Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan Pengrajin Tenun dalam Membangun Identitas Merek Melalui Kemasan Ramah Lingkungan Wahyudi, Bayu; Wisudawati, Nidya; Juniarto, Tuwandi; Iskandar, Bagus Pratama Meidyo; Akbar, Faris Daffa; Sari, Wanda Puspita; Yuliana, Intan; Esa, Indo; Maulana, Muhammad Akhdan; Ruditya, Dewanda Putri; Satria, Dicky; Munawaroh, Syafaatum; Agustriani, Putri; Maulana, Muhammad Gilang; Khoirunnisa, Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 4, No. 2: October 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2025.v4i2.7748

Abstract

Meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari kemasan plastik mendorong pentingnya penerapan kemasan ramah lingkungan di berbagai industri, termasuk industri kain tenun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha kain tenun di Desa Simpang Empat, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam pengembangan kemasan ramah lingkungan dan branding produk untuk meningkatkan daya saing di pasar. Metode yang digunakan meliputi observasi, survei kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan sesi pelatihan, dan evaluasi efektivitas program dengan melibatkan 24 peserta. Hasil kuesioner awal menunjukkan bahwa 62,5% peserta memiliki pemahaman terbatas terhadap konsep kemasan ramah lingkungan, dengan kendala utama berupa harga yang lebih mahal (41,7%), keterbatasan ketersediaan bahan (33,3%), dan kurangnya informasi edukasi (25%). Setelah pelatihan, 100% peserta menyatakan mendapatkan wawasan baru tentang manfaat kemasan ramah lingkungan, dengan 33,3% peserta menilai materi sangat jelas dan 37,5% menilai relevansi materi sangat sesuai dengan kebutuhan bisnis. Keberlanjutan program akan dilakukan melalui pendampingan desain kemasan, pemilihan material kemasan lokal yang ramah lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat dalam produksi kemasan berkelanjutan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang kemasan ramah lingkungan dan mendukung upaya pengurangan sampah plastik serta kelestarian lingkungan.Kata kunci: kemasan ramah lingkungan, branding, kain tenun, pengembangan UMKM, pengabdian kepada masyarakat
Designing Joyful Learning Experiences for Strengthening Learning Independence in Elementary IPAS Education Sari, Wanda Puspita; Solihin, Muhammad; Fitri, Fitria Carli Wiseza
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2026): Tekno-Pedagogi |In Progress|
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning independence is an essential competency in elementary education, particularly in IPAS learning, which requires students to actively engage in observation, inquiry, discussion, and problem-solving activities. However, many elementary students still demonstrate limited initiative, responsibility, and self-regulation during the learning process. This study aimed to examine how the design and implementation of joyful learning experiences could strengthen students’ learning independence in elementary IPAS education. The study employed a Classroom Action Research design based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of two action cycles. The research was conducted with 14 fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Bungo during the 2025/2026 academic year. Joyful learning experiences were designed through educational games, collaborative discussions, contextual exploration activities, presentations, and reflective learning tasks. Data were collected through observation and documentation and analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. Learning independence was assessed through four dimensions: self-confidence, learning discipline, responsibility, and learning initiative. The findings revealed continuous improvement across all dimensions throughout the intervention cycles. The average level of learning independence increased from 43% in the pre-cycle phase to 59.5% in Cycle I and reached 79.5% in Cycle II. The greatest improvement was observed in learning initiative, while responsibility consistently achieved the highest scores. These findings indicate that joyful learning experiences can create meaningful and student-centered learning environments that support the development of learning independence and self-regulated learning in elementary IPAS education.