Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Ziziphus Jujuba Terhadap Kelelahan Akut Pada Remaja Dengan Sindrom Defesiensi Qi di Ponpes Mitsaqul Ummah Supangkat, Embang; Nando, Aryaprana; Khuril R, Muslihatin; Anwar, Laode Muhamad; Xaverius, Franciscus
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan akut pada remaja merupakan permasalahan yang kian meningkat, terutama pada lingkungan berasrama seperti pondok pesantren yang memiliki aktivitas padat. Dalam perspektif Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), kondisi ini banyak dikaitkan dengan sindrom defisiensi Qi, yakni ketidakseimbangan energi vital tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh konsumsi Ziziphus jujuba (Angco) terhadap kelelahan akut pada remaja dengan sindrom defisiensi Qi di Pondok Pesantren Mitsaqul Ummah, Cianjur, serta menganalisis perubahan tingkat kelelahan dan efektivitasnya dalam konteks kehidupan pesantren.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe one group pre-post test. Subjek penelitian berjumlah 20 remaja yang memenuhi kriteria sindrom defisiensi Qi. Intervensi berupa konsumsi Angco dalam bentuk seduhan sebanyak tiga kali sehari sebelum makan selama enam hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala konstitusi tubuh TCM. Teknik analisis data meliputi uji statistik deskriptif, uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene), serta uji hipotesis menggunakan paired sample t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test untuk membandingkan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat kelelahan setelah intervensi konsumsi Angco. Berdasarkan uji paired t-test, terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pre-test dan post-test (p < 0.05), yang didukung pula oleh hasil uji Wilcoxon. Temuan ini menyimpulkan bahwa konsumsi  Ziziphus jujuba  efektif dalam mengurangi kelelahan akut pada remaja dengan sindrom defisiensi Qi. Oleh karena itu, Angco dapat dijadikan sebagai alternatif terapi herbal berbasis bukti yang aman, alami, dan sesuai dengan pendekatan PTT dalam konteks pendidikan berasrama.
Penguatan Keberlangsungan Organisasi Sosial: Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Budaya Organisasi dan Lingkup Kerja Supangkat, Embang; Irdawati, Irdawati; Satrya Amal, Andi Gazly
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35593/apaji.v8i1.440

Abstract

Keberlangsungan organisasi sosial menghadapi tantangan kompleks berupa dinamika regulasi, rendahnya partisipasi anggota, dan keterbatasan tata kelola. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi sosial dengan gaya kepemimpinan transformasional sebagai variabel intervening pada Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 59 pengurus PPUIN tingkat pusat dan daerah. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkup kerja berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan transformasional serta secara langsung berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi sosial. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memediasi pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya organisasi kolaboratif, kejelasan lingkup kerja, dan kepemimpinan transformasional dalam menjaga keberlanjutan organisasi sosial.