Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Land Journal

ANALISIS BIAYA RISIKO PROSES PRODUKSI TEH : MITIGASI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS Purnomo, Agus; Syafrianita, Syafrianita; Pratama, Muhammad Fikri
LAND JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v5i1.3398

Abstract

Meningkatnya persentase teh yang gagal uji quality control pada kurun empat bulan terakhir tahun 2023 di PTPN VIII menyebabkan kerugian Perusahaan yang signifikan baik material maupun citra perusahaan. Dengan demikian permasalahan penelitian ini yaitu apa yang menjadi risiko dalam memproduksi teh dan bagaimana memitigasi risiko dalam kegiatan produksi teh di PTPN VIII. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko-risiko yang timbul pada kegiatan manufaktur teh dan merancang tindakan mitigasi untuk perbaikan terhadap risiko guna meminimasi biaya kerugian Perusahaan akibat produksi yang gagal quality control. Nilai Risk Priority Number menunjukkan terdapat14 risiko dalam memproduksi teh di PTPN VIII, namun berdasarkan analisis Pareto dapat didentifikasi 7 risiko utama yang menjadi fokus penelitian untuk dilakukan upaya mitigasi. Penggunaan metode Fault Tree Analysis berhasil mencari akar penyebab risiko utama ini yaitu asap masuk ke withering trough, asap masuk ke mesin pengering, overfired, hasil gilingan terlalu halus, over oksidasi, bubuk teh terkontaminasi, dan hasil gilingan terlalu kasar. Selanjutnya analisis perbaikan berdasarkan akar penyebab masalah ini diestimasi dapat mereduksi biaya total kerugian Perusahaan akibat teh yang gagal quality control selama 4 bulan sebesar Rp. 11.827.120.069,-
INVESTIGASI HUBUNGAN ANTARA ADVANCED TECHNOLOGY, LOGISTICS SERVICE COST, DAN LOGISTICS PERFORMANCE DI SHOPEE EXPRESS BANDUNG RAYA Syafrianita, Syafrianita; Purnomo, Agus; Faisal Nasrudin, Muhamad
LAND JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v6i1.4038

Abstract

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, peningkatan Logistics Performance menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi perusahaan logistik. Advanced Technology seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan blockchain telah diakui sebagai faktor penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan logistik. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan antara Advanced Technology, biaya layanan logistik, dan Logistics Performance masih terbatas, terutama dalam konteks sektor e-commerce Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Advanced Technology dan Logistics Service Cost terhadap Logistics Performance di Shopee Express Bandung Raya, untuk memberikan wawasan strategis bagi perusahaan e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplanatori dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 96 responden melalui kuesioner berbasis skala semantic differential lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Advanced Technology memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Logistics Performance dengan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memperbaiki kualitas layanan. Selain itu, pengelolaan Logistics Service Cost yang efektif terbukti meningkatkan kecepatan pengiriman dan kepuasan pelanggan. Temuan ini mendukung teori Logistics 4.0 dan memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas literatur terkait integrasi Advanced Technology dan pengelolaan biaya dalam sektor logistik. Secara praktis, penelitian ini menyarankan perusahaan e-commerce untuk berinvestasi dalam Advanced Technology dan strategi pengendalian biaya guna meningkatkan daya saing di pasar yang kompetitif.
INVESTIGASI HUBUNGAN ANTARA ADVANCED TECHNOLOGY, LOGISTICS SERVICE COST, DAN LOGISTICS PERFORMANCE DI SHOPEE EXPRESS BANDUNG RAYA Syafrianita, Syafrianita; Purnomo, Agus; Faisal Nasrudin, Muhamad
LAND JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v6i1.4038

Abstract

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, peningkatan Logistics Performance menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi perusahaan logistik. Advanced Technology seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan blockchain telah diakui sebagai faktor penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan logistik. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan antara Advanced Technology, biaya layanan logistik, dan Logistics Performance masih terbatas, terutama dalam konteks sektor e-commerce Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Advanced Technology dan Logistics Service Cost terhadap Logistics Performance di Shopee Express Bandung Raya, untuk memberikan wawasan strategis bagi perusahaan e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplanatori dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 96 responden melalui kuesioner berbasis skala semantic differential lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Advanced Technology memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Logistics Performance dengan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memperbaiki kualitas layanan. Selain itu, pengelolaan Logistics Service Cost yang efektif terbukti meningkatkan kecepatan pengiriman dan kepuasan pelanggan. Temuan ini mendukung teori Logistics 4.0 dan memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas literatur terkait integrasi Advanced Technology dan pengelolaan biaya dalam sektor logistik. Secara praktis, penelitian ini menyarankan perusahaan e-commerce untuk berinvestasi dalam Advanced Technology dan strategi pengendalian biaya guna meningkatkan daya saing di pasar yang kompetitif.
MENGEKSPLORASI DAMPAK KEPEMIMPINAN AGILE DAN LOGISTIK BERBASIS AGEN TERHADAP EFISIENSI BIAYA PENGIRIMAN LAST-MILE: WAWASAN DARI J&T EXPRESS Syafrianita, Syafrianita; Purnomo, Agus; Fachmi Rachmat Chaidar, Diar
LAND JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v6i2.4226

Abstract

The logistics industry has experienced substantial transformation due to the rapid expansion of e-commerce and advancements in digital technology, necessitating enhanced efficiency in last-mile delivery (LMD) processes. In the context of increasingly intense global competition and intricate infrastructure challenges, J&T Express confronts the imperative of sustaining its competitive edge. To address this challenge, two approaches currently perceived as promising are Agile Leadership and Agent-Based Logistics, both of which can augment operational flexibility and distribution efficiency. However, the empirical exploration of the relationship between these two concepts within the framework of LMD remains limited. This study seeks to investigate the impact of Agile Leadership on LMD efficiency at J&T Express and to assess the extent to which Agent-Based Logistics contributes to improved distribution effectiveness. Employing a quantitative methodology, this research gathers data through surveys administered to managers and operational personnel at J&T Express, with data analysis conducted utilizing PLS-SEM techniques. The findings indicate that Agile Leadership significantly enhances LMD efficiency by fostering responsiveness and operational flexibility. Furthermore, Agent-Based Logistics has demonstrated efficacy in expediting deliveries and reducing distribution costs through the engagement of community participation. The synergy between these two approaches further fortifies J&T Express's competitiveness in navigating complex logistics challenges. This research provides both theoretical and practical implications, offering recommendations for logistics firms to adopt more adaptive and community-oriented strategies.