Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Design Analysis of Shell and Tube Type Recuperator in Organic Rankine Cycle Power Plant with Low-Temperature Geothermal Steam Source MUHAMMAD RIFQI DWI SEPTIAN; Fitri Rusmaladewi; Friska Hasugian; Rozi Afdi; Dwi Miftha Kurnia; Stevy Canny Louhenapessy; Randy Yusuf Kurniawan; Setiadi Wira Buana
Journal of Petroleum and Geothermal Technology Vol. 6 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpgt.v6i1.15142

Abstract

Organic Rankine Cycle (ORC) power generation systems offer an effective means to harness low-grade geothermal heat. A crucial component in improving ORC thermal performance is the recuperator, which recovers residual heat from the turbine outlet to preheat the working fluid. This study focuses on the design and evaluation of a shell and tube recuperator using R-600a as the working fluid, through thermodynamic and heat transfer analyses. Key parameters such as LMTD (32.38 °F), effectiveness (0.434), and heat transfer area (60.35 m²) were calculated. Pressure drops were within acceptable limits (tube side: 4.46 psi; shell side: 0.475 psi), and the dirt factor of 0.0038 indicates good resistance to fouling. The results support the feasibility of implementing the proposed design in small to medium-scale geothermal ORC applications. Keywords: geothermal; ORC; recuperator; shell and tube; thermal analysis
DISEMINASI TEKNOLOGI IOT UNTUK PEMANTAUAN KONSUMSI DAYA LISTRIK DI SMA NEGERI 2 METRO SEBAGAI UPAYA EFISIENSI ENERGI Hasugian, Friska; Mege, Christio Revano; Khoirunisa, Vera; Putra, Septia Eka Marsha; Siregar, Sefrani IG; Suaif, Ahmad; Simatupang, Jodes Parasian
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.534

Abstract

Peningkatan konsumsi energi listrik di lingkungan institusi pendidikan sering kali tidak terkontrol akibat kurangnya sistem pemantauan yang akurat, termasuk di SMA Negeri 2 Metro. Masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan pemahaman warga sekolah mengenai teknologi manajemen energi, yang berdampak pada ketidakefisienan penggunaan daya dan tingginya biaya operasional. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendiseminasi teori serta praktik pemantauan konsumsi daya listrik berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi cerdas manajemen energi. Metodologi yang digunakan meliputi tahap persiapan perangkat, pemaparan materi teoretis, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) dalam merakit sistem sensor arus berbasis ESP32 yang terintegrasi dengan platform MIT APP Inventor. Keberhasilan kegiatan ini diukur melalui analisis statistik pre-test dan post-test serta lembar observasi aktivitas siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kognitif peserta dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar 80,7%. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa 86% siswa telah mampu merancang dan mengoperasikan sistem pemantauan listrik berbasis IoT secara mandiri. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan mengubah perilaku penggunaan energi menjadi lebih terukur. Hasil ini sangat penting sebagai langkah awal transformasi SMA Negeri 2 Metro menuju smart school yang mengedepankan efisiensi energi berkelanjutan berbasis data digital.
Pengembangan Sistem Pemantauan Kualitas Air Akuakultur Berbasis IoT Menggunakan Logika Fuzzy Mamdani Siregar, Sefrani IG; Handani, Hesti Wahyu; Mege, Christio Revano; Drantantiyas, Nike Dwi Grevika; Putra, Septia Eka Marsha; Suaif, Ahmad; Ginting, Listra Yehezkiel; Mustaqim, Amrina; Hasugian, Friska; Afdi, Rozi
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i2.1855

Abstract

Industri akuakultur membutuhkan manajemen lingkungan yang tepat untuk memastikan kesehatan biota perairan. Metode pemantauan konvensional seringkali mengalami keterlambatan pengambilan sampel manual, yang menyebabkan mitigasi perubahan lingkungan yang terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) untuk aplikasi akuakultur. Sistem ini mengintegrasikan sensor pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan kekeruhan dengan mikrokontroler, yang terhubung ke aplikasi seluler yang dirancang melalui MIT App Inventor. Pengujian hasil kalibrasi tiga sensor pada 30 sampel menunjukkan akurasi >90%. Proses pengujian defuzzifikasi pada 12 aturan mendapatkan MAPE 0,33%. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem secara akurat mengukur dan mengirimkan parameter, seperti kekeruhan 46 NTU, TDS 174 ppm, dan pH 7,67, menghasilkan klasifikasi kualitas "Baik" secara otomatis. Uji kinerja menunjukkan efisiensi tinggi dengan penundaan transmisi data rata-rata hanya 2 detik. Pengujian pada kolam akuakultur yang dilakukan selama 6 jam menunjukkan bahwa system mampu membaca dan memberikan Kesimpulan kualitas air secara akurat sesuai dengan aturan fuzzy yang dibuat. Kesimpulannya, sistem IoT ini menyediakan solusi yang andal dan hemat biaya untuk pemantauan jarak jauh, secara signifikan mengurangi risiko pengamatan manual sekaligus meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pengelolaan akuakultur melalui transformasi digital.