Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengurangi Resiko Genangan Air dan Penggunaan Pupuk Kimia dengan Teknik Biopori: Reducing the Risk of Waterlogging and Chemical Fertilizer Use with Biopore Techniques Para, SM. Andika; Aurelia, Salsabilla; Wabula, Syahfril; Nurlette, Syafina Tunnaja; Kastella, Siti Soraya; Sari, Wa; Lesnussa, Widya Yanti; Laimbo, Anggrina Leondri Sayuti; Silaban, Bernita Br.
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 8 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i8.9452

Abstract

Hative Besar is one of the villages in Teluk Ambon District, Ambon City, which contributes to agricultural production in Ambon. However, a common challenge farmers face during the rainy season is that agricultural lands often become waterlogged, and if the rainfall is intense, many plants rot. Additionally, farmers tend to prefer chemical fertilizers over organic fertilizers, despite the availability of organic waste. This community service aims to educate farmers in Hative Besar village about biopori in reducing the risk of waterlogging and chemical fertilizers. The method used in this service is lectures in the form of socialization and training. The target audience is farmers in Dusun Kamiri, Hative Besar village. Based on the activity results, the level of interest in biopori is very high. Before the activity, participants' knowledge about biopori was only 10%. After attending the socialization and training, the percentage increased to 100%, with a 90% improvement in participants' skills, from not knowing to knowing. This increase in knowledge is expected to help farmers in Hative Besar village reduce excessive water accumulation, which has the potential to damage plant growth, as well as reduce the use of chemical fertilizers.
Analisis Kuat Tekan Beton Geopolimer dengan Pemanfaatan Fly Ash dan Batuan Tuf Wabula, Syahfril; Uzda, Rabiyatul; Latuconsina, Syafruddin Ishak
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (OKTOBER 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/kv83r278

Abstract

Beton geopolimer adalah jenis beton yang tidak memakai semen sebagai pengikat, melainkan memanfaatkan bahan alami yang kaya akan silika dan alumina yang kemudian diaktifkan menggunakan alkali aktifator. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui berapa nilai kuat tekan beton geopolimer yang menggunakan fly ash dan batuan tuf serta untuk mengetahui karakteristik beton geopolimer yang menggunakan fly ash dan batuan tuf. Benda uji dalam penelitian ini adalah 12 benda uji beton geopolimer dengan menggunakan metode curring direndam (CR) dan 12 benda uji beton geopolimer menggunakan metode curring dibungkus/wrapping (CW). Uji kuat tekan beton dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian mendapatkan nilai kuat tekan rata-rata beton normal BN adalah 30,92 Mpa. Nilai kuat tekan beton beton geopolimer yang menggunakan curring direndam BG 100 BT – CR adalah 2,79 Mpa, BG 75 BT – CR 6,72 Mpa, BG 50 BT – CR adalah 4,80 Mpa, BG 25 BT – CR adalah 3,68 Mpa. Untuk beton geopolimer dengan metode curring dibungkus (wrapping) BG 100 BT – CW adalah 10,89 Mpa, BG 75 BT – CW adalah 30,05 Mpa, BG 50 BT – CW adalah 26,13 Mpa, BG 25 BT – CW adalah 21,78 Mpa. Kuat tekan tertinggi didapatkan oleh beton geopolimer dengan metode curring dibungkus (wrapping) yakni BG 75 BT – CW atau sebesar 30,05 Mpa.