Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Perubahan Lahan Terbangun di Kecamatan Ungaran Barat Ramadani, Aulia Tri; Stevanie, Diva Avrilia Fuan; Zakaria, Aqil Aghita; Andriana, Novi; Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lahan terbangun merupakan fenomena yang udah biasa terjadi di wilayah perkotaan karena adanya pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan kualitas hidup dan ketersediaan layanan transportasi untuk menunjang aktivitas masyarakat. Kecamatan Ungaran Barat menjadi salah satu daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Ungaran merupakan jalur utama bagi pengendara dari Kota Semarang menuju Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta sehingga menjadi jalur yang strategis. Hal ini menjadikan wilayah tersebut sebagai daya tarik bagi penduduk luar, yang pada akhirnya mendorong alih fungsi lahan menjadi area terbangun. hal ini menjadikan penduduk di kecamatan Ungaran Barat semakin bertambah jumlahnya setiap tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi perubahan perubahan lahan terbangun yang terjadi di peri urban Kecamatan Ungaran Barat pada rentang waktu 2015-2023. Peri urban merupakan kawasan yang berada di pinggiran kota yang dimana adanya perpaduan antara wilayah perkotaan dengan pedesaan. Pada penelitian ini menggunakan metode yang memanfaatkan data primer dan data sekunder. Data primer dan data sekunder yang digunakan diperoleh dengan cara studi literatur, dokumentasi yang memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) serta diidentifikasi dengan teknik analisis interpretasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Ungaran Barat terjadi perubahan lahan yang awalnya daerah lahan hijau menjadi pemukiman. Perubahan lahan terbangun ini terjadi karena adanya kenaikan populasi penduduk di beberapa desa. Naiknya kepadatan penduduk itu memicu terjadinya perubahan tutupan lahan di Kecamatan Ungaran Barat dalam kurun waktu yang sama, yakni 2015-2023.
Penanaman Pohon Flamboyan dan Tabebuya untuk Meningkatkan Estetika dan Kualitas Lingkungan di Desa Peron melalui Program Agrosiaga PPK ORMAWA HIMA IPA dan Lingkungan Haris, Amnan; Naufal, Muhammad Agnaf; Oktaviana, Maria Nafraim; Wulandari, Suci; Pradama, Daffa Evan; Revalina, Aurelia Dias Nanda; Primagati, Aira Trismadya; Rozan, Ajmal; Najwa, Rizqa; Rahmawati, Maisya; Setiyanda, Karista Gadis; Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga; Hidayat, Farid Nur; Putri, Ade Anggun Wana; Rahmawati, Umi; Hermawati, Erna
Jurnal Abdi Negeri Vol 3 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Informa Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63350/jan.v3i2.27

Abstract

Peron Village, located in Limbangan Subdistrict, Kendal Regency, lies on the western slopes of Mount Ungaran and forms part of the Bodri Watershed (DAS Bodri), one of the priority watersheds in Central Java. The village has developed an agroforestry system integrating coffee, sugar palm, and rice fields; however, as an upstream area, the land faces severe ecological pressures in the form of high soil erosion. This erosion threatens to reduce land productivity and increase the risk of flooding in downstream regions. A strategic intervention undertaken is the planting of flamboyant trees (D. regia) and tabebuya trees (T. rosea) as protective and shade vegetation. Both species possess strong root systems and dense canopies, making them effective in reducing erosion rates, enhancing water infiltration, and enriching the aesthetic value of the village landscape. Beyond their ecological functions, flamboyant and tabebuya trees also contribute to the community’s socio-cultural well-being by creating green spaces that foster comfort and strengthen the identity of the agroforestry landscape. Thus, the planting of flamboyant and tabebuya trees in Peron Village serves not only as a measure to mitigate erosion and flooding but also as an integrative strategy for sustaining ecological balance, economic resilience, and social cohesion in the buffer zone of the Bodri Watershed.   Keywords: Bodri Watershed; Agroforestry; Flood Mitigation; Upstream Greening; Landscape Aesthetics