p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Delfa Satriyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Ketimpangan Sosial Dan Akses Terhadap Keadilan Hukum Di Indonesia Dwiyani Subhan; Delfa Satriyani; Dina Arianti; Moh Arib Ramdhana; Muhammad Watif Massunna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11170

Abstract

Ketimpangan sosial merupakan permasalahan serius yang memengaruhi akses masyarakat, khususnya kelompok miskin, terhadap lembaga peradilan di Indonesia. Artikel ini mengkaji bagaimana ketimpangan ekonomi, rendahnya literasi hukum, serta dominasi kekuasaan berdampak pada pemenuhan hak-hak hukum masyarakat yang terpinggirkan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah sejumlah jurnal nasional yang relevan dan dapat diakses secara terbuka. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketimpangan sosial tidak hanya memperlebar jurang dalam pelayanan hukum, tetapi juga memicu meningkatnya tindakan kriminal yang muncul sebagai bentuk resistensi terhadap sistem yang dianggap tidak adil. Ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, lemahnya penyidikan, dan akses terbatas terhadap bantuan hukum menjadi gejala nyata dari sistem hukum yang belum inklusif. Kondisi ini memperparah marginalisasi hukum terhadap kelompok miskin. Oleh karena itu, perlu adanya reformasi hukum yang berorientasi pada keadilan sosial, termasuk peningkatan akses terhadap bantuan hukum, transparansi proses peradilan, dan penguatan lembaga yang berpihak pada masyarakat rentan. Dengan demikian, sistem hukum yang adil dan setara dapat tercipta bagi seluruh lapisan masyarakat.
Strategi Penguatan Kapasitas Kelembagaan Kesehatan Lokal Melalui Pembangunan Berbasis Komunitas Delfa Satriyani; Rizki Nurfadilla; Siti Nur Amalia Antaza; M. Ridwan Said Ahmad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan memetakan model strategis penguatan kapasitas Kelembagaan Kesehatan Lokal (KKL) melalui pendekatan Pembangunan Berbasis Komunitas (PBK). KKL merupakan garda terdepan kesehatan primer di tingkat akar rumput, namun sering menghadapi kelemahan kapasitas manajerial dan pendanaan yang menghambat keberlanjutan. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Sistematis Naratif terhadap literatur ilmiah primer dan sekunder yang terbit antara tahun 2020–2025 untuk menganalisis model implementasi PBK yang berhasil. Teknik analisis yang diterapkan adalah Sintesis Tematik Kualitatif. Hasil sintesis mengklasifikasikan strategi kunci ke dalam tiga domain sinergis: Modal Manusia (melalui pelatihan coaching dan mentoring kader); Modal Kelembagaan (melalui legalisasi formal Peraturan Desa dan alokasi Dana Desa yang akuntabel); dan Modal Sosial (melalui pemanfaatan jejaring dan pendekatan ABCD). Disimpulkan bahwa strategi PBK yang paling efektif adalah model sinergis multidimensi. Dalam model ini, penguatan Modal Sosial bertindak sebagai katalis utama untuk memfasilitasi penguatan dimensi Kelembagaan dan SDM, yang mentransformasi KKL menjadi entitas mandiri dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan panduan berbasis bukti yang krusial bagi pembuat kebijakan untuk meningkatkan resiliensi sistem kesehatan primer.