Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Spiral Potato Slicer bagi UMKM Kuliner: Program Pengabdian Masyarakat UISU dan Saengtham Wittaya: Pengabdian Wirda Novarika AK; Mahrani Arfah; Bonar Harahap; Suliawati; Siti Rahma Sibuea; Abdurrozzaq Hasibuan; Kimberly F.K; Taufik Sadewa; Hayatur Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2671

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan inovasi teknologi tepat guna berupa Spiral Potato Slicer sebagai jawaban atas permasalahan rendahnya efisiensi dan kualitas produksi pada UMKM kuliner. Proses pemotongan kentang spiral secara manual membutuhkan waktu lama dan menghasilkan produk yang kurang konsisten, sehingga menurunkan daya saing UMKM. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode difusi ipteks, pelatihan, dan pendidikan masyarakat yang melibatkan dosen, mahasiswa, serta mitra UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Spiral Potato Slicer mampu memotong kentang spiral dalam waktu 5–10 detik per unit, meningkatkan efisiensi hingga 70% dibandingkan cara manual. Peserta pelatihan memperoleh keterampilan baru dalam perakitan, pengoperasian, dan perawatan alat, serta menunjukkan respon positif terhadap manfaat teknologi ini. Selain memberikan dampak teknis, kegiatan ini juga memperkuat jejaring internasional antara Universitas Islam Sumatera Utara dan Saengtham Wittaya Foundation School, Thailand, melalui pertukaran pengetahuan dan peluang riset kolaboratif. Secara keseluruhan, pengembangan Spiral Potato Slicer terbukti relevan untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM kuliner sekaligus memperkuat jejaring kerja sama akademik internasional.
Pemberdayaan Masyarakat Dusun V Pondok Satu Melalui Pembangunan Gapura dan Sosialisasi Pendidikan: Pengabdian Wirda Novarika AK; Mahrani Arfah; Ramadhan Putra Pratama; Agung Rahmadanu; Aditya Tri Wardana; Fazril Aditya Wardana; Aprianto; Rohit; Qisti Algifari; Bagus Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4617

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mewajibkan mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Dusun V Pondok Satu, Desa Sampe Raya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, sebuah wilayah yang teridentifikasi memiliki keterbatasan infrastruktur fisik serta lokasi yang cukup berjarak dari pusat pemerintahan desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah memecahkan permasalahan mitra melalui pembangunan identitas wilayah, peningkatan motivasi pendidikan anak-anak, serta penguatan kohesi sosial masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tahapan observasi lapangan untuk analisis kebutuhan, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan program kerja secara partisipatif bersama warga, serta evaluasi kegiatan. Program kerja yang dilaksanakan meliputi pembangunan gapura semi-permanen, sosialisasi pentingnya pendidikan tinggi, aksi kerja bakti lingkungan, dan perlombaan peringatan HUT RI. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang signifikan, yakni berdirinya gapura sebagai identitas baru dusun, meningkatnya antusiasme anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, serta terciptanya lingkungan yang bersih dan kerukunan warga yang semakin erat. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian dan kemajuan desa secara berkelanjutan.