Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Influence of Islamic Business Ethics and Service Quality on Customer Satisfaction (Case Study of Dina Muslimah Salon) Naila Putri; Riyan Pradesyah
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.6662

Abstract

The rapid growth of business in Indonesia encourages entrepreneurs to innovate and compete in attracting consumers. One of the emerging sectors is Sharia-based businesses, including Muslimah beauty salons. These salons adhere to Islamic principles, such as using halal products and providing services according to Sharia guidelines. However, many still face challenges related to service quality and the implementation of Islamic business ethics, which impact customer satisfaction. This study analyzes the influence of Islamic business ethics and service quality on customer satisfaction at Salon Muslimah Dina. A quantitative approach was used with multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires distributed to salon customers. The regression results show that Islamic business ethics and service quality significantly affect customer satisfaction, with an R Square value of 0.795, indicating that 79,5% of customer satisfaction can be explained by these variables. The ANOVA test confirms the model's significance with an F-value of 120.171 and a significance level of 0.000. Furthermore, regression coefficients indicate that service quality has a more dominant influence (B = 0.437, p < 0.05) than Islamic business ethics. These findings contribute to customer satisfaction theories in Sharia-based businesses and provide practical insights for business owners to improve Islamic-based services. By consistently applying Islamic business ethics and enhancing service quality, Muslimah salons can maintain customer loyalty and strengthen their competitive advantage. Future research may explore other factors influencing customer satisfaction, such as pricing strategies, marketing approaches, and service innovation in the halal beauty industry.
MODEL SATUAN PENDIDIKAN BERCIRI SEKOLAH INTERNASIONAL DI SMP LAZUARDI ATHAILLAH GLOBAL COMPASSIONATE SCHOOL cahyani, ridho; Naila Putri; St. Zahidatul U’la; Arismunandar; Ahlun Ansar
An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 01 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/annajmu.v2i01.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan konsep sekolah berciri internasional di SMP Lazuardi Athaillah Global Compassionate School, yang terletak di Kabupaten Gowa. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah serta observasi terhadap fasilitas dan program yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah ini mengimplementasikan tiga kurikulum utama: Kurikulum Merdeka, Kurikulum Cambridge, dan kurikulum khas Lazuardi. Fokus utama sekolah adalah pengembangan keterampilan bahasa Inggris siswa melalui program English Day dan berbagai program inovatif seperti TED Talk. Selain itu, SMP Lazuardi Athaillah Global Compassionate School unggul dalam kualitas pengajaran dan fasilitas teknologi modern. Kesimpulannya, sekolah ini berhasil menggabungkan pendekatan internasional dengan nilai-nilai lokal, menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN TERHADAP TUBERKULOSIS SEBAGAI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Nurmaini Ginting; Aisyah Nurmi; Andes Fuady Dharma Harahap; Hendri Arifin Lubis; Susi Barcelona; pikarani Pikarani; Ricci Hartono; Mina Warni Ritonga; Muhammad Roihan Matondang; Rama Putri Siregar; Devi Julianti; Mastianna Mastianna; Aprya Duwi Hartati; Liana Tasya Rahma Siregar; Sayyid Al Fattah Nasution; Roni Rahmat Sinaga; Naila Putri; Rahman Hakim
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.98-102

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai TBC agar dapat berperan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap tuberkulosis sebagai masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengertian TBC, penyebab, cara penularan, gejala, pencegahan, dan pengobatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup hingga baik tentang tuberkulosis, namun masih ditemukan beberapa aspek pengetahuan yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait cara penularan dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai TBC sebagai masalah kesehatan masyarakat.
Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Miskin Di Desa Curug Melalui Peran Migrasi Sebagai Mekanisme Ekonomi Nuha Alfaroh; Naila Putri
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.1999

Abstract

Masalah migrasi terus menjadi isu krusial dalam dinamika kependudukan kontemporer. Supaya keluar dari lingkaran kemiskinan, pola perpindahan penduduk ini berperan penting sebagai jalur utama untuk mengatasi ketimpangan ekonomi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji strategi adaptasi ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Curug, dengan penekanan khusus pada fungsi migrasi sebagai mekanisme penyesuaian. Latar belakang masalah didasari oleh keterbatasan sumber daya ekonomi, minimnya kesempatan kerja, dan tingkat pendapatan yang rendah di kalangan penduduk pedesaan yang memicu pencarian alternatif mata pencaharian. Pendekatan penelitian yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumen. Temuan utama mengungkapkan bahwa kelompok masyarakat miskin di Desa Curug mengadopsi beragam strategi kelangsungan hidup, termasuk diversifikasi sumber pendapatan, pengendalian pengeluaran konsumsi, optimalisasi jaringan sosial, dan keterlibatan anggota keluarga dalam kegiatan ekonomi. Migrasi muncul sebagai taktik dominan untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga, baik dalam bentuk sementara maupun permanen, yang menghasilkan remitansi sebagai sumber pendukung kebutuhan domestik. Meskipun demikian, migrasi tersebut menghadapi kendala seperti ketidakstabilan lapangan kerja dan minimnya jaminan sosial. Oleh karena itu, migrasi berperan krusial sebagai instrumen adaptasi ekonomi bagi masyarakat miskin di Desa Curug, walaupun memerlukan intervensi kebijakan guna mengurangi potensi risiko yang timbul. Selain itu, studi ini juga menunjukan bahwa keputusan melakukan migrasi tidak hanya di pengaruhi oleh ekonomi saja, tetapi juga oleh dorongan sosial, seperti jaringan kekerabatan dan informasi dari sesama migran yang lebih dahulu merantau. Keberadaan jaringan sosial tersebut mempermudah proses adaptasi di daerah tujuan, baik dalam memperoleh pekerjaan atau tempat tinggal. Di sisi lain ketergantungan juga berpotensi menimbulkan kerentanan baru apabila terjadi gangguan pada pendekatan migran. Oleh karna itu di perlukan dukungan kebijakan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal serta perlindungan bagi pekerja migran untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.