menyuarakan sikap politik dan ekologisnya melalui bentuk-bentuk kebahasaan yang khas.
Representasi Identitas Perempuan dalam Puisi “Perempuan-Perempuan Perkasa” Karya Hartojo Handangdjaja Hartono, Budi; Massaguni, Masnita; Supryanto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3217

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi identitas perempuan dalam puisi “Perempuan-Perempuan Perkasa ” karya Hartojo Andangdjaja dengan menempatkan identitas perempuan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui relasi kuasa dalam teks sastra. Penelitian fokus pada bagaimana identitas perempuan dikonstruksi melalui struktur puitik serta bagaimana makna “keperkasaan” direpresentasikan sebagai bentuk agensi sekaligus kemungkinan kritik terhadap ketimpangan gender. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif kritik sastra feminis. Data utama berupa teks puisi, yang dijelaskan melalui teknik pembacaan dekat (close reading) terhadap unsur puitik seperti diksi, citraan, metafora, dan repetisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai subjek pekerja dan penopang ekonomi melalui citraan aktivitas kerja sejak “pagi buta”, mobilitas desa ke kota, serta simbol “bakul” sebagai beban sosial dan identitas kolektif perempuan pekerja. Konsep “perkasa” dimaknai sebagai peneguhan agensi perempuan melalui ketahanan fisik dan psikologis, namun juga menimbulkan ambivalensi karena berpotensi meromantisasi ketahanan perempuan dalam struktur sosial yang tidak setara. Metafora “akar” menegaskan perempuan sebagai fondasi sosial sekaligus membuka pembacaan kritis terhadap naturalisasi peran perempuan sebagai penopang kehidupan sosial. Penelitian ini memperkuat kajian kritik sastra feminis dengan menyoroti hubungan antara strategi puitik dan konstruksi identitas perempuan dalam sastra Indonesia.