Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digitalisasi UMKM Sambal Bawang: Strategi Peningkatan Kualitas Produk Indawati, Ninik; Sari, Yuli Ifana; Meviana, Ika; Muslim, Lanyala Trio Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.435

Abstract

Tujuan artikel ini untuk memaparkan hasil penerapan strategi digitalisasi dalam peningkatan kualitas produk dan pemasaran pada UMKM Sambal Bawang Melet di Kabupaten Malang. Permasalahan mitra meliputi kurangnya standarisasi produksi, kemasan tidak informatif, dan pemasaran yang masih terbatas pada lingkup lokal. Metode yang digunakan meliputi pendampingan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) berbasis digital, penggunaan timbangan digital dan pencatat waktu memasak, perancangan kemasan baru, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan platform marketplace. Kegiatan ini dilaksanakan secara partisipatif melalui pelatihan, uji coba produksi, evaluasi kualitas produk, dan monitoring perkembangan penjualan. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas dan ketahanan produk melalui penggunaan kemasan food grade dan mesin sealer otomatis, peningkatan identitas merek melalui desain kemasan baru, serta perluasan pasar hingga luar daerah melalui promosi digital. Data penjualan mencatat kenaikan 35% dalam tiga bulan setelah intervensi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa digitalisasi dalam aspek produksi, pengemasan, dan pemasaran terbukti mampu meningkatkan daya saing UMKM dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan usaha.
Organisasi Kepemudaan sebagai Agen Perubahan: Studi Kasus Karang Taruna dalam Memperkuat Pengembangan Ekonomi Lokal di Perdesaan Indonesia Muslim, Lanyala Trio Agus; Sari, Yuli Ifana
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v5i3.3866

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya peran organisasi kepemudaan dalam memperkuat perekonomian lokal di wilayah perdesaan, khususnya akibat keterbatasan kapasitas kelembagaan dan lemahnya integrasi program pemberdayaan ekonomi. Meskipun organisasi pemuda kerap diposisikan sebagai agen perubahan, kajian yang secara mendalam menelaah peran organisasi kepemudaan berbasis desa dalam kerangka pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan merumuskan model strategis pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna sebagai youth-led organization dalam meningkatkan perekonomian lokal di Desa Semarum. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Karang Taruna dalam penguatan ekonomi lokal masih menghadapi hambatan struktural, meliputi lemahnya komunikasi organisasi, keterbatasan kapasitas kepemimpinan, rendahnya sinkronisasi program dengan pemerintah desa, serta pemanfaatan teknologi digital yang belum terintegrasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan dan kolaborasi multipihak untuk membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Environmental Literacy-Based Learning Model: Environmental Education Innovations for the 21st Century Generation Sari, Yuli Ifana; Meviana, Ika; Indawati, Ninik; Muslim, Lanyala Trio Agus
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v13i1.23660

Abstract

This research aims to develop and implement an Environmental Literacy-based learning model as an innovation in environmental education for the 21st century generation at SMAN 1 Dampit. The study is motivated by the relatively low level of students’ environmental awareness and the limited learning approaches that integrate environmental knowledge, skills, attitudes, and responsible behavior within classroom practices. Environmental literacy is considered an essential competence in addressing contemporary environmental challenges and preparing students to become environmentally responsible citizens. Therefore, an innovative and contextual learning model is needed to bridge theoretical understanding and real-life environmental action. This study employed a quasi-experimental method using a pretest–posttest control group design. The research participants consisted of senior high school students who were divided into experimental and control groups. The instruments used in this study included environmental literacy questionnaires covering dimensions of knowledge, cognitive skills, attitudes, and responsive behavior, observation sheets to assess the implementation of the learning model, and learning outcome tests to measure students’ conceptual understanding. Data were analyzed using descriptive statistics, paired t-tests, and independent t-tests to examine differences and improvements in students’ environmental literacy before and after the intervention. The results of the study indicate that the implementation of the Environmental Literacy-based learning model significantly improved students’ environmental knowledge, cognitive skills, attitudes, and pro-environmental behavior compared to conventional learning models. The experimental group showed a higher increase in overall environmental literacy scores, particularly in knowledge and analytical skills, while improvements in attitudes and behaviors demonstrated meaningful progress through experiential and context-based learning activities. These findings highlight the effectiveness of integrating environmental literacy into learning strategies and recommend the incorporation of Environmental Literacy-based learning models into secondary school curricula to support sustainable education and 21st century competencies.