Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa oleh Guru Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 14 Kendari Ratna Ningsih; Muh. Yusuf; Indrawati Syamsuddin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v3i2.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa di SMP Negeri 14 Kendari. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 3 orang guru Pendidikan Pancasila, selain itu informan penelitian yakni kepala sekolah, guru Pendidikan Agama, guru BK,  serta masing-masing siswa perwakilan kelas VII, VIII, dan IX. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa di SMP Negeri 14 Kendari yaitu dilakukan dengan mencontohkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari,  dengan cara menumbuhkan apresiasi siswa terhadap perbedaan, menentang stereotip dan tidak berprasangka serta dengan melatih siswa untuk menerima perbedaan sejak dini dan mengenalkan keberagaman kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Dengan pembiasaan tersebut menjadikan sikap toleransi siswa semakin bertumbuh yaitu dengan menunjukan sikap saling menghormati antar sesama, saling membantu dalam hal kebaikan tanpa memandang suku, agama, ras, dan budaya, serta tidak menertawakan suku, ukuran tubuh, gender, atau otoritas seksual lainnya.
Transformasi Pembelajaran PPKn di Era Digital melalui Teknologi Augmented Reality Masluddin; Indrawati Syamsuddin; Sri Hariati
PILAR Vol 6 No 1 (2026): PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/p.v6i1.11418

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menghadapi berbagai tantangan di era digital, terutama dalam menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Perkembangan teknologi menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mampu menjembatani konsep abstrak menjadi lebih konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta dampak teknologi Augmented Reality (AR) dalam mentransformasi pembelajaran PPKn. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah yang relevan dari jurnal nasional dan internasional. Penggunaan AR mampu meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta penguatan nilai-nilai kewarganegaraan secara signifikan. AR memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, interaktif, dan kontekstual melalui visualisasi objek secara real-time yang mendukung proses konstruksi pengetahuan siswa. Selain itu, AR juga berkontribusi mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pengambilan keputusan, serta pembelajaran sosial-emosional siswa. Teknologi AR merupakan inovasi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di era digital, meskipun masih diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji implementasinya secara lebih luas dan mendalam.
Dampak Sosial Pemilihan Kepala Desa Santiri KecamanatanTiworo Utara Kabupaten Muna Barat Arwan; Samiruddin; Indrawati Syamsuddin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v4i1.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak sosial dari pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Santiri di Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 6 orang responden dan 15 orang informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial yang muncul pada pemilihan Kepala Desa Santiri tahun 2019 terbagi menjadi dua tahap, yaitu pra pemilihan dan pasca pemilihan. Pada tahap pra pemilihan, terjadi ketegangan sosial di masyarakat yang ditandai dengan sikap saling sindir, kurangnya interaksi sosial antarpendukung calon yang berbeda, serta munculnya sikap ambisius dari calon dan pendukungnya. Kondisi ini bahkan menimbulkan perselisihan antarwarga, termasuk dalam lingkup keluarga, sehingga berdampak pada renggangnya hubungan sosial dan komunikasi. Sementara itu, pada tahap pasca pemilihan, kehidupan masyarakat mulai kembali normal. Nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan solidaritas tetap terjaga, terutama dalam kegiatan sosial seperti acara pernikahan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Meskipun demikian, masih ditemukan adanya dampak sosial berupa sindiran atau pembicaraan di belakang terkait kemenangan Kepala Desa terpilih, yaitu Bapak Abdul Rahim. Namun, secara umum masyarakat Desa Santiri tetap mampu menjaga stabilitas sosial dan menjunjung tinggi nilai adat serta rasa kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.