Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL MELALUI MEDIA PANGGUNG BONEKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Mayla Faizha Asri; Mastikawati; Kompri; Fitriah; Raoda Tul Jannah Maruddani
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6796

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dimana belum berkembangnya aspek perkembangan nilai agama dan moral anak. Berdasarkan observasi awal di TK Buah Hati Kota Jambi Jambi pada 15-17 Mei 2025 terlihat bahwa masih terdapat anak yang belum sigap dalam mengerjakan praktik beribadah, anak belum dapat menjaga sikap dan cara berhubungan dengan orang lain, seperti bagaimana cara anak menyapa kepada orang yang lebih besar, orang yang lebih kecil maupun teman sebayanya, bukan hanya itu sikap anak saat bersalaman dan berbicara dengan teman juga menjadi cerminan dari perkembangan nilai agama dan moral anak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui kegiatan penelitian yang berkonteks kelas yang dilaksanakan untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru. Subjek penelitian ini berjumlah 12 anak yang dalam pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan masing-masing 3 pertemuan. Setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pada perkembangan nilai agama dan moral anak setelah diberi tindakan pada siklus I pertemuan I namun belum memenuhi kriteria dengan persentase 34,02%. Selanjutnya, setelah diberikan tindakan kembali dengan dengan media panggung boneka dan meningkat menjadi 66,67% pada pertemuan III siklus I. Kemudian, pada siklus II perkembangan nilai agama dan moral anak sudah berkembang sesuai harapan dilihat dari persentase peningkatan hingga 75%. Pada siklus II pertemuan III perkembangan nilai agama dan moral anak sudah berkembang sangat baik dilihat dari hasil penelitian dengan persentase peningkatan hingga 82,64%. Kesimpulan penelitian ini adalah Media Panggung Boneka dapat meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral anak 5-6 tahun di TK Buah Hati Kota Jambi.
PENERAPAN METODE DEMONTRASI DALAM MENGEMBANGKAN NILAI-NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI Eka Wulandari; Rani Astria; Kompri; Dina Novitasari Nasution; Mastikawati
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai agama dan moral anak usia dini di TK Negeri Pembina Muaro Jambi. Berdasarkan data observasi di TK Negeri Pembina Muaro Jambi ditemukan bahwa masih rendahnya penerapan nilai-nilai agama dan moral pada diri anak. Permasalahan belum berkembangnya nilai-nilai agama dan moral secara optimal pada diri anak yang disebabkan model pembelajaran konvensional yang masih digunakan, berpusat pada guru dengan metode ceramah yang monoton dan membosankan, anak-anak hanya sekedar dengar tetapi tidak berkesan atau bermakna yang kemudian berpengaruh pada hasil belajar rendah.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perkembangan Nilai-Nilai Moral dan Agama anak didik melalui metode demontrasi dengan video pembelajaran, karena jumlah anak didik yang berkembang sangat baik meningkat menjadi 10 anak yang tadinya hanya 2 anak pada siklus I. Dari siklus I dan Siklus II ini ternyata standar pencapaian yang di targetkan yaitu 80 % sudah tercapai untuk anak didik dengan perkembangan sesuai harapan hingga berkembang sangat baik. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran melalui penggunaan metode pembelajaran yang inovatif di pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan nilai agama dan moral anak.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF BOWLING RAINBOW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Meri Andani; Nadiyah; Kompri; Dina Novitasari Nasution; Mardiana
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun melalui media permainan Bowling Rainbow di TK Al-Anshor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan berbasis siklus, yang terdiri dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan tindakan, kemampuan sosial emosional anak belum berkembang dengan optimal, dengan persentase sebesar 28,89%. Setelah penerapan media Bowling Rainbow, terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan prososial anak, mencakup tiga indikator utama. Pada tahap pratindakan, nilai awal menunjukkan persentase sebesar 32,08%. Selanjutnya, pada siklus I pertemuan I, persentase meningkat menjadi 38%, lalu berturut-turut menjadi 60,04% pada pertemuan II, dan 66,67% pada pertemuan III. Peningkatan berlanjut pada siklus II dengan hasil 76,25% pada pertemuan I, 79,58% pada pertemuan II, dan mencapai puncaknya sebesar 82,50% pada pertemuan III. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media permainan Bowling Rainbow secara efektif dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Peningkatan yang konsisten pada setiap siklus menunjukkan bahwa metode ini layak digunakan sebagai salah satu strategi pengembangan kemampuan sosial emosional di pendidikan anak usia dini
Pembinaan Manajemen Madrasah Berbasis Akhlakul Karimah bagi Kepala Madrasah dan Guru di MAN 3 Kota Jambi: Penelitian M. Sulikah; Rafik Darmansyah; Nadiyah; Mastikawati; Kompri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3725

Abstract

This community service program (PKM) aims to strengthen the managerial competence of madrasah leaders and teachers through the theme “Madrasah Management Development Based on Akhlakul Karimah.” The program was conducted on November 21, 2025, at MAN 3 Kota Jambi, involving 40 participants consisting of the principal, vice principals, and teachers. Using a participatory training approach, the activity integrated interactive lectures, discussions, and problem-solving sessions facilitated by Dr. Rafik Darmansyah, M.Pd.I. The purpose of this PKM was to enhance the participants’ understanding of value-based management and its application in building a religious, ethical, and effective educational environment. The results show that participants demonstrated high enthusiasm and actively engaged in discussions, reflecting a strong need for value-oriented managerial development. They gained new insights regarding leadership ethics, communication improvement, discipline strengthening, and moral-based decision-making. The training also highlighted current challenges faced by the madrasah, such as limited internal coordination and the need for systematic character-building programs. Participants reported that the practical examples provided helped them visualize the integration of akhlakul karimah into daily managerial practices. The activity concluded with recommendations for follow-up trainings focusing on program planning, academic supervision, and value-based leadership. Overall, this PKM contributed significantly to enhancing the managerial capacity and moral awareness of educators at MAN 3 Kota Jambi, supporting the development of a harmonious and quality-oriented madrasah environment.
Analysis of Analysis of Teacher Competence in Music Learning at TK Tunas Bangsa, Sinar Harapan Village, Tungkal Jaya District, Musi Banyuasin Regency kompri; Lestari, Wahyu; Mastikawati; Fitriah
Journal of Early Childhood Development and Education Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Early Childhood Development and Education (January)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/junior.v3i1.564

Abstract

Background: Teacher competence in early childhood learning plays a crucial role in stimulating children’s creativity and developmental abilities. However, at TK Tunas Bangsa Desa Sinar Harapan, the competence of teachers in conducting music education remains relatively low compared to other subjects. Teachers frequently replace music lessons with visual arts activities such as drawing, indicating limited mastery of musical concepts and teaching strategies Objective: This study aims to analyze the level of teacher competence in music learning and identify the factors that influence the replacement of music lessons with visual arts. The scope of this paper focuses on pedagogical competence, mastery of teaching materials, learning implementation, and teachers’ readiness to deliver music-related activities. Methods: This research employs a qualitative descriptive method. Data were collected through interviews with teachers, classroom observations, and documentation review to obtain a comprehensive understanding of music learning practices in the classroom. Results: The findings reveal that teachers have limited skills in vocal techniques, rhythm instruction, and the use of simple musical instruments. As a result, teachers tend to avoid music lessons and shift to drawing activities, which they perceive as easier to manage. The study also shows that the lack of training, insufficient learning media, and minimal exposure to music pedagogy significantly affect teachers’ competence. Conclusion: The study concludes that teacher competence in music education at TK Tunas Bangsa is still inadequate and requires strengthening through targeted training, provision of musical learning resources, and continuous professional development. Improved competence is expected to encourage teachers to implement meaningful and consistent music learning in early childhood education.
Workshop Pengelolaan Program Ekstrakurikuler Keagamaan Untuk Internalisasi Akhlak Karimah Siswa SDN 118/IV/IV Kota Jambi: Pengabdian Sri Mayharti; Kompri; Nadiyah; Mastikawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4399

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan pengelola sekolah dalam mengelola program ekstrakurikuler keagamaan, khususnya Tahfiz Al-Qur’an, sebagai sarana internalisasi akhlak karimah siswa sekolah dasar. Kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk workshop pengelolaan ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an di SDN 118/IV Kota Jambi dengan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi praktik Tahfiz, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Peserta kegiatan terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru pembina ekstrakurikuler, dan wali kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, manajemen, dan metode pembelajaran Tahfiz Al-Qur’an berbasis pembinaan karakter. Workshop ini menghasilkan dokumen rancangan program ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an yang terstruktur, panduan singkat pelaksanaan Tahfiz berbasis akhlak karimah, serta rumusan indikator karakter siswa seperti disiplin, tanggung jawab, dan adab Qur’ani. Program PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan pendidikan karakter melalui pengelolaan ekstrakurikuler keagamaan yang sistematis dan berkelanjutan di sekolah dasar.