Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemasangan Convex Mirror Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas Di Desa Cikawao: Pengabdian Ahmad Dzaki Taufiqullah; Alya Nurul Afifah; Azkia Qulbi Nur Fauziah; Dewi Agustin; Naufal Zahran Suhartono; Nurul Diniah; Saoqi Fathur Rohman; Saraswati, Seni Fitria; Siti Almunawaroh; Wanda Novia Briliani; Fatiya Azzahra; Nurul Zakiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2655

Abstract

Keselamatan lalu lintas merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, namun di daerah pedesaan masih sering terjadi masalah keterbatasan visibilitas karena jalan yang curam dan tikungan tajam. Karena kondisi tersebut, Desa Cikawao, terutama wilayah Babakan Wadat Katulampa, sangat rentan terhadap kecelakaan. Oleh karena itu, upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui pemasangan cermin cembung pada lokasi di mana kecelakaan dapat terjadi. Metode pelaksanaan termasuk mengidentifikasi risiko di lokasi, bekerja sama dengan perangkat desa dan masyarakat setempat, memasang cermin cembung secara partisipatif dengan karang taruna dan warga, dan melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa alat bekerja dengan baik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemasangan cermin cembung dapat membantu pengendara melihat lebih jauh, membantu mereka mengantisipasi kendaraan dari arah berlawanan, dan secara signifikan mengurangi kemungkinan kecelakaan. Kegiatan ini tidak hanya memiliki dampak teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan lalu lintas dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas bersama. Oleh karena itu, program ini tidak hanya memberikan keselamatan jangka pendek tapi menjadi contoh kerja sama yang dapat diterapkan di tempat lain dengan situasi serupa. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya masyarakat berpartisipasi dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.
ANALISIS RANTAI NILAI DAN KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK EKONOMI SIRKULAR PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA Wanda Novia Briliani; Ivonne Ayesha; Widhi Netraning Pertiwi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43562

Abstract

Proses pengolahan buah kopi menghasilkan limbah kulit kopi dalam proporsi yang cukup besar, mencapai sekitar 42% dari komposisi buah kopi, namun sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi nilai ekonomi yang belum terintegrasi dalam sistem produksi serta peluang penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam agroindustri kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai nilai, pembentukan nilai tambah, serta tingkat keberlanjutan rantai pasok pada pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi teh cascara. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi kasus pada kemitraan antara Koperasi Y dan unit pengolah PT X di Kabupaten Bandung. Analisis yang digunakan meliputi analisis rantai nilai, analisis nilai tambah metode Hayami, serta analisis keberlanjutan menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan cascara memberikan nilai tambah pada setiap pelaku rantai nilai, dengan nilai tambah sebesar Rp5.876/kg pada tingkat Koperasi Y dan Rp12.116/pcs pada unit pengolah. Analisis keberlanjutan menunjukkan bahwa sistem rantai pasok cascara berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 72,93, dengan kinerja tertinggi pada dimensi lingkungan (85,97), diikuti dimensi ekonomi (70,21) dan sosial (62,6). Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan cascara berpotensi mendukung pengembangan agroindustri kopi berkelanjutan melalui pemanfaatan produk samping dalam kerangka ekonomi sirkular.