Razak, Reinny Devi Febryanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SUSTAINABLE DESIGN APPROACH: EKSPLORASI LIMBAH DENIM MENGGUNAKAN TEKNIK SASHIKO KEARIFAN LOKAL Hidayahtullah, Mochammad Charis; Nafi'ah, Ulfah; Razak, Reinny Devi Febryanti; Bintang, Muhammad Hakim
Jurnal Desain Indonesia. Vol 7 No 02 (2025): Desain untuk Masa Depan : Apa selanjutnya ?
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v7i02.595

Abstract

The fast-fashion phenomenon has become one of the largest contributors to global waste, including denim waste. To address this issue various efforts are being undertaken across multiple sectors under the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). Accordingly, this study conducts an experiment to recycle denim waste into new ready-to-use or sellable products, aiming to support one of the SDG categories. The research method used is the Borg & Gall R&D approach, which applies design exploration techniques, such as sashiko techniques from Japan, but uses elements of local Indonesian wisdom. The design process is explained in detail in this article along with the resulting products. Finally, this recycling initiative supports the SDG program under the category “Climate Change Action” and "Responsible Consumption and Production" by offering an alternative solution for managing denim waste and transforming it into economically valuable products. This technique is relatively easy to apply, making it not only a practical approach to addressing denim waste within the framework of the SDGs but also a viable business development recommendation for SMEs in the apparel industry sector.
Simulasi Kinerja Sistem Pencahayaan Alami Anidolic Light Pipe pada Gedung Kantor Utari, Puspita; Haq, Izharul; Razak, Reinny Devi Febryanti
Jurnal Linears Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/akr4km35

Abstract

ABSTRAK. Pencahayaan alami di dalam gedung merupakan aspek penting yang mempengaruhi efisiensi energi dan kenyamanan penghuni. Kualitas pencahayaan alami di ruang kantor harus diperhatikan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa alternatif desain pada kompenen Anidolic Light Pipe dengan menggunakan bantuan simulasi komputer radiance. Dari hasil simulasi radiance, desain komponen anidolic berupa saluran, kolektor, dan material berpengaruh terhadap kualitas distribusi pencahayaan alami pada ruang kerja Gedung Menara Bosowa Makassar. Untuk kategori modifikasi desain saluran, variabel reference / saluran anidolic dengan lebar 5 m menunjukkan presentasi kenaikan yang lebih besar dibandingkan variabel ALP-1 dengan lebar saluran 3 m dan variabel ALP-2 dengan lebar saluran 1 m. Untuk kategori modifikasi desain kolektor, variabel reference / saluran anidolic dengan sudut kolektor 40o menunjukkan presentasi kenaikan yang lebih besar dibandingkan variabel CL-1 dengan sudut kolektor 50o dan variabel CL-2 dengan sudut kolektor 60o. Untuk kategori modifikasi material, variabel RFL-2 dengan reflektansi material 98% menunjukkan presentasi kenaikan yang lebih besar dibandingkan variabel reference dengan reflektansi material 90% dan variabel RFL-1 dengan reflektansi material 94%.
Aplikasi Teknik Tatah Timbul Pada Perancangan Produk Interior Berkonsep Modular Razak, Reinny Devi Febryanti; Yuafni; Maulana, Noor Rachman
Waca Cipta Ruang Vol. 11 No. 2 (2025): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v11i2.14786

Abstract

Sebuah elemen estetis interior dapat menjadi focal point dalam suatu ruang, salah satunya menggunakan material kulit nabati yang dirancang dengan mengaplikasikan teknik tatah timbul. Tatah timbul hampir menyerupai teknik ukir pada material kayu, hanya saja menggunakan material berbeda yaitu bahan kulit nabati. Teknik tatah timbul juga berbeda dengan tatah sungging yang digunakan pada kulit perkamen. Pada penelitian ini teknik tatah timbul diaplikasikan pada elemen estetis interior sebagai wujud diferensiasi produk dengan elemen estetis berupa hiasan dinding yang memiliki konsep modular. Adapun bahan kulit nabati yang digunakan berukuran 30x30 cm dengan tebal 0,3 cm. Kulit nabati tersebut ditatah membentuk motif Toraja kemudian dibentuk menjadi sebuah panel. Panel kulit nabati yang telah ditatah kemudian dibuatkan rangka menggunakan besi hollow berwarna hitam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bertujuan untuk meninjau teknik tatah timbul yang diaplikasikan pada elemen estetis interior dan dilakukan pada Juli 2025 bekerja sama dengan industri tatah kulit. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan, sehingga penelitian ini menghasilkan sebuah elemen estetis ruang berupa hiasan dinding berkonsep modular menggunakan teknik tatah timbul pada tiap panelnya yakni motif Toraja. Penelitian ini diharapkan dapat menambah ragam penerapan tatah timbul pada suatu produk, terutama sebagai elemen estetis pada sebuah ruangan.   Kata Kunci: elemen estetis, interior, kulit, tatah