Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Gizi terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Deteksi Dini Underweight pada Balita di Kelurahan Sungai Pinang Luar Rahmayanti, Desy Anugerah; Herawan, Dea Aurela; Papu, Theresa Rebecca; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Harun, Siti Fadilah; Anwar, Alyssa Putri; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1782

Abstract

Balita dengan berat badan kurang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh Indonesia, termasuk Kota Samarinda. Peningkatan kesadaran para ibu tentang deteksi dini dan pencegahan balita dengan berat badan kurang merupakan salah satu upaya untuk mengatasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penyuluhan gizi di Kelurahan Sungai Pinang Luar terhadap kesadaran para ibu tentang indikator awal balita dengan berat badan kurang. Para ibu balita usia 1-5 tahun mendapatkan penyuluhan gizi dengan strategi ini, yang meliputi ceramah, diskusi, sesi tanya jawab, dan pembagian kuesioner pra dan pasca untuk mengukur perkembangan pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian, skor rata-rata pengetahuan para ibu meningkat dari 65 pada pra menjadi 87,5 pada pasca. Selanjutnya, setelah penyuluhan, proporsi ibu yang berada pada kelompok pengetahuan sangat baik meningkat dari 62,5% menjadi 100%, tetapi pada kategori kurang turun dari 37,5% menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi merupakan alat yang berguna untuk meningkatkan kesadaran para ibu tentang tanda-tanda awal balita dengan berat badan kurang. Diperkirakan bahwa upaya berkelanjutan untuk mencegah masalah gizi pada anak kecil dapat didukung oleh kegiatan yang sebanding.
Assessment of Housing Conditions and Clean Water Sources as Determinants of Environmental Health in Rural Areas of Tenggarong Seberang District, Indonesia Risqillah, Abdul Ridho Dhafa; Juniarti, Tirsa Aulia; Harun, Siti Fadilah; Nur, Ashri Rahmaya; Salsa, Angela Lionthin; Listi, Putri Fitria; Rachmawati, Ayudhia
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Community health status is strongly influenced by environmental factors, particularly housing conditions and access to clean water. Poor environmental quality increases the risk of environmentally related diseases such as diarrhea, skin infections, and acute respiratory infections (ARI). Objective : This study aimed to assess the physical quality of houses and sources of clean water as a basis for improving environmental health in rural areas. Research Methods/ Implementation Methods : A quantitative descriptive design with univariate analysis was employed in Bukit Pariaman Village, Suka Sari Hamlet, Tenggarong Seberang District. Data were collected through field observation, structured interviews, and questionnaires involving 57 household heads. Results : Findings revealed that 84.2% of houses had adequate ventilation and 73.7% had permanent walls, whereas 26.3% lacked sufficient natural lighting. Approximately 96.5% of households accessed clean water through piped water systems; however, 33.3% stored water in uncovered containers and 12.3% had wells located less than 10 meters from septic tanks, posing contamination risks. In addition, 70.2% of households owned private latrines, while 29.8% used shared facilities. Conclusion/Lesson Learned : Most households met the criteria for healthy housing, yet improvements are needed in lighting, water source distance, and water storage practices to minimize the risk of environmentally related diseases.
Pendampingan Kader Posyandu dalam Analisis Kebutuhan dan Penyusunan Perencanaan Program Pelita Kemuning di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda Herawan, Dea Aurela; Anwar, Alyssa Putri; Papu, Theresa Rebecca; Harun, Siti Fadilah; Anggraini, Alfina Dwi; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Fikri, Mohammad; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti , Alma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda. Permasalahan yang dihadapi kader selama ini adalah rendahnya keterampilan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta interpretasi hasil antropometri, sehingga diperlukan pendampingan teknis yang lebih terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam penggunaan media edukasi gizi melalui penyusunan dan pemanfaatan buku saku panduan antropometri. Mitra dalam kegiatan ini adalah 15 kader posyandu aktif dengan total sasaran sekitar 30 balita binaan yang rutin memanfaatkan layanan posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mengidentifikasi prioritas masalah, dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan intensif terkait penggunaan buku saku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami dan menggunakan buku saku sebagai panduan edukasi gizi maupun sebagai acuan standar dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif karena buku saku dinilai membantu penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Rencana tindak lanjut yang disusun meliputi revisi dan pencetakan ulang buku saku oleh kader, pelatihan lanjutan bagi kader baru maupun yang membutuhkan penguatan kompetensi, serta evaluasi dampak program setelah enam bulan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.