Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Deteksi Dini Hipertensi melalui PPCU Program Sehat 90 Hari di Posyandu Lansia Desa Loa Raya Ekayanti, Ni Luh Ayu; Manullang, Octa Ida; Indriani, Alya; Derajat, Derajat; Anggraini, Alfina Dwi; Rahmayanti, Desy Anugerah; Siswanto, Siswanto
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2499

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan angka kematian tertinggi di dunia dan sering tidak terdeteksi pada tahap awal. Di Desa Loa Raya, prevalensi hipertensi pada pra-lansia dan lansia cukup tinggi, namun kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pencegahan hipertensi melalui skrining Personal Prevention Check-Up (PPCU) dan edukasi program sehat 90 hari. Metode pelaksanaan menggunakan desain cross-sectional survey dengan teknik purposive sampling, melibatkan 50 peserta (33 melalui posyandu dan 17 melalui kunjungan rumah). Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan lembar PPCU serta pemeriksaan fisik meliputi tekanan darah, gula darah, dan antropometri. Hasil menunjukkan 6 peserta (12%) berisiko rendah, 12 peserta (24%) berisiko sedang, dan 32 peserta (64%) berisiko tinggi terhadap PTM, terutama hipertensi. program sehat 90 hari direkomendasikan untuk mendorong perubahan perilaku berkelanjutan melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, manajemen stres, dan penguatan mental-spiritual. Simpulan, integrasi skrining PPCU dengan edukasi berbasis komunitas efektif meningkatkan kesadaran dan memberikan rekomendasi personal untuk pencegahan hipertensi dan PTM lainnya.
Pengaruh Penyuluhan Gizi terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Deteksi Dini Underweight pada Balita di Kelurahan Sungai Pinang Luar Rahmayanti, Desy Anugerah; Herawan, Dea Aurela; Papu, Theresa Rebecca; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Harun, Siti Fadilah; Anwar, Alyssa Putri; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1782

Abstract

Balita dengan berat badan kurang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh Indonesia, termasuk Kota Samarinda. Peningkatan kesadaran para ibu tentang deteksi dini dan pencegahan balita dengan berat badan kurang merupakan salah satu upaya untuk mengatasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penyuluhan gizi di Kelurahan Sungai Pinang Luar terhadap kesadaran para ibu tentang indikator awal balita dengan berat badan kurang. Para ibu balita usia 1-5 tahun mendapatkan penyuluhan gizi dengan strategi ini, yang meliputi ceramah, diskusi, sesi tanya jawab, dan pembagian kuesioner pra dan pasca untuk mengukur perkembangan pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian, skor rata-rata pengetahuan para ibu meningkat dari 65 pada pra menjadi 87,5 pada pasca. Selanjutnya, setelah penyuluhan, proporsi ibu yang berada pada kelompok pengetahuan sangat baik meningkat dari 62,5% menjadi 100%, tetapi pada kategori kurang turun dari 37,5% menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi merupakan alat yang berguna untuk meningkatkan kesadaran para ibu tentang tanda-tanda awal balita dengan berat badan kurang. Diperkirakan bahwa upaya berkelanjutan untuk mencegah masalah gizi pada anak kecil dapat didukung oleh kegiatan yang sebanding.
Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group Ramadani, Nurul Ma'rifa; Makmur, Nindha Aulia; Faradiana, Dwi Nur; Gustia, Wanda; Anggraeni, Diva Nabilah; Rahmayanti, Desy Anugerah; Rahayu, Agustin Putri; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1911

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services. Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis. Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis. Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery. Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.   Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.   Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu. Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan. Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen. Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten. Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.   Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.