Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

BUDIDAYA DAN PRODUKSI MAKANAN SEHAT DARI KELOR UNTUK MENCEGAH STUNTING DENGAN MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KELURAHAN SONOREJO Hastuti, Siwi; Pratama, Bangkit Ary; Kustanti, K
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v9i1.1657

Abstract

Stunting incidents currently tend to increase, especially in the Sonorejo sub-district. Stunting can occur due to less than optimal nutritional intake. Stunting can be prevented by processing food from Moringa oleifera L. leaves. No one has cultivated it and does not know the benefits of Moringa leaves for health, especially for preventing stunting. The target of this service is to empower the community in cultivating Moringa plants, producing Moringa leaf-based food preparations and marketing the processed products. The outputs achieved are copyright, scientific publications in accredited journals and mass media publications. Methods for implementing activities include counseling, practice and evaluation. Empowerment was carried out for PKK and Posyandu cadres in Sonorejo Village, parents of stunted toddlers and farmer groups. Counseling takes the form of understanding stunting, how to prevent it by introducing Moringa leaf-based food preparations, and how to cultivate Moringa. Practical activities include making Moringa leaf-based preparations, packaging and marketing methods. Moringa cultivation is done by cuttings and seeds. Evaluation of activities can be concluded that there has been an increase in community knowledge and an increase in community empowerment.
DAYA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas L) TERHADAP KELINCI Hastuti, Siwi; Parmadi, Anom; Pratama, Bangkit Ary
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4915

Abstract

Daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) selain sebagai bahan makanan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penyembuhan berbagai macam penyakit seperti radang kulit bernanah, bisul, berak darah, tersiram air panas, gatal-gatal, diare,dan pembalut luka baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya penyembuhan luka sayat ekstrak etil asetat daun ubi jalar terhadap kelinci. Metode penelitian ini diawali dengan pembuatan ekstrak etil asetat secara maserasi. Uji farmakologi dilakukan terhadap hewan uji kelinci yang dikenai luka sayat pada punggungnya dan diberi perlakuan kontrol positif (betadine), kontrol negatif (minyak kelapa), dan ekstrak etil asetat daun ubi jalar dengan konsentrasi 40%, 20% dan 10%. Hasil pengukuran panjang luka sayat selama tujuh digunakan untuk menganalisis nilai AUC dan persentase daya penyembuhan luka sayat. Selanjutnya dianalisis statistik dengan uji one way anova. Hasil uji farmakologi ekstrak etil asetat daun ubi jalar konsentrasi 40%, 20% dan 10% berturut-turut memiliki daya penyembuhan luka (13,74 ± 0,02)%, (11,97 ± 0,04)% dan (5,95 ± 0,16)% sedangkan kontrol positif memiliki daya penyembuhan luka sayat sebesar 15,2± 0,04)%. Ekstrak etil asetat daun ubi jalar memiliki potensi sebagai obat bahan alam untuk penyembuhan luka sayat.
Edukasi Pengelolaan Makanan Sehat dan Bergizi pada UMKM Bidang Kuliner di Kabupaten Karanganyar Pratama, Bangkit Ary
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v3i4.11020

Abstract

Aspek pemilihan bahan baku, hygiene, pengolahan, dan pengemasan belum dikuasai secara optimal oleh pelaku UMKM kuliner di Karanganyar, sehingga menghambat penyediaan makanan sehat dan bergizi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan pengusaha UMKM bidang kuliner agar dapat menyediakan makanan yang bergizi dan aman melalui peningkatan pengetahuan pengelolaan makanan yang sehat dan bergizi. Program pengabdian melibatkan 20 UMKM KERSA Karanganyar menyajikan penyuluhan interaktif berisi diskusi, kuis, dan simulasi menu bergizi, diawali asesmen awal dan diakhiri sesi tanya jawab mendetail yang memotivasi peserta melalui doorprize. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman peserta atas empat pilar gizi seimbang meningkat dan praktik produksi mengalami perubahan positif. Rekomendasi mencakup pelatihan teknik pengemasan dan penyimpanan, pendampingan lapangan, pembentukan forum inovasi, serta pemanfaatan jejaring pemerintah dan platform digital untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk.
DAYA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas L) TERHADAP KELINCI Hastuti, Siwi; Parmadi, Anom; Pratama, Bangkit Ary
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4915

Abstract

Daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) selain sebagai bahan makanan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penyembuhan berbagai macam penyakit seperti radang kulit bernanah, bisul, berak darah, tersiram air panas, gatal-gatal, diare,dan pembalut luka baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya penyembuhan luka sayat ekstrak etil asetat daun ubi jalar terhadap kelinci. Metode penelitian ini diawali dengan pembuatan ekstrak etil asetat secara maserasi. Uji farmakologi dilakukan terhadap hewan uji kelinci yang dikenai luka sayat pada punggungnya dan diberi perlakuan kontrol positif (betadine), kontrol negatif (minyak kelapa), dan ekstrak etil asetat daun ubi jalar dengan konsentrasi 40%, 20% dan 10%. Hasil pengukuran panjang luka sayat selama tujuh digunakan untuk menganalisis nilai AUC dan persentase daya penyembuhan luka sayat. Selanjutnya dianalisis statistik dengan uji one way anova. Hasil uji farmakologi ekstrak etil asetat daun ubi jalar konsentrasi 40%, 20% dan 10% berturut-turut memiliki daya penyembuhan luka (13,74 ± 0,02)%, (11,97 ± 0,04)% dan (5,95 ± 0,16)% sedangkan kontrol positif memiliki daya penyembuhan luka sayat sebesar 15,2± 0,04)%. Ekstrak etil asetat daun ubi jalar memiliki potensi sebagai obat bahan alam untuk penyembuhan luka sayat.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah pada Masa Endemi Covid-19 Pratama, Bangkit Ary
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v4i1.11400

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan, terutama dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka yang sempat terhenti. Upaya pencegahan penularan penyakit di lingkungan sekolah perlu dilakukan melalui penerapan PHBS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus menumbuhkan kesadaran warga sekolah, terutama siswa SMA Negeri 1 Weru, mengenai pentingnya penerapan (PHBS) selama masa endemi Covid-19. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, simulasi praktik, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait indikator PHBS, seperti kebiasaan mencuci tangan, penggunaan masker, menjaga kebersihan lingkungan, serta konsumsi makanan bergizi. Tingginya antusiasme peserta tercermin melalui keterlibatan aktif mereka dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah sehat, aman, kondusif dan mendukung upaya pencegahan penularan penyakit.